Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Pemerintah Tetapkan Skema Baru Gaji ke-13 PPPK, Ini Rinciannya

Kamis, 2 April 2026 21:44 WIB

Eliano Reijnders Masuk Radar Klub Azerbaijan, Persib Bandung Siaga

Kamis, 2 April 2026 21:38 WIB

Bukan Indonesia? Fakta Mengejutkan di Balik Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri 7 Menit Ini

Kamis, 2 April 2026 20:35 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Pemerintah Tetapkan Skema Baru Gaji ke-13 PPPK, Ini Rinciannya
  • Eliano Reijnders Masuk Radar Klub Azerbaijan, Persib Bandung Siaga
  • Bukan Indonesia? Fakta Mengejutkan di Balik Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri 7 Menit Ini
  • Geger! Pria di Rancabali Bandung Ditemukan Meninggal di Saung
  • Dulu Dihina, Kini Dicinta: Saat Seluruh Indonesia Merangkul Fauzan
  • Jelang Lawan Semen Padang, Thom Haye Ungkap Kekuatan Baru Persib
  • Misteri di Balik Musda Golkar Jabar XI: ‘Operasi Senyap’ Tingkat Pusat Saat Bahlil di Jepang?
  • Musda Golkar Jabar XI ‘Bara di Balik Beringin’: Digempur Demo Massa, Disentil Isu Rekayasa Kursi Ketua!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 2 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Korban Keracunan MBG di Garut Tembus 569 Pelajar

By Aga GustianaSabtu, 20 September 2025 08:41 WIB2 Mins Read
Program Makan Bergizi Gratis. (Foto: Humas Bandung)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dinas Kesehatan Garut melaporkan lebih dari 500 pelajar diduga mengalami keracunan setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Data terbaru ini diungkap Kepala Dinas Kesehatan Garut, dr. Leli Yuliani, Kamis malam, 19 September 2025.

“Hingga saat ini, berdasarkan penelusuran yang kami lakukan, ada 569 orang yang mengalami gejala keracunan,” kata Leli.

Menurut Leli, jumlah korban meningkat signifikan setelah pihaknya menerima laporan tambahan dari beberapa sekolah lain.

“Hari ini ada pelaporan dari salah satu sekolah dasar. Lokasinya masih di Kecamatan Kadungora,” ujarnya.

Baca Juga:  Bey Senang Lihat Antusias Siswa di Sukabumi Santap Makan Bergizi Gratis

Para pelajar yang mengalami gejala keracunan berasal dari empat sekolah berbeda, termasuk SMP dan SMA di bawah satu yayasan, sebuah SD, serta sebuah Madrasah Aliyah.

Gejala dan Penanganan

Mayoritas korban mengalami gejala ringan dan dirawat di rumah masing-masing. Hanya sekitar 30 orang yang memerlukan rawat inap di Puskesmas.

Baca Juga:  Pemprov Jabar Luncurkan Gerakan Zero Waste di Sekolah untuk Pengelolaan Sampah

“Yang menjalani rawat inap, total ada 30 orang. 11 sudah kembali ke rumah, 19 lainnya masih menjalani perawatan,” jelas Leli.

Sampel Makanan Diamankan untuk Pemeriksaan

Menu MBG yang dikonsumsi para pelajar berasal dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Kadungora. Dinas Kesehatan Garut telah mengamankan paket makanan yang disajikan pada hari kejadian.

Paket tersebut berisi nasi liwet, ayam woku, tempe orek, timun, selada, dan stroberi. Beberapa menu lain juga turut diamankan untuk diuji di laboratorium.

Baca Juga:  70 Siswa SMA 2 Kudus Diduga Keracunan Usai Santap MBG, Dilarikan ke Lima Rumah Sakit

“Kalau yang MBG ini, bisa kita kirimkan sampelnya karena sesuai protap di SPPG ada sampel yang disimpan sehingga dilakukan pengecekan ketika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Leli.

Pengecekan sampel makanan akan dilakukan di Lembaga Aplikasi dan Inovasi Sains Data (Lapisda), Bandung, dan diperkirakan berlangsung selama tujuh hari.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dinas Kesehatan Garut gejala keracunan Makan Bergizi Gratis MBG sampel makanan sekolah
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Pemerintah Tetapkan Skema Baru Gaji ke-13 PPPK, Ini Rinciannya

Geger! Pria di Rancabali Bandung Ditemukan Meninggal di Saung

Misteri di Balik Musda Golkar Jabar XI: ‘Operasi Senyap’ Tingkat Pusat Saat Bahlil di Jepang?

Musda Golkar Jabar XI ‘Bara di Balik Beringin’: Digempur Demo Massa, Disentil Isu Rekayasa Kursi Ketua!

Tuntas! 120 Anggota DPRD Jabar Sudah Lapor LHKPN Periode 2025

KPK Sebut Ono Surono Terima Uang dari Sarjan Diduga Terkait Kasus Suap Bekasi

Terpopuler
  • Mumpung Masih Aktif! Sikat Kode Redeem FF 28 Maret 2026: Peluang Dapat M1887 SG Ungu dan Bundle Sultan Gratis
  • Heboh! Link Telegram Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit Ramai Diburu, Ini Fakta Sebenarnya
  • Viral Misterius! Potongan Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Kebun Sawit Bikin Heboh, Fakta Aslinya Mengejutkan
  • Di Balik Viral Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit, Ada Ancaman Phishing Mengintai
  • Video Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Heboh, Fakta Sebenarnya Bikin Kaget
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.