Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Ini Rapat Apa Tempat Curhat? Dosa-dosa Politik Bupati Gowa yang Bikin 45 Anggota Dewan Kompak Mendepaknya!

Kamis, 13 Agustus 2026 08:28 WIB
Bansos

PKH dan BPNT Agustus 2026 Cair Bertahap, Segera Cek Status Penerima dan Saldo

Kamis, 13 Agustus 2026 05:00 WIB

Gila! Gemini Resmi Tembus 1 Miliar Pengguna, Persaingan dengan ChatGPT Makin Panas

Kamis, 13 Agustus 2026 04:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Ini Rapat Apa Tempat Curhat? Dosa-dosa Politik Bupati Gowa yang Bikin 45 Anggota Dewan Kompak Mendepaknya!
  • PKH dan BPNT Agustus 2026 Cair Bertahap, Segera Cek Status Penerima dan Saldo
  • Gila! Gemini Resmi Tembus 1 Miliar Pengguna, Persaingan dengan ChatGPT Makin Panas
  • Bansos Beras 30 Kg Cair Lagi, Benarkah Bisa Diambil di Kopdes Merah Putih? Cek Caranya
  • Klaim Saldo DANA Gratis Rp250.000 Hari Ini 13 Agustus 2026, Cek Cara Ambil lewat Fitur Resmi dan Aplikasi Penghasil Uang
  • Kode Redeem FF Terbaru 13 Agustus 2026: Klaim Skin Weapon Elegan dan Voucher Gratis Sekarang!
  • Sanksi FIFA Resmi Dicabut, Persib Bisa Daftarkan Skuad Baru untuk Musim 2026/27
  • Hilang 12 Hari, Warga Tasikmalaya Ditemukan Meninggal di Sumur Tua yang Dihuni King Kobra
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 13 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Kode Peta Tertua di Dunia Berhasil Dipecahkan, Ungkap Kisah Bahtera Nabi Nuh

By Aga GustianaMinggu, 12 Januari 2025 21:41 WIB2 Mins Read
Imago Mundi, sebuah lempengan batu dari Babilonia berusia 3.000 tahun. (Foto: New York Post)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Para peneliti berhasil memecahkan kode Imago Mundi, sebuah lempengan batu dari Babilonia berusia 3.000 tahun. Batu ini dianggap juga sebagai peta tertua di dunia.

Pada batu tersebut tertulis huruf-huruf paku dari abad ke-6 SM. Kemudian terukir juga tampilan udara Mesopotamia, wilayah sarat sejarah yang berada di Sungai Eufrat dan Tigris, atau sekarang dikenal sebagai negara Irak.

Mesopotamia yang ada di peta tersebut dikelilingi oleh sebuah cincin ganda, para pembuat peta mungkin melabeli hal itu sebagai ‘sungai pahit’, atau sungai yang menciptakan perbatasan di sekitar dunia yang dikenal sebagai bangsa Babilonia.

Kemudian, di dalam sungai pahit terdapat lingkaran-lingkaran kecil dan persegi panjang yang melambangkan berbagai kota dan suku di Mesopotamia, termasuk Babilonia, dan persegi panjang lainnya melambangkan Sungai Efrat.

“Anda telah merangkum dalam diagram melingkar ini seluruh dunia yang dikenal di mana orang-orang hidup, berkembang dan mati,” kata Irving Finkel, kurator British Museum dan ahli tulisan paku, mengutip New York Post.

“Namun, peta ini lebih dari sekadar itu,” ujarnya.

Peta ini berukuran 12,2 cm x 8,2 centimeter dan dibuat kira-kira pada abad keenam sebelum masehi. Saat ini, Imago Mundi disimpan oleh pihak British Museum.

Peta ini menggambarkan orang-orang Babilonia memandang dunia ribuan tahun lalu, serta gagasan orang-orang masa lampu terhadap dunia di masa sebelumnya.

Contohnya, dunia kuno ditampilkan sebagai cakram tunggal, yang dikelilingi oleh cincin air yang disebut sungai pahit. Sementara, pusat dunia yang digambarkan peta tersebut terdapat Sungai Efrat dan kota kuno Mesopotamia, Babilonia.

Mengutip Live Science, Imago Mundi juga menggambarkan penciptaan dunia oleh Marduk, dewa utama Babylonia. Deskripsi ini menyebutkan lebih dari selusin hewan, seperti kambing gunung, singa, macan tutul, hyena, dan serigala.

Selain itu, peta tertua di dunia ini juga menceritakan kisah Utnapishtim, seorang raja yang selamat dari banjir besar. Menurut Finkel, hal tersebut merupakan kisah Nabi Nuh dan bahteranya, yang identik dalam agama Samawi atau Abrahamik.

Finkel mengatakan orang-orang Babilonia kuno mempercayai bahwa sisa-sisa bahtera raksasa yang dibangun pada tahun 1800 SM oleh Nabi Nuh versi mereka yang bernama Utnapishtim.

Kisah tersebut mengungkap Utnapishtim membuat bahtera raksasa atas perintah Tuhan di seberang sungai di bagian belakang sebuah gunung- yaitu gunung yang sama dengan tempat Bahtera Nuh karam, menurut Alkitab.

“Itu adalah hal yang cukup penting, hal yang cukup menarik untuk dipikirkan karena hal itu menunjukkan bahwa ceritanya sama, dan tentu saja, yang satu mengarah ke yang lain,” jelas Finkel.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bahtera dunia kode Nabi Nuh Peta
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Gila! Gemini Resmi Tembus 1 Miliar Pengguna, Persaingan dengan ChatGPT Makin Panas

Mudah banget, cara mendapatkan saldo DANA gratis hanya dengan bermain game di HP.

Klaim Saldo DANA Gratis Rp250.000 Hari Ini 13 Agustus 2026, Cek Cara Ambil lewat Fitur Resmi dan Aplikasi Penghasil Uang

Kode Redeem FF Terbaru 13 Agustus 2026: Klaim Skin Weapon Elegan dan Voucher Gratis Sekarang!

Tak Perlu Jago Desain, 5 Prompt AI Ini Bisa Bikin Poster HUT RI Makin Keren

Kode Redeem FF 12 Agustus 2026 Terbaru, Ada Skin M1887 dan Diamond Gratis!

Harga Emas Hari Ini 12 Agustus 2026 Naik! Antam Tembus Rp2,8 Juta per Gram

Terpopuler
  • Genap 1 Tahun, PRI Jawa Barat Tegaskan Komitmen Jadi Rumah Rakyat
  • MUSWIL VII KAHMI Jabar Tuntas, 7 Presidium Terpilih Bawa Mandat Baru
  • Teti Ratnasih Terpilih Pimpin FORHATI Jabar, Bawa Misi Besar Transformasi Keumatan
  • 10 Pohon Hilang di Jalan Riau Bandung, Pemkot Kecolongan? Pengamat Bongkar Lemahnya Pengawasan
  • FOTO: Lebih dari Sepak Bola: Momen Hangat Penuh Respek di Final Piala Presiden 2026
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.