Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Link Video Ibu dan Anak Handuk Putih Ramai Diburu, Ada di Telegram?

Senin, 29 Juni 2026 03:00 WIB

Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Brasil, Argentina hingga Portugal Siap Tempur!

Senin, 29 Juni 2026 01:00 WIB

Habis Adik dan Ipar, Sekarang Asisten: Seberapa Kuat Pengaruh Raffi Ahmad di Pemerintahan?

Minggu, 28 Juni 2026 20:09 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Link Video Ibu dan Anak Handuk Putih Ramai Diburu, Ada di Telegram?
  • Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Brasil, Argentina hingga Portugal Siap Tempur!
  • Habis Adik dan Ipar, Sekarang Asisten: Seberapa Kuat Pengaruh Raffi Ahmad di Pemerintahan?
  • Resmi! Persib Berpisah dengan Zalnando Usai 6 Musim Penuh Cerita
  • Mahasiswa UPI Tolak GEMA Jabar, Polemik Pendidikan dan Guru Honorer Menguat
  • Messi Menggila! Cetak Gol ke-6, Pimpin Klasemen Top Skor Piala Dunia 2026
  • Tragis! Pemuda 21 Tahun Tewas Tenggelam di Kolam Ciparang Bandung Barat
  • Guncang Bursa Transfer! Persib Umumkan Perpisahan dengan Rezaldi Hehanussa
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 29 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Kode Peta Tertua di Dunia Berhasil Dipecahkan, Ungkap Kisah Bahtera Nabi Nuh

By Aga GustianaMinggu, 12 Januari 2025 21:41 WIB2 Mins Read
Imago Mundi, sebuah lempengan batu dari Babilonia berusia 3.000 tahun. (Foto: New York Post)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Para peneliti berhasil memecahkan kode Imago Mundi, sebuah lempengan batu dari Babilonia berusia 3.000 tahun. Batu ini dianggap juga sebagai peta tertua di dunia.

Pada batu tersebut tertulis huruf-huruf paku dari abad ke-6 SM. Kemudian terukir juga tampilan udara Mesopotamia, wilayah sarat sejarah yang berada di Sungai Eufrat dan Tigris, atau sekarang dikenal sebagai negara Irak.

Mesopotamia yang ada di peta tersebut dikelilingi oleh sebuah cincin ganda, para pembuat peta mungkin melabeli hal itu sebagai ‘sungai pahit’, atau sungai yang menciptakan perbatasan di sekitar dunia yang dikenal sebagai bangsa Babilonia.

Kemudian, di dalam sungai pahit terdapat lingkaran-lingkaran kecil dan persegi panjang yang melambangkan berbagai kota dan suku di Mesopotamia, termasuk Babilonia, dan persegi panjang lainnya melambangkan Sungai Efrat.

Baca Juga:  Ini Negara dengan Waktu Puasa Ramadhan Terpendek dan Terlama di Dunia

“Anda telah merangkum dalam diagram melingkar ini seluruh dunia yang dikenal di mana orang-orang hidup, berkembang dan mati,” kata Irving Finkel, kurator British Museum dan ahli tulisan paku, mengutip New York Post.

“Namun, peta ini lebih dari sekadar itu,” ujarnya.

Peta ini berukuran 12,2 cm x 8,2 centimeter dan dibuat kira-kira pada abad keenam sebelum masehi. Saat ini, Imago Mundi disimpan oleh pihak British Museum.

Peta ini menggambarkan orang-orang Babilonia memandang dunia ribuan tahun lalu, serta gagasan orang-orang masa lampu terhadap dunia di masa sebelumnya.

Baca Juga:  Pakar Ungkap Kota dengan Petir Paling Mematikan di Indonesia

Contohnya, dunia kuno ditampilkan sebagai cakram tunggal, yang dikelilingi oleh cincin air yang disebut sungai pahit. Sementara, pusat dunia yang digambarkan peta tersebut terdapat Sungai Efrat dan kota kuno Mesopotamia, Babilonia.

Mengutip Live Science, Imago Mundi juga menggambarkan penciptaan dunia oleh Marduk, dewa utama Babylonia. Deskripsi ini menyebutkan lebih dari selusin hewan, seperti kambing gunung, singa, macan tutul, hyena, dan serigala.

Selain itu, peta tertua di dunia ini juga menceritakan kisah Utnapishtim, seorang raja yang selamat dari banjir besar. Menurut Finkel, hal tersebut merupakan kisah Nabi Nuh dan bahteranya, yang identik dalam agama Samawi atau Abrahamik.

Baca Juga:  Usai Heboh Kasus KDRT, Kini Video Selebgram Cut Intan Nabila Kode Tangan Lebam Viral

Finkel mengatakan orang-orang Babilonia kuno mempercayai bahwa sisa-sisa bahtera raksasa yang dibangun pada tahun 1800 SM oleh Nabi Nuh versi mereka yang bernama Utnapishtim.

Kisah tersebut mengungkap Utnapishtim membuat bahtera raksasa atas perintah Tuhan di seberang sungai di bagian belakang sebuah gunung- yaitu gunung yang sama dengan tempat Bahtera Nuh karam, menurut Alkitab.

“Itu adalah hal yang cukup penting, hal yang cukup menarik untuk dipikirkan karena hal itu menunjukkan bahwa ceritanya sama, dan tentu saja, yang satu mengarah ke yang lain,” jelas Finkel.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bahtera dunia kode Nabi Nuh Peta
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Link Video Ibu dan Anak Handuk Putih Ramai Diburu, Ada di Telegram?

Hanya Sun Tangan Tanpa Pelukan, Interaksi Oki Setiana Dewi dan Ory Vitrio Picu Isu Rumah Tangga!

Garena Bagi-Bagi Hadiah Hari Ini! Kode Redeem FF 28 Juni 2026 Berhadiah Skin, Diamond, dan Emote Langka

Link Video Viral Ibu dan Anak Handuk Putih di TikTok Ramai Dicari, Ini Fakta Sebenarnya

Update Harga Emas Hari Ini! Emas Perhiasan 24 Karat Masih Bertahan, Saatnya Beli?

Game Free Fire

Gas Keun! Kode Redeem FF Terbaru 28 Juni 2026, Klaim Token SG2 dan Bundle Keren Gratis Sebelum Hangus

Terpopuler
  • Link Video Ibu dan Anak Handuk Putih Banyak Dicari, Waspadai Modus Phishing
  • Ribuan Warganet Berburu Video ‘Handuk Putih Anak vs Ibu’, Ternyata Isinya Bikin Kaget
  • Api Mendadak Berkobar di RM Tamagochi Bandung, Diduga Berawal dari Meja Konsumen
  • Terungkap! Ini Fakta Sebenarnya di Balik Video Ibu dan Anak Handuk Putih yang Viral
  • Jadwal Piala Dunia 2026 25–28 Juni, Banyak Laga Penentuan Tim Besar Dunia
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.