bukamata.id – Sebuah video pendek yang merekam momen tak biasa di salah satu simpang Yogyakarta mendadak viral di media sosial. Dalam rekaman itu, mobil yang ditumpangi Sri Sultan Hamengku Buwono X tampak berhenti tertib saat lampu merah menyala. Sementara itu, rombongan kendaraan berpelat dinas dengan pengawalan polisi justru melaju melewatinya dari jalur kanan.
Video tersebut mulai ramai diperbincangkan sejak akhir pekan lalu. Mobil berpelat AB yang diyakini milik Sultan terlihat menunggu lampu hijau, sementara iring-iringan pejabat bergegas meninggalkan lokasi. Aksi kontras ini mengundang berbagai spekulasi dan komentar publik.
Identitas Mobil Sultan Dibenarkan Pemda DIY
Kepala Sekretariat Daerah (Setda) DIY membenarkan bahwa kendaraan dalam video tersebut memang benar milik Sri Sultan HB X. Kejadian itu berlangsung setelah agenda kunjungan kerja Menko Infrastruktur AHY (Agus Harimurti Yudhoyono) dan rombongan di Kabupaten Gunungkidul beberapa waktu lalu.
Meski demikian, Setda tidak merinci siapa rombongan berpelat dinas yang terekam menyalip kendaraan Sultan tersebut.
Kemenko Infrastruktur Tegaskan Bukan Rombongan AHY
Isu bahwa rombongan tersebut milik Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Kemenko Infra) langsung dibantah. Staf Khusus Menko Infrastruktur, Herzaky Mahendra Putra, memastikan bahwa rombongan AHY tidak berada di lokasi saat peristiwa terjadi.
“Rombongan Menko AHY sudah berangkat lebih dulu ke arah Kota Yogyakarta, sekitar 30 menit sebelum rombongan Sultan,” jelas Herzaky, Senin (13/10/2025).
Ia juga menerangkan bahwa kendaraan yang digunakan AHY dan jajaran Kemenko Infra selama kunjungan kerja tidak menggunakan pelat merah. “Semua mobil yang dipakai adalah kendaraan sewaan resmi, sesuai prosedur keamanan dan efisiensi perjalanan,” tambahnya.
Herzaky menyebut bahwa kesalahpahaman publik ini muncul karena minimnya klarifikasi di lapangan, sehingga menimbulkan spekulasi yang keliru di media sosial.
Sultan Dipuji sebagai Teladan Pemimpin
Di tengah simpang siur kabar, perhatian warganet justru tertuju pada sosok Sri Sultan HB X. Sikapnya yang memilih berhenti di lampu merah meski memiliki kedudukan sebagai Gubernur DIY dan Raja Yogyakarta menuai pujian luas.
Banyak netizen menganggap tindakan tersebut sebagai cerminan pemimpin yang taat aturan dan rendah hati.
“Sultan aja berhenti di lampu merah, masa pejabat lain enggak bisa?” tulis salah satu pengguna platform X (Twitter) yang komentarnya disukai ribuan akun.
Video ini pun menjadi perbincangan hangat dan memicu refleksi publik tentang keteladanan pejabat dalam berkendara dan mematuhi aturan lalu lintas.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










