Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Utang Rp25 Juta Berujung Maut? Fakta Baru Pembunuhan Sopir Taksi Online di Sumedang

Selasa, 13 Oktober 2026 14:30 WIB

Waspada Framing dan Penggiringan Opini, Praktisi Media Ini Ajak Publik Bijak Sikapi Kasus PT BDS

Selasa, 13 Oktober 2026 13:53 WIB

Gegara Judol, Pria di Bandung Ngamuk Hingga Lukai Anak Sendiri

Selasa, 13 Oktober 2026 13:43 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Utang Rp25 Juta Berujung Maut? Fakta Baru Pembunuhan Sopir Taksi Online di Sumedang
  • Waspada Framing dan Penggiringan Opini, Praktisi Media Ini Ajak Publik Bijak Sikapi Kasus PT BDS
  • Gegara Judol, Pria di Bandung Ngamuk Hingga Lukai Anak Sendiri
  • Penyisiran Tiga Hari Berakhir Duka, Dua Remaja Asal Bekasi Ditemukan Mengapung di Laut Sukabumi
  • Nasib Pedagang di Kiaracondong Bandung Usai Lapak Dibongkar
  • Dugaan Pelecehan Oknum Dosen Guncang FH Unpas, Mahasiswa Bersatu Gelar Aksi Mimbar Bebas
  • Tragedi Utang Rp 25 Juta: Skenario Keji di Balik Tewasnya Driver Taksi Online Sumedang
  • Kebakaran Hebat di Cicadas Bandung! Bangunan Kosong Dilalap Api
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 13 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kronologi KIPI di Bandung Terungkap, Bayi Sempat Kejang dan Dirawat

By SusanaJumat, 17 April 2026 11:45 WIB2 Mins Read
Ilustrasi balita. Foto: Freepik.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Seorang bayi dilaporkan mengalami gangguan kesehatan usai menjalani imunisasi di Puskesmas Padasuka. Kasus ini telah ditangani oleh Dinas Kesehatan Kota Bandung dengan prosedur yang sesuai standar.

Kepala Dinkes Kota Bandung, Sony Adam, mengungkapkan bahwa bayi tersebut diduga mengalami Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi setelah menerima vaksin.

Kronologi Kejadian Bayi Usai Imunisasi

Berdasarkan laporan dari pihak puskesmas, bayi menerima imunisasi pada 6 April 2026. Lima hari kemudian, tepatnya 11 April 2026, bayi tersebut dilarikan ke IGD RS Santo Yusuf dengan sejumlah gejala.

Gejala yang muncul meliputi demam, ruam kulit, mata bengkak, hingga kejang. Pihak puskesmas kemudian melaporkan kejadian tersebut sebagai dugaan KIPI kepada Dinkes Kota Bandung untuk ditindaklanjuti.

Dirawat Intensif dan Kondisi Membaik

Bayi tersebut menjalani perawatan intensif selama tiga hari di RS Santo Yusuf. Selama masa perawatan, kondisi bayi terus dipantau oleh tenaga medis.

“Bayi mendapatkan penanganan yang baik selama tiga hari dan pada 14 April 2026 sudah diperbolehkan pulang dalam kondisi baik,” ujar Sony.

Seluruh biaya pengobatan ditanggung oleh Pemerintah Kota Bandung sebagai bentuk tanggung jawab dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Dinkes Lakukan Investigasi Sesuai SOP

Menanggapi kejadian ini, Dinkes Kota Bandung langsung melakukan langkah cepat sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) penanganan KIPI. Koordinasi lintas instansi juga dilakukan guna memastikan penanganan komprehensif.

Pihak Dinkes berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, Komisi Daerah KIPI Jawa Barat, serta Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Langkah ini bertujuan untuk menelusuri penyebab kejadian secara ilmiah sekaligus memberikan kepastian kepada masyarakat terkait keamanan program imunisasi.

Imbauan untuk Masyarakat

Dinkes Kota Bandung mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak khawatir berlebihan. Setiap laporan KIPI dipastikan akan ditangani secara serius dan profesional.

Imunisasi tetap menjadi langkah penting dalam melindungi anak dari berbagai penyakit berbahaya. Evaluasi menyeluruh akan terus dilakukan untuk memastikan keamanan dan kualitas layanan kesehatan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Utang Rp25 Juta Berujung Maut? Fakta Baru Pembunuhan Sopir Taksi Online di Sumedang

Waspada Framing dan Penggiringan Opini, Praktisi Media Ini Ajak Publik Bijak Sikapi Kasus PT BDS

Gegara Judol, Pria di Bandung Ngamuk Hingga Lukai Anak Sendiri

Penyisiran Tiga Hari Berakhir Duka, Dua Remaja Asal Bekasi Ditemukan Mengapung di Laut Sukabumi

Nasib Pedagang di Kiaracondong Bandung Usai Lapak Dibongkar

Dugaan Pelecehan Oknum Dosen Guncang FH Unpas, Mahasiswa Bersatu Gelar Aksi Mimbar Bebas

Terpopuler
  • Dari Kampus ke Gedung DPR RI, KPMJ Ilmu Komunikasi UIN Bandung Pelajari Dunia Keprotokolan dan Kehumasan
  • bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.
    BLT Kesra 2026 Kapan Cair? Cek Update Bantuan Sosial Akhir Tahun dan Cara Cek NIK Kemensos
  • Ilustrasi video syur
    Viral Video Syur Perempuan Berseragam Poltekkes Bandung, Begini Kata Kemenkes
  • Terbongkar! Pengakuan Jujur Anggun C Sasmi Soal Paspor Prancis yang Selama Ini Disembunyikan
  • Incar Poin Penuh di Kandang Port FC, Persib Bandung Siap Tampil Habis-habisan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.