Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Video Cut Syifa Ramai Dicari di TikTok dan X, Ini Fakta yang Sebenarnya

Kamis, 4 Juni 2026 11:05 WIB
ilustrasi bansos

Kurs Rupiah Anjlok ke Rp18.020 per Dolar AS, Pasar Keuangan Beri Sinyal Bahaya?

Kamis, 4 Juni 2026 10:48 WIB

Bukan Matematika! Ini Pelajaran ‘Aneh’ di Pedalaman Papua yang Bikin Netizen Menangis Haru

Kamis, 4 Juni 2026 10:37 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Video Cut Syifa Ramai Dicari di TikTok dan X, Ini Fakta yang Sebenarnya
  • Kurs Rupiah Anjlok ke Rp18.020 per Dolar AS, Pasar Keuangan Beri Sinyal Bahaya?
  • Bukan Matematika! Ini Pelajaran ‘Aneh’ di Pedalaman Papua yang Bikin Netizen Menangis Haru
  • Veda Ega Pratama Kembali Tampil! Ini Jadwal MotoGP Hungaria 2026 Lengkap
  • Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi Dadan Hindayana CS, Mark Up Motor Listrik Rp1 Triliun
  • Hatur Nuhun Kurzawa! Bek Eks PSG Resmi Berpisah dengan Persib
  • Update Harga Emas Antam Hari Ini 4 Juni 2026: Turun Rp15.000 per Gram
  • Bosan dengan Rutinitas? Ini 5 Destinasi Wisata Hits di Bogor yang Wajib Kamu Kunjungi Akhir Pekan Ini!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 4 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

KPU Jabar Ajak Sindikasi Pemilu dan Demokrasi Jadi Agen Kepemiluan

By Putra JuangJumat, 20 September 2024 21:32 WIB3 Mins Read
KPU Jawa Barat menggelar Sosialisasi Pendidikan Pemilih. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat menyelenggarakan Sosialisasi Pendidikan Pemilih Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Tahun 2024 Bersama Sindikasi Pemilu dan Demokrasi (SPD) di Sans Co Space, Kota Bandung, Jumat (20/9/2024).

Kasubag Partisipasi dan Hubungan Masyarakat KPU Jabar, Chaeruman Setia Nugraha mengatakan bahwa pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 mengukir sejarah baru dalam penyelenggaraan pemilihan umum di Indonesia.

“Ini adalah peristiwa bersejarah, kenapa bersejarah? Karena pertama kalinya di Indonesia Pilkada ini dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia termasuk di Jawa Barat,” ucap Chaeruman.

“Ini adalah momen pertama selama penyelenggaraan Pilkada dari tahun ke tahun, sebelumnya penyelenggaraan Pilkada itu berbeda-beda, untuk di tahun ini diselenggarakan serentak di seluruh daerah,” tambahnya.

Oleh karena itu, perlu adanya sosialisasi yang masif guna menyukseskan penyelenggaraan pesta demokrasi yang akan berlangsung pada 27 November 2024 ini.

Baca Juga:  Tingkatkan Partisipasi, PSPB dan KPU Jabar Adakan Sosialisasi Pemilih di Purwakarta

“Perlu publikasi yang masif, karena penyelenggaraan Pilkada ini menjadi salah satu tolak ukur demokrasi,” ujarnya.

Di sisi lain, Chaeruman mengaku bangga melihat banyaknya generasi muda yang berminat dan melek akan dunia politik.

“Karena apa? Partisipasi pemilih itu menjadi tolak ukur berjalannya demokrasi, artinya ketika partisipasi meningkat otomatis kualitas demokrasi di suatu daerah akan meningkat juga,” ungkapnya.

Menurutnya, dengan meningkatnya kualiatas demokrasi maka pemimpin yang dihasilkan dari proses politik tersebut akan menjadi lebih baik. Oleh karena itu, diperlukan sinergi multipihak untuk menyukseskan Pilkada 2024 di Jabar.

“Jawa Barat ini adalah wilayah terbesar dalam hal jumlah pemilih di Indonesia, oleh karena itu kita tidak bisa melakukan sosialisasi ini sendiri dan ini butuh sinergi dari stakeholder salah satunya kita bekerja sama dengan Sindikasi Pemilu dan Demokrasi,” katanya.

Baca Juga:  KPU Jabar Gelar Touring Demokrasi di Bekasi, Ajak Perempuan Aktif Berpartisipasi dalam Pilkada 2024

Chaeruman berharap, kehadiran Sindikasi Pemilu dan Demokrasi ini dapat menjadi agen kepemiluan dalam menyampaikan informasi terkait Pilkada 2024 kepada masyarakat.

“Minimal menyampaikan ke temen-temen yang lain bahwa ada Pilkada serentak di daerah masing-masing pada 27 November 2024. Dan sesuai dengan tagline kita juga, kita harus gembira ke TPS, gembira memilih langsung, jangan sampai pemilu ini dijadikan sebagai ajang polarisasi, jangan ada beda pilihan jadi baper-baperan,” tuturnya.

Sementara itu, Peneliti Sindikasi Pemilu dan Demokrasi, Putra Satria mengatakan, pihaknya memiliki fokus bagaimana mengajak masyarakat khususnya para generasi muda untuk peduli terhadap demokrasi.

Baca Juga:  KPU Jabar Sebut Politik Uang Bukan Rezeki tapi Merusak Demokrasi

“Saya yakin kita semua menyadari bahwa Pemilu 2024 juga Pilkada 2024 itu waktunya kita, waktunya anak muda ambil peran, karena menurut data, di tahun 2024 ini partisipasi paling besar adalah dari kelompok pemilih pemula, sekitar 50-52% partisipasi dan itu pemilihnya adalah Gen z yang usianya 17 sampai dibawah 30 tahun,” bebernya.

Putra pun mengucapkan terima kasih kepada KPU Jabar yang telah mengajak Sindikasi Pemilu dan Demokrasi untuk turut berpartisipasi dalam kegiatan kali ini.

“Hari ini ada program Sosialisasi Pendidikan Pemilih kepada seluruh masyarakat terutama Gen Z, kami berterima kasih atas keterbukaan dari penyelenggara pemilu yang peduli terhadap pemilihnya yaitu anak muda,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

KPU Jabar Sindikasi Pemilu dan Demokrasi Sosialisasi Pendidikan Pemilih
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

ilustrasi bansos

Kurs Rupiah Anjlok ke Rp18.020 per Dolar AS, Pasar Keuangan Beri Sinyal Bahaya?

Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi Dadan Hindayana CS, Mark Up Motor Listrik Rp1 Triliun

Bansos

Resmi Cair! Bansos PKH dan BPNT Tahap II 2026 Masuk Rekening, Ini Daftar Terbarunya

7 Motor Hilang! Forum RW Cipadung Wetan Tuntut Evaluasi Total Penyelenggara Tau Tau Festival dan Tritan Point

Harta Fantastis Lodewyk Pusung: Eks Wakil Kepala BGN yang Kini Tersangka Korupsi

Bikin Mewek! Duduk Rapi di Dalam Bus, Tatapan Orangutan Ini Simpan Tragedi Memilukan

Terpopuler
  • Video Rok Hijau Tosca di Dapur Viral! Ini Fakta Sebenarnya di TikTok
  • Video ‘Rok Hijau 3 Menit’ Viral, Link Mencurigakan Mulai Menjebak Warganet
  • Video ‘Rok Hijau Tosca’ 3 Menit Bikin Heboh Warganet, Ternyata Ini yang Terjadi
  • Rok Hijau Tosca Viral Gegerkan TikTok, Link Asli Bikin Penasaran Warganet
  • Nama Vell Mendadak Trending Lagi, Benarkah Ada Video Viral Berdurasi 10 Menit?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.