Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Mudah banget, cara mendapatkan saldo DANA gratis hanya dengan bermain game di HP.

Cara Cairkan Saldo DANA Gratis Sabtu 9 Mei 2026: Manfaatkan Fitur Resmi dan Aplikasi Penghasil Uang Terpercaya

Sabtu, 9 Mei 2026 02:00 WIB
Garena Free Fire (FF)

Klaim Segera! Kode Redeem FF Sabtu 9 Mei 2026: Peluang Dapat Skin Senjata dan Bundel Langka Gratis

Sabtu, 9 Mei 2026 01:00 WIB

Terkuak Fakta di Balik Video Guru Bahasa Inggris Viral, Link Ramai Diburu Netizen!

Jumat, 8 Mei 2026 21:58 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Cara Cairkan Saldo DANA Gratis Sabtu 9 Mei 2026: Manfaatkan Fitur Resmi dan Aplikasi Penghasil Uang Terpercaya
  • Klaim Segera! Kode Redeem FF Sabtu 9 Mei 2026: Peluang Dapat Skin Senjata dan Bundel Langka Gratis
  • Terkuak Fakta di Balik Video Guru Bahasa Inggris Viral, Link Ramai Diburu Netizen!
  • Link Video Viral Guru Bahasa Inggris Durasi Panjang, Apa Isinya? Hati-hati ‘Link Palsu’
  • Bandung Padat Acara! Nobar Persija vs Persib hingga Konser Besar Akhir Pekan Ini
  • Rafael Situmorang Tegaskan PIP Gratis, Warga Diminta Laporkan Jika Ada Pungutan
  • Bukan Lawan Musuh, Spiderman di Padang Ini Lawan Kelaparan! Kisah Nasi Darurat yang Bikin Haru
  • Isu Transfer Menguat, Aymen Hussein Semakin Dekat Gabung Persib Bandung?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 9 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kronologi Lengkap Kematian 4 Rusa Peliharaan Susi Pudjiastuti

By SusanaKamis, 20 November 2025 19:56 WIB3 Mins Read
Rusa. Foto: Pixabay.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Empat ekor rusa peliharaan milik mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mati setelah diserang kawanan anjing liar dalam tiga hari berturut-turut.

Rusa-rusa tersebut dipelihara di halaman rumah Susi, Gedung Yeng, yang berlokasi di Jalan Raya Desa Babakan, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

Peristiwa kematian rusa ini sempat diunggah Susi melalui akun media sosialnya. Ia juga langsung melaporkan kejadian tersebut kepada Polres Pangandaran pada Minggu, 16 November 2025. Laporan itu membuat polisi datang ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal.

Pemeriksaan Polisi dan BKSDA di Lokasi Kejadian

Pada Kamis, 20 November 2025, petugas dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resor Pangandaran bersama aparat kepolisian yang dipimpin Pamapta III Ipda Irsan kembali melakukan pemeriksaan lanjutan di kediaman Susi Pudjiastuti.

Kronologi: Rusa Mati Tiga Hari Beruntun

Baca Juga:  Investor BJBR Full Senyum! Bank bjb Guyur Dividen Rp900 Miliar, Susi Pudjiastuti Masuk Jajaran Komut

Menurut Yudi, salah satu pekerja bangunan di rumah Susi, serangan anjing liar sudah terjadi sejak Kamis, 13 November 2025.

  • Kamis, 13 November 2025: Tamar, karyawan Susi, menemukan satu ekor rusa mati dengan kondisi perut terburai.
  • Jumat, 14 November 2025: Dua bangkai rusa ditemukan di lokasi berbeda.
  • Sabtu, 15 November 2025: Satu rusa kembali ditemukan mati dengan kondisi mengenaskan.

“Totalnya ada empat ekor rusa yang mati akibat digigit anjing,” kata Yudi.

Awalnya Susi memelihara sembilan ekor rusa dari berbagai jenis, dan beberapa kali rusa-rusa itu sempat kabur hingga ke jalan raya namun selalu berhasil digiring kembali.

Baca Juga:  Penerbangan Susi Air Bandung-Jogja Resmi Dibuka, Harapan Baru Kebangkitan Bandara Husein Sastranegara

Rekaman CCTV Perlihatkan Serangan Anjing

Polres Pangandaran menerima rekaman CCTV yang dipasang di pintu gerbang utama. Dalam video tersebut terlihat dua ekor anjing mengejar dan menggigit seekor rusa yang terjebak di sela-sela teralis besi.

Petugas BKSDA Resor Pangandaran, Hadiat Kalseba, menyatakan bahwa keempat rusa yang mati adalah rusa India atau Axis (rusa tutul).

Berdasarkan undang-undang konservasi, jenis rusa ini tidak termasuk satwa dilindungi, sehingga masyarakat umum boleh memeliharanya.

“Siapapun boleh memelihara rusa India tersebut,” ujarnya.

Pengawasan Ketat dari Polisi dan BKSDA

Meski tidak termasuk satwa dilindungi, BKSDA Jawa Barat tetap melakukan pengawasan setelah adanya arahan Kapolres Pangandaran agar kejadian serupa tidak terulang.

“Kami bertugas mengawasi lalu lintas satwa dan memantau satwa dilindungi di wilayah Pangandaran,” kata Hadiat.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Bakal Gandeng Susi Pudjiastuti hingga Ignasius Jonan Jadi Penasihat

Sementara itu, Plt. Kasi Humas Polres Pangandaran Aiptu Yusdiana menjelaskan bahwa setelah menerima laporan, tim gabungan dari Polres, Polsek Pangandaran, BKSDA, serta Dinas Pertanian dan Peternakan langsung melakukan pengecekan area, memeriksa pagar, dan menelusuri kemungkinan jalur masuk hewan liar.

Proses penyelidikan juga melibatkan prosedur ilmiah seperti:

  • pemeriksaan laboratorium,
  • analisis luka pada hewan,
  • koordinasi dengan tenaga medis veteriner.

Menurut Yusdiana, prosedur tersebut membutuhkan waktu agar hasilnya akurat.

“Kami menunggu hasil resmi agar informasi yang disampaikan ke publik benar-benar valid dan tidak bersumber dari asumsi,” ujarnya.

Polres Pangandaran memastikan bahwa penyelidikan dilakukan secara profesional, terukur, dan sesuai SOP, dan akan menyampaikan perkembangan begitu seluruh pemeriksaan teknis selesai.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BKSDA Pangandaran rusa rusa mati digigit anjing Susi Pudjiastuti
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kemacetan

Bandung Padat Acara! Nobar Persija vs Persib hingga Konser Besar Akhir Pekan Ini

Rafael Situmorang Tegaskan PIP Gratis, Warga Diminta Laporkan Jika Ada Pungutan

Rafael Situmorang Ingatkan Dana PIP Harus Dipakai untuk Sekolah, Bukan Kepentingan Lain

Siap-siap! PIP Cair Akhir Mei, Rafael Situmorang Minta Orang Tua Segera Ke Sekolah

Pangkas Biaya 50%! Rahasia PVJ Bandung Sulap 4 Ton Sampah Jadi Cuan

Polisi Ungkap Pembunuhan Sadis di KBB, Pelaku Ternyata Tetangga Korban

Terpopuler
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Viral Berdurasi Panjang Ramai Dicari, Ini Faktanya
  • Link Video Viral ‘Vell TikTok Blunder’, Warganet Ramai Cari Versi Asli
  • Link Video Viral Batang Membara: Diiming-iming Cuan Rp250 Juta Lewat Telegram
  • Heboh Pencarian Video Viral “Tasya Gym Bandar Batang”, Pakar Ingatkan Risiko Keamanan Digital
  • TRANSFER MEGA! Persib Siap Borong Pemain Brasil, Belanda hingga Irak
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.