Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Timnas Indonesia

Jadwal & Link Streaming Timnas Indonesia vs Kamboja Piala AFF 2026: Kick-off Malam Ini!

Senin, 27 Juli 2026 16:19 WIB

Tragedi Maut Jalur Pantura-Malang: Truk Gulungan Kertas Hantam Kendaraaan hingga Pemukiman

Senin, 27 Juli 2026 16:08 WIB

Misteri Kematian Satpam Waduk Jatiluhur Terkuak? Polisi Periksa 15 Saksi dan Telusuri Jejak Geng Motor

Senin, 27 Juli 2026 16:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jadwal & Link Streaming Timnas Indonesia vs Kamboja Piala AFF 2026: Kick-off Malam Ini!
  • Tragedi Maut Jalur Pantura-Malang: Truk Gulungan Kertas Hantam Kendaraaan hingga Pemukiman
  • Misteri Kematian Satpam Waduk Jatiluhur Terkuak? Polisi Periksa 15 Saksi dan Telusuri Jejak Geng Motor
  • Resmi Jadi Bagian Persib, Ikhwan Ali Tanamal Ungkap Perasaan Usai Jalani Debut Lawan Arema FC
  • Praperadilan Ditolak PN Bandung, Status Tersangka Mantan Pengurus GKI Taman Cibunut Sah
  • Bukan Cuma Repot, Ini Kelewatan! Bawa Sapi ke Rinjani Demi Logistik Mewah, SOP Dijebol!
  • Meta Mundur! Rencana Langganan Rp330 Ribu untuk Kacamata Pintar Ray-Ban Batal
  • Bukan Soal Nasi Uduk, Knalpot Bising Jadi Pemicu Utama Bentrok Maut Matraman-Menteng
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 27 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Misteri Kematian Satpam Waduk Jatiluhur Terkuak? Polisi Periksa 15 Saksi dan Telusuri Jejak Geng Motor

By SusanaSenin, 27 Juli 2026 16:02 WIB3 Mins Read
Ilustrasi jenazah. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat tengah mendalami dugaan keterlibatan kelompok berandalan bermotor atau geng motor dalam kasus tewasnya Sumarna (40), seorang petugas satuan pengamanan (satpam) di kawasan Waduk Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta.

Penyelidikan dilakukan setelah muncul sejumlah informasi di media sosial yang mengaitkan insiden tersebut dengan kelompok pengendara sepeda motor. Informasi itu kemudian menjadi perhatian publik karena menyebar luas dan viral.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Jawa Barat, Komisaris Besar Polisi Hendra Rochmawan, membenarkan bahwa pihak kepolisian sedang menelusuri informasi yang beredar tersebut.

“Ada beberapa unggahan di media sosial yang mengaitkan kejadian ini dengan kelompok pengemudi sepeda motor, atau yang biasa disebut geng motor. Informasi tersebut sudah cukup viral,” ujar Hendra saat ditemui di Mapolda Jawa Barat, Kota Bandung, Senin (27/7/2026).

Wajah Terduga Pelaku Terlihat dalam Unggahan Media Sosial

Hendra mengungkapkan, dari sejumlah unggahan yang beredar di media sosial, terdapat visual yang memperlihatkan beberapa orang yang diduga berkaitan dengan kelompok bermotor tersebut.

Dalam unggahan itu, terlihat sejumlah pengendara melakukan perjalanan secara berkelompok menuju suatu lokasi. Namun, kepolisian memastikan masih melakukan pendalaman untuk memastikan keterkaitan antara kelompok tersebut dengan kasus kematian Sumarna.

Polda Jabar menegaskan tidak akan terburu-buru menetapkan seseorang sebagai pelaku sebelum ditemukan bukti yang cukup.

“Kami masih mengedepankan asas praduga tak bersalah. Hal ini dilakukan sebelum adanya bukti permulaan yang cukup kuat untuk menetapkan yang bersangkutan sebagai tersangka atau tidak,” jelas Hendra.

Polisi Dalami Motif Kematian Satpam Waduk Jatiluhur

Selain menelusuri dugaan keterlibatan geng motor, penyidik juga tengah mendalami motif di balik peristiwa yang menyebabkan Sumarna meninggal dunia.

Salah satu dugaan yang sedang diperiksa adalah kemungkinan kejadian tersebut bermula ketika korban mencoba menegur sekelompok pengendara bermotor.

Namun, kepolisian masih melakukan penyelidikan secara menyeluruh untuk mengungkap rangkaian peristiwa sebenarnya.

Perkembangan lebih lanjut terkait penanganan perkara tersebut akan disampaikan oleh jajaran Polres Purwakarta.

Sebanyak 15 Saksi Diperiksa Polisi

Dalam proses penyidikan, polisi telah meminta keterangan dari 15 orang saksi. Mereka berasal dari berbagai pihak, mulai dari keluarga korban hingga rekan kerja Sumarna.

Pemeriksaan saksi dilakukan untuk mengumpulkan informasi dan memperkuat proses penyelidikan kasus kematian satpam Waduk Jatiluhur tersebut.

Diketahui, jenazah Sumarna pertama kali ditemukan oleh rekan sesama satpam di sekitar area Waduk Jatiluhur, Purwakarta, pada Jumat (24/7/2026).

Saat ditemukan, korban berada dalam kondisi meninggal dunia dengan posisi tangan terikat menggunakan borgol. Temuan tersebut kemudian membuat aparat kepolisian melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap penyebab kematian korban.

Polda Jabar Minta Masyarakat Tidak Berspekulasi

Polda Jawa Barat mengimbau masyarakat agar tidak mengambil kesimpulan sebelum adanya hasil penyelidikan resmi dari kepolisian.

Informasi yang beredar di media sosial akan tetap menjadi bahan pendalaman, namun penetapan tersangka harus berdasarkan alat bukti dan proses hukum yang berlaku.

Polisi memastikan penyelidikan akan terus dilakukan untuk mengungkap fakta di balik kematian Sumarna serta mencari pihak yang bertanggung jawab apabila ditemukan unsur pidana dalam kasus tersebut.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

geng motor Purwakarta kasus Waduk Jatiluhur Purwakarta satpam Waduk Jatiluhur tewas Sumarna satpam Jatiluhur
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Tragedi Maut Jalur Pantura-Malang: Truk Gulungan Kertas Hantam Kendaraaan hingga Pemukiman

Praperadilan Ditolak PN Bandung, Status Tersangka Mantan Pengurus GKI Taman Cibunut Sah

Bukan Cuma Repot, Ini Kelewatan! Bawa Sapi ke Rinjani Demi Logistik Mewah, SOP Dijebol!

Bukan Soal Nasi Uduk, Knalpot Bising Jadi Pemicu Utama Bentrok Maut Matraman-Menteng

Bikin Syok! Bebas Penjara, Setya Novanto Tiba-tiba Ikut Pesta K-Pop BTS Super Mewah!

Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga

Terpopuler
  • Korps Alumni KNPI Jabar Bentuk Badan Advokasi untuk Kawal Tata Kelola Pemerintahan dan Cegah Korupsi
  • Bali Is Not Your Home! Viral WNA Gelar Event Lari Ekslusif, Warga Lokal Dilarang Ikut?
  • Proyek PLTP Patuha Unit 2 Capai Fase Vital: Mobilisasi Komponen Generator Sukses Digelar
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Birokrasi Dedi Mulyadi Terbukti Cacat Prosedur, PTUN Bandung Menangkan Aliansi Buruh Jabar
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.