Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Luar Biasa! Irfan Hakim Sapu Bersih Gelar di Koi Show 2026, Kohaku Jadi Bintang Utama

Minggu, 14 Juni 2026 19:00 WIB

Video Full Durasi Cut Salwa di Hotel Banyak Diburu, Apa Isinya?

Minggu, 14 Juni 2026 18:49 WIB

Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri

Minggu, 14 Juni 2026 17:35 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Luar Biasa! Irfan Hakim Sapu Bersih Gelar di Koi Show 2026, Kohaku Jadi Bintang Utama
  • Video Full Durasi Cut Salwa di Hotel Banyak Diburu, Apa Isinya?
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
  • Persib Masih Kena Transfer Ban FIFA! Bursa Transfer Maung Bandung Terancam Kacau?
  • Jangan Sampai Terlambat! WhatsApp akan Blokir Akses di iPhone dengan iOS Versi Ini
  • Pro-Kontra Razia Outfit Jogging di Aceh: Aturan Daerah vs Gaya Hidup Modern, Siapa yang Salah?
  • Drama Besar Timnas Jepang! Moriyasu Minta Maaf Usai Coret Wataru Endo
  • Terungkap! Ini Penyebab Persib Sempat Kacau di Awal Musim 2023/24
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 14 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kronologi KIPI di Bandung Terungkap, Bayi Sempat Kejang dan Dirawat

By SusanaJumat, 17 April 2026 11:45 WIB2 Mins Read
Ilustrasi balita. Foto: Freepik.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Seorang bayi dilaporkan mengalami gangguan kesehatan usai menjalani imunisasi di Puskesmas Padasuka. Kasus ini telah ditangani oleh Dinas Kesehatan Kota Bandung dengan prosedur yang sesuai standar.

Kepala Dinkes Kota Bandung, Sony Adam, mengungkapkan bahwa bayi tersebut diduga mengalami Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi setelah menerima vaksin.

Kronologi Kejadian Bayi Usai Imunisasi

Berdasarkan laporan dari pihak puskesmas, bayi menerima imunisasi pada 6 April 2026. Lima hari kemudian, tepatnya 11 April 2026, bayi tersebut dilarikan ke IGD RS Santo Yusuf dengan sejumlah gejala.

Baca Juga:  Sejumlah Anggota KPPS Gugur saat Bertugas, Dinkes Bandung Minta KPU Perbaiki Sistem Kesehatan

Gejala yang muncul meliputi demam, ruam kulit, mata bengkak, hingga kejang. Pihak puskesmas kemudian melaporkan kejadian tersebut sebagai dugaan KIPI kepada Dinkes Kota Bandung untuk ditindaklanjuti.

Dirawat Intensif dan Kondisi Membaik

Bayi tersebut menjalani perawatan intensif selama tiga hari di RS Santo Yusuf. Selama masa perawatan, kondisi bayi terus dipantau oleh tenaga medis.

“Bayi mendapatkan penanganan yang baik selama tiga hari dan pada 14 April 2026 sudah diperbolehkan pulang dalam kondisi baik,” ujar Sony.

Baca Juga:  324 Siswa SMP Keracunan, Dapur MBG di Bandung Ditutup Sementara

Seluruh biaya pengobatan ditanggung oleh Pemerintah Kota Bandung sebagai bentuk tanggung jawab dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Dinkes Lakukan Investigasi Sesuai SOP

Menanggapi kejadian ini, Dinkes Kota Bandung langsung melakukan langkah cepat sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) penanganan KIPI. Koordinasi lintas instansi juga dilakukan guna memastikan penanganan komprehensif.

Pihak Dinkes berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, Komisi Daerah KIPI Jawa Barat, serta Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Baca Juga:  25 Kasus Covid Ditemukan di Bandung, Pemerintah Imbau Warga Terapkan PHBS

Langkah ini bertujuan untuk menelusuri penyebab kejadian secara ilmiah sekaligus memberikan kepastian kepada masyarakat terkait keamanan program imunisasi.

Imbauan untuk Masyarakat

Dinkes Kota Bandung mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak khawatir berlebihan. Setiap laporan KIPI dipastikan akan ditangani secara serius dan profesional.

Imunisasi tetap menjadi langkah penting dalam melindungi anak dari berbagai penyakit berbahaya. Evaluasi menyeluruh akan terus dilakukan untuk memastikan keamanan dan kualitas layanan kesehatan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bayi KIPI Bandung berita kesehatan Bandung Dinkes Bandung efek imunisasi bayi imunisasi aman imunisasi bayi Bandung KIPI adalah RS Santo Yusuf
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Luar Biasa! Irfan Hakim Sapu Bersih Gelar di Koi Show 2026, Kohaku Jadi Bintang Utama

Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri

Pro-Kontra Razia Outfit Jogging di Aceh: Aturan Daerah vs Gaya Hidup Modern, Siapa yang Salah?

Hasil PCMB Jabar 2026 Resmi Diumumkan, Ini Aturan Wajib Daftar Ulang atau Calon Siswa Bisa Gugur

Viral! Pencopetan di Mal Bandung Terekam CCTV, iPhone 17 Pro Max Raib Usai Salat Magrib

Rampok Uang Negara Rp18 Miliar, Ternyata Segini Isi Garasi dan Total Harta Wabup Indramayu

Terpopuler
  • Viral! Link Video Full Durasi Cut Salwa Ramai Diburu Netizen, Apa Isinya?
  • Dari Buku ‘Broken Strings’ Sampai Urusan Istri: Mengapa Eza Gionino dan Robby Tremonti Mendadak Panas?
  • Link Telegram Video Cut Salwa Full Durasi Ramai Dicari, Benarkah Ada?
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.