Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Link Video Syakirah 16 Part Viral, Netizen Ramai Cari di Telegram dan TikTok

Minggu, 19 April 2026 17:00 WIB

Shock Transfer! Persib Incar Striker 62 Gol, Ini Dampaknya ke Skuad

Minggu, 19 April 2026 16:03 WIB

Siapa Bu Atun? Guru SMAN 1 Purwakarta yang Viral Dilejek Siswa, Ternyata Punya Jasa Luar Biasa di Luar Sekolah!

Minggu, 19 April 2026 15:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Link Video Syakirah 16 Part Viral, Netizen Ramai Cari di Telegram dan TikTok
  • Shock Transfer! Persib Incar Striker 62 Gol, Ini Dampaknya ke Skuad
  • Siapa Bu Atun? Guru SMAN 1 Purwakarta yang Viral Dilejek Siswa, Ternyata Punya Jasa Luar Biasa di Luar Sekolah!
  • Viral! Ronald Sinaga Sebut Bupati Purwakarta ‘Agak Laen’ Usai Kasus Pengeroyokan Hajatan Warga
  • Link Video Telegram ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Asli? Ini Fakta Mengejutkannya!
  • Bom Bursa Transfer! Pratama Arhan Tinggalkan Asia, Siap Merapat ke Bandung?
  • Bukan Sekadar Hujan! Inilah ‘Biang Kerok’ Banjir Bandung Selatan yang Terungkap
  • Prediksi Everton vs Liverpool: The Reds Terancam Kalah di Derby Panas
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 19 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kronologi KIPI di Bandung Terungkap, Bayi Sempat Kejang dan Dirawat

By SusanaJumat, 17 April 2026 11:45 WIB2 Mins Read
Ilustrasi balita. Foto: Freepik.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Seorang bayi dilaporkan mengalami gangguan kesehatan usai menjalani imunisasi di Puskesmas Padasuka. Kasus ini telah ditangani oleh Dinas Kesehatan Kota Bandung dengan prosedur yang sesuai standar.

Kepala Dinkes Kota Bandung, Sony Adam, mengungkapkan bahwa bayi tersebut diduga mengalami Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi setelah menerima vaksin.

Kronologi Kejadian Bayi Usai Imunisasi

Berdasarkan laporan dari pihak puskesmas, bayi menerima imunisasi pada 6 April 2026. Lima hari kemudian, tepatnya 11 April 2026, bayi tersebut dilarikan ke IGD RS Santo Yusuf dengan sejumlah gejala.

Baca Juga:  25 Kasus Covid Ditemukan di Bandung, Pemerintah Imbau Warga Terapkan PHBS

Gejala yang muncul meliputi demam, ruam kulit, mata bengkak, hingga kejang. Pihak puskesmas kemudian melaporkan kejadian tersebut sebagai dugaan KIPI kepada Dinkes Kota Bandung untuk ditindaklanjuti.

Dirawat Intensif dan Kondisi Membaik

Bayi tersebut menjalani perawatan intensif selama tiga hari di RS Santo Yusuf. Selama masa perawatan, kondisi bayi terus dipantau oleh tenaga medis.

“Bayi mendapatkan penanganan yang baik selama tiga hari dan pada 14 April 2026 sudah diperbolehkan pulang dalam kondisi baik,” ujar Sony.

Baca Juga:  Sejumlah Anggota KPPS Gugur saat Bertugas, Dinkes Bandung Minta KPU Perbaiki Sistem Kesehatan

Seluruh biaya pengobatan ditanggung oleh Pemerintah Kota Bandung sebagai bentuk tanggung jawab dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Dinkes Lakukan Investigasi Sesuai SOP

Menanggapi kejadian ini, Dinkes Kota Bandung langsung melakukan langkah cepat sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) penanganan KIPI. Koordinasi lintas instansi juga dilakukan guna memastikan penanganan komprehensif.

Pihak Dinkes berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, Komisi Daerah KIPI Jawa Barat, serta Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Baca Juga:  Jelang Pemilu, Pemkot Bandung Telah Siapkan 7.424 TPS hingga Layanan Kesehatan

Langkah ini bertujuan untuk menelusuri penyebab kejadian secara ilmiah sekaligus memberikan kepastian kepada masyarakat terkait keamanan program imunisasi.

Imbauan untuk Masyarakat

Dinkes Kota Bandung mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak khawatir berlebihan. Setiap laporan KIPI dipastikan akan ditangani secara serius dan profesional.

Imunisasi tetap menjadi langkah penting dalam melindungi anak dari berbagai penyakit berbahaya. Evaluasi menyeluruh akan terus dilakukan untuk memastikan keamanan dan kualitas layanan kesehatan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bayi KIPI Bandung berita kesehatan Bandung Dinkes Bandung efek imunisasi bayi imunisasi aman imunisasi bayi Bandung KIPI adalah RS Santo Yusuf
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Siapa Bu Atun? Guru SMAN 1 Purwakarta yang Viral Dilejek Siswa, Ternyata Punya Jasa Luar Biasa di Luar Sekolah!

Om Zein saat menghadiri acara di Purwakarta.

Viral! Ronald Sinaga Sebut Bupati Purwakarta ‘Agak Laen’ Usai Kasus Pengeroyokan Hajatan Warga

Bukan Sekadar Hujan! Inilah ‘Biang Kerok’ Banjir Bandung Selatan yang Terungkap

Dedi Mulyadi Tanggapi Kritik Revitalisasi Gedung Sate, Tegaskan Bukan Bangun Ulang

Maulana Yusuf Sentil Proyek Dedi Mulyadi, Prioritas Rakyat Dipertanyakan

Viral! Nenek Bule Sentil Proyek Gedung Sate: Rakyat Masih Menderita!

Terpopuler
  • Ole Romeny
    Rumor Transfer Persib: Skenario Gila Datangkan Ole Romeny dan Lepas Eliano ke Eropa
  • Rumor Transfer Persib: Antara Ronald Koeman Jr yang Dilirik Raksasa Belanda dan Kode Keras untuk Kadu
  • Viral! Link Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Full Durasi No Sensor dari Kebun Sawit ke Dapur
  • Diusir Secara Hukum, Dicintai Secara Nurani: Tragedi Dr. Badjora yang Mengguncang Padangsidimpuan!
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Terbongkar! Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri Ternyata Bukan Cerita Asli
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.