Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Ada Sekolahmu? Ini Daftar Lengkap 41 Calon Sekolah Maung di Jabar

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

Panduan Lengkap SPMB Kota Bandung 2026: Aturan Baru, Jalur, dan Jadwal Penting yang Wajib Diketahui Orang Tua

Rabu, 13 Mei 2026 15:30 WIB

Nama Mafia Jepang Dipakai Dakwah di Kediri, Cucu Gus Miek Disentil Netizen: Gak Takut Yakuza Aslinya Marah?

Rabu, 13 Mei 2026 15:09 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Ada Sekolahmu? Ini Daftar Lengkap 41 Calon Sekolah Maung di Jabar
  • Panduan Lengkap SPMB Kota Bandung 2026: Aturan Baru, Jalur, dan Jadwal Penting yang Wajib Diketahui Orang Tua
  • Nama Mafia Jepang Dipakai Dakwah di Kediri, Cucu Gus Miek Disentil Netizen: Gak Takut Yakuza Aslinya Marah?
  • Nyaris Dibakar Hidup-Hidup! Polisi Gagalkan Penyekapan 3 Anak di Bandung
  • Link Asli Video Viral? Guru Vs Murid Durasi 6 Menit Bikin Penasaran Publik
  • Duka di Karawang dan Teror di Bandara: Persib Buka Suara Soal Rentetan Insiden Usai Kontra Persija
  • Viral Dugaan Intimidasi Siswi Peserta LCC 4 Pilar MPR 2026 di Kalbar, Muncul Ancaman Somasi!
  • Krisis Energi Global Mengancam, Masyarakat Diminta Hemat BBM: Saatnya Ubah Gaya Hidup!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 13 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

GPPSDA-LH Jabar Desak Pemprov Buka Kembali Tambang Bogor, Ancam Aksi Besar Jelang Ramadan

By Muhammad Rafki Razif KiransyahSenin, 9 Februari 2026 17:50 WIB2 Mins Read
Ketua Gerakan Peduli Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup (GPPSDA-LH) Jawa Barat, Budi S Rais. Foto: bukamata.id/ M Rafki.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Ketua Gerakan Peduli Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup (GPPSDA-LH) Jawa Barat, Budi S Rais, menyatakan kekecewaannya terhadap sikap Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang hingga kini belum membuka kembali aktivitas pertambangan di Kabupaten Bogor.

Menurut Budi, sejak awal Pemprov Jabar telah bertindak semena-mena dengan menerbitkan surat edaran penutupan sementara tambang, meski para pelaku usaha telah mengantongi izin resmi.

Ia juga menyoroti lemahnya pengawasan dan pembinaan dari pemerintah terhadap perusahaan tambang. Selama ini, pengawasan disebut hanya dilakukan sekali dalam setahun, sehingga dinilai tidak efektif.

“Kalau pengawasan dan pembinaan hanya setahun sekali, itu tidak bisa dijadikan dasar untuk mengambil kebijakan besar seperti penutupan tambang,” ujar Budi usai audiensi bersama Sekretaris Daerah Jawa Barat, Herman Suryatman, di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (9/2/2026).

Baca Juga:  Selamatkan 500 Ribu Anak dari Putus Sekolah, Pemprov Jabar dan FKSS Resmi Akhiri Gugatan

Selain itu, Budi turut mempertanyakan realisasi janji Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi terkait kompensasi bagi warga terdampak penutupan tambang sebesar Rp3 juta per kepala keluarga. Dari total sekitar 16 ribu kepala keluarga terdampak, disebutkan belum seluruhnya menerima kompensasi tersebut.

Namun demikian, Budi menegaskan bahwa kompensasi bukan solusi utama. Ia meminta kebijakan penutupan tambang dikaji ulang dan aktivitas pertambangan kembali dibuka sesuai aturan yang berlaku.

Baca Juga:  Isu Jual Saham BIJB Kertajati Menguat, Dedi Mulyadi Ajukan Opsi Tak Terduga

“Kami tidak butuh kompensasi. Kami butuh tambang dibuka kembali sebagaimana amanah Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020,” tegasnya.

Senada, Ketua DPD Serikat Buruh Nasionalis Indonesia (SNBI) Jawa Barat, Yadi Suryadi, memberikan ultimatum kepada Pemprov Jabar agar membuka kembali tambang yang memiliki izin operasional sebelum bulan Ramadan.

Baca Juga:  Pemprov Jabar Puasa Internal Demi Pesta Layanan Publik di Tahun 2026

Jika tuntutan tersebut tidak dipenuhi, Yadi memastikan pihaknya akan kembali menggelar aksi besar-besaran di Gedung Sate.

“Kami akan turun kembali ke lapangan. Paling tidak 10 ribu orang, seribu dump truck, untuk mengingatkan agar Pemprov tidak bertindak sewenang-wenang. Dengan dasar apa pemerintah menghentikan tambang yang berizin resmi?” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

aksi massa Aktivitas Tambang Budi S Rais GPPSDA-LH Kompensasi Tambang Pemprov Jawa Barat Penutupan Tambang Tambang Bogor Yadi Suryadi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ada Sekolahmu? Ini Daftar Lengkap 41 Calon Sekolah Maung di Jabar

Nama Mafia Jepang Dipakai Dakwah di Kediri, Cucu Gus Miek Disentil Netizen: Gak Takut Yakuza Aslinya Marah?

Nyaris Dibakar Hidup-Hidup! Polisi Gagalkan Penyekapan 3 Anak di Bandung

Viral Dugaan Intimidasi Siswi Peserta LCC 4 Pilar MPR 2026 di Kalbar, Muncul Ancaman Somasi!

Ilustrasi isi BBM

Krisis Energi Global Mengancam, Masyarakat Diminta Hemat BBM: Saatnya Ubah Gaya Hidup!

Kemenag Siapkan 88 Titik Rukyatul Hilal, Ini Jadwal Lengkapnya

Terpopuler
  • Link Full Video Guru Bahasa Inggris Viral Banyak Dicari, Publik Diingatkan Bahaya Phishing
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Viral Berdurasi Panjang Ramai Dicari, Ini Faktanya
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Ramai Dicari, Link 6 Menit Ternyata Jebakan Phishing
  • Link Video Bu Guru Bahasa Inggris Diburu Netizen, Identitas Pemeran Masih Misterius
  • Persib Bandung Gigit Jari? Striker Abroad Timnas Indonesia Dipastikan Bertahan di Eropa Musim Depan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.