bukamata.id – Menatap kalender kompetisi musim 2026/2027, Persib Bandung dipastikan akan menghadapi jadwal pertandingan paling padat sepanjang sejarah berdirinya klub. Skuad berjuluk Maung Bandung ini dijadwalkan bertarung di empat ajang sekaligus, meliputi domestik dan internasional: Super League, AFC Champions League Two (ACL 2), ASEAN Club Championship, serta turnamen pramusim Piala Presiden 2026.
Guna mengantisipasi risiko kelelahan dan menjaga kedalaman skuad, manajemen Pangeran Biru mulai bergerak aktif berburu amunisi anyar. Salah satu nama legiun asing yang santer dikabarkan masuk dalam radar belanja Persib adalah gelandang bertahan asal Portugal, Rui Pires.
Peluang Persib untuk mendaratkan pemain berusia 28 tahun ini terbilang cukup terbuka. Pasalnya, masa bakti Rui Pires bersama klub raksasa Singapura, Lion City Sailors, akan kedaluwarsa pada Juni 2026 ini. Melansir data dari laman Transfermarkt, pemain berpostur 182 cm tersebut saat ini memiliki nilai pasar (market value) di kisaran Rp 6,95 miliar.
Profil dan Karakteristik Bermain Rui Pires
Lahir pada 22 Maret 1998, Rui Pires dibekali ketahanan fisik yang ideal untuk bertarung di lini tengah. Posisi aslinya adalah gelandang bertahan, namun ia juga memiliki fleksibilitas taktis untuk diplot sebagai bek tengah jika tim membutuhkan skema bertahan yang lebih rapat.
Kehadirannya diprediksi akan membuat sektor tengah Persib kian solid dan kompetitif, melengkapi deretan gelandang berkelas yang sudah dimiliki Maung Bandung saat ini seperti Thom Haye, Marc Klok, hingga Luciano Guaycochea.
Menariknya, atmosfer sepak bola Asia Tenggara bukanlah hal baru bagi pemain jebolan akademi FC Porto ini. Rui Pires tercatat sudah berkarier di Liga Singapura sejak tahun 2023. Bersama Lion City Sailors, ia menjelma menjadi motor serangan yang tak tergantikan dengan membukukan 67 penampilan dan mengemas 2 gol pada musim lalu.
Selain itu, Rui Pires sudah sangat familier dengan karakter permainan Persib. Ia tercatat pernah empat kali bentrok langsung dengan Maung Bandung dalam gelaran ACL 2 pada musim 2024/2025 dan 2025/2026 kemarin.
Rekam Jejak Karier: Dari Eropa hingga Asia Tenggara
Perjalanan sepak bola Rui Pires didominasi oleh pengalaman berkompetisi di liga-liga elite Eropa sebelum akhirnya memutuskan hijrah ke Asia. Berikut adalah rincian perjalanan kariernya:
- FC Porto (2015–2019): Memulai langkah di tim kelompok umur FC Porto, sebelum akhirnya promosi ke FC Porto B di kompetisi kasta kedua Portugal dengan total mengemas 76 pertandingan.
- ESTAC Troyes (2019–2021): Merantau ke Prancis untuk mencicipi atmosfer Ligue 2 bersama Troyes selama dua musim dengan catatan 35 penampilan.
- FC Pacos de Ferreira (2021–2023): Kembali ke tanah kelahirannya dan merumput di kasta tertinggi Portugal (Liga Portugal), mengantongi 61 caps dan total 4.298 menit bermain.
- Lion City Sailors (2023–2026): Memulai petualangan di Asia Tenggara. Menjadi jenderal lini tengah klub Singapura tersebut dengan total durasi bermain mencapai 4.829 menit di semua ajang resmi.
Dengan segudang pengalaman di Eropa dan jam terbang tinggi di level Asia, Rui Pires dinilai menjadi kepingan taktik yang pas bagi Persib Bandung untuk mengarungi musim yang panjang dan melelahkan tahun ini.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









