Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Misteri di Balik Musda Golkar Jabar XI: ‘Operasi Senyap’ Tingkat Pusat Saat Bahlil di Jepang?

Kamis, 2 April 2026 17:07 WIB

Musda Golkar Jabar XI ‘Bara di Balik Beringin’: Digempur Demo Massa, Disentil Isu Rekayasa Kursi Ketua!

Kamis, 2 April 2026 17:01 WIB

Link ‘Part 2’ Ibu Tiri vs Anak Tiri Muncul, Fakta Aslinya Mengejutkan

Kamis, 2 April 2026 17:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Misteri di Balik Musda Golkar Jabar XI: ‘Operasi Senyap’ Tingkat Pusat Saat Bahlil di Jepang?
  • Musda Golkar Jabar XI ‘Bara di Balik Beringin’: Digempur Demo Massa, Disentil Isu Rekayasa Kursi Ketua!
  • Link ‘Part 2’ Ibu Tiri vs Anak Tiri Muncul, Fakta Aslinya Mengejutkan
  • Tuntas! 120 Anggota DPRD Jabar Sudah Lapor LHKPN Periode 2025
  • Heboh Liga Belanda! Pemain Naturalisasi ‘Diparkir’ Akibat Masalah Paspor, Timnas Indonesia Terdampak
  • KPK Sebut Ono Surono Terima Uang dari Sarjan Diduga Terkait Kasus Suap Bekasi
  • Momen Emosional Putros, Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026
  • Waspada! BMKG Prediksi Gempa Susulan di Sulut dan Maluku Utara Masih Berlanjut Hingga Pekan Depan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 2 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kisah Haru Guru PPPK Sumedang: Terima Gaji Rp50 Ribu, Tersisa Rp15 Ribu Usai Potong BPJS

By Aga GustianaSenin, 9 Februari 2026 20:57 WIB3 Mins Read
Viral kisah guru PPPK di Sumedang digaji Rp50 ribu. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Jagat maya tengah dihebohkan oleh pengakuan jujur seorang guru di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Fildzah Nur Amalina, seorang pendidik berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu, mendadak viral setelah mengungkap nominal honorarium yang diterimanya yang jauh dari kata cukup.

Kisah ini pertama kali mencuat melalui unggahan video yang memperlihatkan dedikasi Fildzah di ruang kelas, kontras dengan bukti transfer gaji sebesar Rp50.000 yang tertera dalam cuplikan tersebut.

Fakta di Balik Angka Rp15 Ribu

Kehebohan bermula saat Fildzah melihat rekan-rekan seprofesinya saling berbagi rincian gaji di grup WhatsApp pada awal Februari 2026. Ia terhenyak mendapati kenyataan bahwa nominal yang diterima sangat minim, bahkan nyaris habis setelah dipotong iuran wajib.

“Video yang saya unggah tentang gaji guru Rp50.000, dipotong BPJS hingga tersisa Rp15.000, bukanlah keluhan,” tegas Fildzah dalam video klarifikasinya, Senin (9/2/2026).

Baca Juga:  Instansi Mulai Umumkan NI PPPK Paruh Waktu, Gaji Pertama Segera Cair?

Bagi Fildzah, unggahan tersebut bukanlah bentuk protes, melainkan sebuah potret buram yang nyata di lapangan. “Itu adalah cerita nyata dari perjalanan saya sebagai seorang guru, dan juga gambaran dari perjuangan banyak rekan guru lainnya,” tambahnya.

Cinta Profesi di Tengah Keterbatasan

Meski angka yang masuk ke rekeningnya tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan harian, Fildzah menyatakan komitmennya untuk tidak menyerah. Ia mengaku memahami kondisi keuangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumedang yang memiliki keterbatasan anggaran.

Alih-alih menyalahkan keadaan, ia memilih untuk tetap konsisten menjalankan tugas mulianya mencerdaskan anak bangsa.

Baca Juga:  Pendataan Masih Berjalan, BPBD Sumedang Sebut Jumlah Dampak Puting Beliung Terus Bertambah

“Saya ingin menegaskan dengan tulus, saya tidak menyesal menjadi guru. Saya tetap mencintai profesi ini sepenuh hati,” terang Fildzah. Ia memastikan bahwa minimnya gaji tidak akan menyurutkan semangat mengajarnya. “Di tengah keterbatasan, saya tetap datang ke sekolah, tetap mengajar, dan tetap berusaha memberikan yang terbaik bagi anak-anak.”

Suara Hati Pendidik Paruh Waktu

Fildzah menekankan bahwa ia tidak berniat menyudutkan pihak manapun, termasuk Pemerintah Daerah. Ia memahami bahwa skema PPPK paruh waktu memang memiliki tantangan tersendiri dalam hal pengupahan.

“Saya tidak menyalahkan pihak Pemda yang saat ini hanya mampu memberikan gaji PPPK paruh waktu sebesar Rp50.000,” tegasnya. “Kami memahami kondisi tersebut sebagai bagian dari realita yang sedang dihadapi bersama.”

Baca Juga:  Dinkes Sumedang Sediakan Layanan Kesehatan 24 Jam untuk Warga Terdampak Puting Beliung

Namun, ia juga tak menampik bahwa bertahan hidup dengan nominal tersebut adalah sebuah perjuangan yang berat.

“Namun di balik pemahaman itu, tidak bisa dipungkiri bahwa kami para guru tetap merasakan pahitnya perjuangan. Dengan penghasilan yang sangat minim, kami harus bertahan, mengatur ulang kebutuhan hidup, dan tetap menjalankan tanggung jawab sebagai pendidik tanpa mengurangi kualitas pengabdian,” jelas Fildzah.

Menutup pernyataannya, Fildzah menegaskan kebanggaannya sebagai seorang guru. Ia berharap ceritanya menjadi pengingat akan dedikasi para pendidik yang tetap bertahan meski dalam impitan ekonomi.

“Saya bangga menjadi guru. Kami bangga menjadi guru. Dan selama masih diberi kekuatan, kami akan tetap mengabdi, meski dalam keterbatasan,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Fildzah Nur Amalina Gaji Guru Viral Guru PPPK Pendidikan Indonesia PPPK Paruh Waktu Sumedang
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Misteri di Balik Musda Golkar Jabar XI: ‘Operasi Senyap’ Tingkat Pusat Saat Bahlil di Jepang?

Musda Golkar Jabar XI ‘Bara di Balik Beringin’: Digempur Demo Massa, Disentil Isu Rekayasa Kursi Ketua!

Tuntas! 120 Anggota DPRD Jabar Sudah Lapor LHKPN Periode 2025

KPK Sebut Ono Surono Terima Uang dari Sarjan Diduga Terkait Kasus Suap Bekasi

Ilustrasi gempa

Waspada! BMKG Prediksi Gempa Susulan di Sulut dan Maluku Utara Masih Berlanjut Hingga Pekan Depan

Fakta Mengejutkan KPK! CCTV Ono Surono Jadi Sorotan

Terpopuler
  • Mumpung Masih Aktif! Sikat Kode Redeem FF 28 Maret 2026: Peluang Dapat M1887 SG Ungu dan Bundle Sultan Gratis
  • Heboh! Link Telegram Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit Ramai Diburu, Ini Fakta Sebenarnya
  • Viral Misterius! Potongan Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Kebun Sawit Bikin Heboh, Fakta Aslinya Mengejutkan
  • Di Balik Viral Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit, Ada Ancaman Phishing Mengintai
  • Video Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Heboh, Fakta Sebenarnya Bikin Kaget
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.