Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Video Tukang Cilok Viral di Medsos, Link Diburu Netizen!

Selasa, 19 Mei 2026 02:00 WIB

Link Video Viral Guru Bahasa Inggris vs Murid Part 2 Lebih Hot? Hati-hati Jebakan!

Selasa, 19 Mei 2026 01:00 WIB

Jangan Main Bongkar Saja, Besok Kami Makan Apa? Jerit PKL Cicadas Terdampak Proyek BRT Jabar

Senin, 18 Mei 2026 22:03 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Video Tukang Cilok Viral di Medsos, Link Diburu Netizen!
  • Link Video Viral Guru Bahasa Inggris vs Murid Part 2 Lebih Hot? Hati-hati Jebakan!
  • Jangan Main Bongkar Saja, Besok Kami Makan Apa? Jerit PKL Cicadas Terdampak Proyek BRT Jabar
  • Video Viral Guru Bahasa Inggris dan Murid Kembali Heboh, Link ‘Full 6 Menit’ Jadi Sorotan
  • Rumor Transfer Liga 1: Persija dan Persib Saling Sikut Berburu Tanda Tangan Mariano Peralta
  • Detik-Detik Menegangkan di Parepare: Persib Menang, Adam Alis Ungkap Fakta Mengejutkan
  • Video ‘Guru Bahasa Inggris’ Viral Picu Kekhawatiran Keamanan Digital, Netizen Diminta Waspada Link Palsu
  • Heboh Sosok Sambo di Bali! Bukan Polisi, Tapi Kerjaan Seharinya Jauh Lebih Bikin Merinding!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 19 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Komisioner KPU Garut Dilaporkan ke Bawaslu Jabar Terkait Dugaan Kecurangan Pemilu 2024

By SusanaRabu, 4 September 2024 18:35 WIB3 Mins Read
Lembaga Bantuan Hukum Brigade NKRI (LBH BN) dan mantan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Garut Kota, melaporkan Komisioner KPU Garut terkait dugaan kecurangan Pemilu 2024 ke Bawaslu Jabar, Rabu (4/9/2024).
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Lembaga Bantuan Hukum Brigade NKRI (LBH BN) dan mantan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Garut Kota, Firman Firmansyah melaporkan Komisioner KPU Garut terkait dugaan kecurangan Pemilu 2024 ke Bawaslu Jabar, Rabu (4/9/2024).

Ketua LBH BN, Ivan Rivanora mengatakan, dugaan kecurangan pengondisian yang dilakukan oleh Ketua KPU Garut bersifat terstruktur dan melibatkan beberapa anggota PPK dalam manipulasi rekapitulasi suara.

Ivan menegaskan bahwa manipulasi ini tidak melibatkan seluruh kecamatan, namun dari 42 kecamatan yang ada, setidaknya empat kecamatan mengalami perubahan suara yang signifikan, yaitu Kecamatan Cilawu, Cisewu, Pameungpeuk, dan Pakenjeng.

“Penggelembungan suara yang memang disinyalir itu berbanding lurus dengan hasil di tingkat kecamatan, kabupaten bahkan di tingkat provinsi. Jadi di tingkat provinsi pun masih dilakukan penggelembungan suara gitu yang diduga dilakukan oleh oknum Ketua KPU Garut dan mungkin juga ada oknum dari KPU ataupun Bawaslu Provinsi Jawa Barat,” beber Ivan.

Baca Juga:  Bawaslu Jabar Gelar Uji Kelayakan dan Kepatutan Terhadap 254 Calon Anggota

Adapun terkait pelaporan tersebut, Ivan mengatakan, Bawaslu Jabar telah menerima dan akan segera menindaklanjuti laporan tersebut.

“Karena memang aturan Perbawaslu ini sangat ketat sekali gitu ya, memang batas-batas ruang kita melaporkan ini dibatasi 14 hari kerja sehingga kami untuk melengkapi itu kan membutuhkan waktu,” bebernya.

Terkait hal itu, Ivan menuturkan, pihaknya akan menunggu sejauh mana proses percepatan penanganan pelanggaran ini bisa dilaksanakan dengan baik oleh Sentra Gakkumdu dan Bawaslu Jabar.

Sementara itu, mantan PPK Garut, Firman Firmansyah mengungkapkan bahwa Ketua KPU Garut memberikan instruksi untuk memanipulasi hasil suara pada pemilu yang lalu.

Baca Juga:  Meski Pemilu 2024 Penuh Kecurangan, Mahfud MD Tetap Terima Hasil Vonis MK

“Ketua KPU itu memerintahkan beberapa PPK untuk melakukan perubahan suara dan memindahkannya ke salah satu caleg dari Partai NasDem, nah perubahan ini kan dilakukan dalam akun Sirekap PPK masing-masing,” ujarnya.

Instruksi tersebut, menurut Firman, jelas bertujuan untuk menambah suara bagi seorang calon legislatif berinisial “L” dan secara bersamaan, mengurangi suara yang diperoleh oleh Partai Gerindra.

“Untuk di Garut ini, rata-rata ngambilnya dari Partai Gerindra untuk dipindahkan ke caleg dari Partai NasDem,” katanya.

Terkait adanya perubahan suara tersebut, Firman mengatakan, seharusnya Bawaslu Garut mengetahui adanya tindak kecurangan tersebut.

“Kenapa Bawaslu Kabupaten itu tidak memberikan tindakan apapun terhadap kasus ini, padahal Bawaslu memiliki Panwas Desa, Panwas Kecamatan dan sampai jenjang ke atas, kan punya aplikasi yang sama mengenai rekapitulasi harusnya kan itu bisa disandingkan,” bebernya.

Baca Juga:  Pemilu Banyak Intimidasi, Megawati Harap Pilkada 2024 Berjalan Tanpa Kecurangan TSM

Sebelumnya, Firman juga telah melaporkan Ketua KPU Garut dan Bawaslu Garut ke KPK atas dugaan gratifikasi yang bernilai miliaran rupiah.

“Untuk distribusi uang ke Bawaslu itu nominalnya 4 miliar. Untuk ke Ketua KPU itu nominalnya diduga iniya, 4,5 miliar. Nah dari caleg yang NasDem ini adapun distribusinya itu tidak sekaligus, tapi ya katanya ada bertahap,” ujar Firman.

Untuk itu, keduanya mendesak agar proses hukum Ketua KPU Garut dan Ketua Bawaslu Garut segera dilakukan untuk mengungkap kebenaran dan memastikan integritas pemilu di Garut.

Selain itu, keduanya juga menuntut untuk menganulir hasil pemilihan legislatif DPR RI saudara “L” dari Partai NasDem.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bawaslu Jabar kecurangan Ketua KPU Garut LBH BN pemilu PPK
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Jangan Main Bongkar Saja, Besok Kami Makan Apa? Jerit PKL Cicadas Terdampak Proyek BRT Jabar

Heboh Sosok Sambo di Bali! Bukan Polisi, Tapi Kerjaan Seharinya Jauh Lebih Bikin Merinding!

Tragis! Pria Hanyut di Sungai Cikapundung Ditemukan Tewas di Batujajar

Bikin Malu Tuan Rumah! Peselancar Putri Indonesia Ini Cetak Rekor yang Belum Pernah Ada!

Klarifikasi Atau Settingan? Misteri Pria Gondrong Demo Pati di Kantor Intel Kodim!

Regenerasi Emas Persib Dimulai dari Sini, Piala Wali Kota Bandung Jadi Kawah Candradimuka Pesepakbola Muda

Terpopuler
  • Link Asli Video Viral? Guru Vs Murid Durasi 6 Menit Bikin Penasaran Publik
  • Video 6 Menit Guru Bahasa Inggris Viral di TikTok dan X, Ternyata Banyak Kejanggalan
  • Dicari Link Full 6 Menit, Video Guru Bahasa Inggris Ini Justru Bikin Publik Curiga
  • Link Video Viral Skandal Guru Bahasa Inggris vs Murid, Benarkah Ada Kelanjutannya?
  • Adu Mekanik di Bursa Transfer: Persib Tantang Klub Yunani Demi Amankan Tanda Tangan Bintang Brasil
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.