Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Gede Aiswarya Raih Juara 3 Mister International 2026, Momen Reaksi Finalis Viral di Medsos, Ada Apa?

Minggu, 27 September 2026 14:32 WIB

Selangkah Lagi ke Final! Fajar/Fikri Punya Misi Besar di Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Minggu, 27 September 2026 14:07 WIB

Masuk Periode Neraka, 7 Pertandingan dalam 20 Hari Siap Dijalani Maung Bandung

Minggu, 27 September 2026 13:38 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Gede Aiswarya Raih Juara 3 Mister International 2026, Momen Reaksi Finalis Viral di Medsos, Ada Apa?
  • Selangkah Lagi ke Final! Fajar/Fikri Punya Misi Besar di Asian Games Aichi-Nagoya 2026
  • Masuk Periode Neraka, 7 Pertandingan dalam 20 Hari Siap Dijalani Maung Bandung
  • Ratusan Pecinta Off-Road dan Campervan Meriahkan Kalibarasi 2026 di Subang
  • Kejar-kejaran Dini Hari di Bandung, Dua Pelajar Diduga Geng Motor Diamankan
  • Cari Cafe Estetik di Bandung? Ini 5 Tempat Ngopi yang Wajib Masuk Daftar
  • Timnas Indonesia vs Malaysia, Ini Jadwal Lengkap Laga Panas FIFA ASEAN Cup 2026
  • Persib Masuk Periode Berat, Marc Klok Minta Pemain Jaga Fisik dan Mental
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 27 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

GPPSDA-LH Jabar Desak Pemprov Buka Kembali Tambang Bogor, Ancam Aksi Besar Jelang Ramadan

By Muhammad Rafki Razif KiransyahSenin, 9 Februari 2026 17:50 WIB2 Mins Read
Ketua Gerakan Peduli Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup (GPPSDA-LH) Jawa Barat, Budi S Rais. Foto: bukamata.id/ M Rafki.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Ketua Gerakan Peduli Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup (GPPSDA-LH) Jawa Barat, Budi S Rais, menyatakan kekecewaannya terhadap sikap Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang hingga kini belum membuka kembali aktivitas pertambangan di Kabupaten Bogor.

Menurut Budi, sejak awal Pemprov Jabar telah bertindak semena-mena dengan menerbitkan surat edaran penutupan sementara tambang, meski para pelaku usaha telah mengantongi izin resmi.

Ia juga menyoroti lemahnya pengawasan dan pembinaan dari pemerintah terhadap perusahaan tambang. Selama ini, pengawasan disebut hanya dilakukan sekali dalam setahun, sehingga dinilai tidak efektif.

“Kalau pengawasan dan pembinaan hanya setahun sekali, itu tidak bisa dijadikan dasar untuk mengambil kebijakan besar seperti penutupan tambang,” ujar Budi usai audiensi bersama Sekretaris Daerah Jawa Barat, Herman Suryatman, di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (9/2/2026).

Baca Juga:  APBD Perubahan Jabar 2025 Disahkan, Anggaran Pembelian Lahan Naik Tajam

Selain itu, Budi turut mempertanyakan realisasi janji Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi terkait kompensasi bagi warga terdampak penutupan tambang sebesar Rp3 juta per kepala keluarga. Dari total sekitar 16 ribu kepala keluarga terdampak, disebutkan belum seluruhnya menerima kompensasi tersebut.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Ungkap Rencana Kertajati Jadi Pusat Industri Pertahanan, Husein Fokus Komersial

Namun demikian, Budi menegaskan bahwa kompensasi bukan solusi utama. Ia meminta kebijakan penutupan tambang dikaji ulang dan aktivitas pertambangan kembali dibuka sesuai aturan yang berlaku.

“Kami tidak butuh kompensasi. Kami butuh tambang dibuka kembali sebagaimana amanah Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020,” tegasnya.

Senada, Ketua DPD Serikat Buruh Nasionalis Indonesia (SNBI) Jawa Barat, Yadi Suryadi, memberikan ultimatum kepada Pemprov Jabar agar membuka kembali tambang yang memiliki izin operasional sebelum bulan Ramadan.

Baca Juga:  Groundbreaking BRT Bandung Raya Resmi Dimulai, Dedi Mulyadi Pasang Target Rampung Akhir 2027

Jika tuntutan tersebut tidak dipenuhi, Yadi memastikan pihaknya akan kembali menggelar aksi besar-besaran di Gedung Sate.

“Kami akan turun kembali ke lapangan. Paling tidak 10 ribu orang, seribu dump truck, untuk mengingatkan agar Pemprov tidak bertindak sewenang-wenang. Dengan dasar apa pemerintah menghentikan tambang yang berizin resmi?” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Pemprov Jawa Barat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ratusan Pecinta Off-Road dan Campervan Meriahkan Kalibarasi 2026 di Subang

Kejar-kejaran Dini Hari di Bandung, Dua Pelajar Diduga Geng Motor Diamankan

Kasus Penganiayaan YTR Bergulir ke Pengadilan, Sidang Perdana Taufik Hidayat Digelar Pekan Ini

Lirik Pemimpin Muda Otentik untuk Jabar, Gema Bangsa Pasang Target Mutlak di Pemilu 2029

Sungai Citepus Kembali Dipenuhi Gunung Sampah, Warga Dayeuhkolot Ancam Protes Keras

Jokowi Hadir di Rakorda PSI Bandung, Yoel Dorong Kader Turun hingga Akar Rumput

Terpopuler
  • Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor
  • Herwin Muchtar Siap Berebut Kursi Ketua Kadin Kota Bandung, Usung Program Goes Global hingga Digitalisasi
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • HUT ke-38 Bikers Brotherhood 1% MC Digelar di Bandung, Angkat Semangat Persaudaraan
  • Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.