Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Misi Amankan Takhta: Prediksi Duel Panas Persib Bandung vs Persita Tangerang di GBLA

Sabtu, 21 Februari 2026 14:04 WIB
Panji Gumilang

Nasib Terbaru Panji Gumilang: Vonis Disunat Jadi 9 Bulan dan Kini Berstatus Tahanan Kota

Sabtu, 21 Februari 2026 13:56 WIB
THR

Kabar Gembira! THR ASN & PPPK 2026 Segera Cair: Cek Jadwal, Skema, dan Bocoran Nominalnya

Sabtu, 21 Februari 2026 13:49 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Misi Amankan Takhta: Prediksi Duel Panas Persib Bandung vs Persita Tangerang di GBLA
  • Nasib Terbaru Panji Gumilang: Vonis Disunat Jadi 9 Bulan dan Kini Berstatus Tahanan Kota
  • Kabar Gembira! THR ASN & PPPK 2026 Segera Cair: Cek Jadwal, Skema, dan Bocoran Nominalnya
  • Ironi Paspor Kuat: Saat Kebahagiaan Tyas Jadi Mimpi Buruk bagi Arya Iwantoro
  • Kronologi Lengkap Pelajar 14 Tahun di Tual Tewas Usai Dihantam Helm Oknum Brimob
  • Cita-cita Jadi Kiai Kandas Tragis, Bocah 12 Tahun di Sukabumi Pergi dengan Luka Misterius
  • Bikin Terpukau! Fenomena Mata Biru Warga Aceh Tengah yang Membius Dunia
  • Hasil Autopsi Ungkap Dugaan Penganiayaan Bocah di Sukabumi oleh Ibu Tiri, Polisi Temukan Luka Bakar Tak Wajar
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 21 Februari 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kronologi Lengkap Pelajar 14 Tahun di Tual Tewas Usai Dihantam Helm Oknum Brimob

By Aga GustianaSabtu, 21 Februari 2026 12:39 WIB2 Mins Read
Viral remaja di Tual tewas usai dihantam helm oknum Brimob. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kabar duka datang dari Kota Tual, Maluku. Seorang pelajar Madrasah Tsanawiyah (MTs) bernama Arianto Tawakal meninggal dunia setelah mengalami insiden tragis yang melibatkan seorang oknum aparat Brimob.

Peristiwa memilukan itu terjadi di kawasan sekitar RSUD Maren, Kota Tual. Saat kejadian, Arianto yang masih berusia 14 tahun tengah mengendarai sepeda motor bersama sang kakak melintasi ruas jalan tersebut.

Menurut keterangan keluarga, situasi berubah drastis dalam hitungan detik. Tanpa ada aba-aba atau peringatan, seorang oknum aparat disebut tiba-tiba melakukan tindakan yang berujung fatal.

“Oknum Brimob itu melompat dan memukul adik saya pakai helm,” kata NK seperti dalam keterangan di laman Instagram @mangentemaluku dikutip Sabtu (21/2/2026).

Pukulan itu membuat Arianto kehilangan kendali atas sepeda motornya. Motor yang melaju di atas aspal tak lagi bisa dikontrol. Tubuh remaja tersebut terjatuh keras dan terseret beberapa meter di jalan raya.

Benturan yang terjadi menyebabkan luka serius. Arianto dilaporkan mengalami pendarahan hebat dari bagian mulut dan hidung. Tak hanya itu, bagian belakang kepalanya juga mengalami cedera parah akibat hantaman keras ke permukaan aspal.

Kondisinya sempat kritis sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada Kamis pagi, 19 Februari 2026. Arianto diketahui merupakan siswa kelas IX MTsN Maluku Tenggara.

Kabar wafatnya Arianto langsung memicu duka mendalam bagi keluarga, kerabat, hingga masyarakat sekitar. Pihak keluarga pun mendesak agar oknum anggota Brimob Pelopor C yang diduga terlibat segera diproses sesuai hukum yang berlaku.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, saat itu aparat Brimob tengah melakukan pemantauan terkait dugaan aksi balap liar di kawasan tersebut. Ketika Arianto melintas, ia diduga dikaitkan dengan aktivitas balap liar yang sedang diawasi.

Namun, pernyataan itu dibantah tegas oleh pihak keluarga. NK, kakak korban, menegaskan bahwa mereka hanya kebetulan melintas di lokasi dan tidak terlibat dalam aktivitas balap liar.

Insiden ini pun menjadi sorotan publik dan memunculkan pertanyaan tentang prosedur penindakan di lapangan. Keluarga berharap ada kejelasan dan pertanggungjawaban agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Tragedi yang merenggut nyawa pelajar muda ini menjadi pengingat bahwa setiap tindakan di ruang publik memiliki konsekuensi besar. Kini, keluarga Arianto menanti proses hukum berjalan transparan demi keadilan bagi sang anak yang telah tiada.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Arianto Tawakal balap liar oknum Brimob pelajar MTs RSUD Maren Tual Maluku
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Panji Gumilang

Nasib Terbaru Panji Gumilang: Vonis Disunat Jadi 9 Bulan dan Kini Berstatus Tahanan Kota

Cita-cita Jadi Kiai Kandas Tragis, Bocah 12 Tahun di Sukabumi Pergi dengan Luka Misterius

Hasil Autopsi Ungkap Dugaan Penganiayaan Bocah di Sukabumi oleh Ibu Tiri, Polisi Temukan Luka Bakar Tak Wajar

Warga Jabar Siap-siap! Mudik Gratis Lebaran 2026 Dibuka: Kuota 3.040 Tiket, Ini Cara Daftarnya

PPPK

ASN Wajib Tahu! Prediksi Tanggal Cair Gaji ke-14 Tahun 2026

Jadwal Imsakiyah Bandung Raya 21 Februari 2026, Lengkap dengan Niat Puasa

Terpopuler
  • Apa Isi Video Teh Pucuk 17 Menit? Link No Sensor Bikin Penasaran
  • Beredar! Link Video Teh Pucuk 17 Menit, Full Durasi No Sensor
  • Viral No Sensor Video Teh Pucuk Durasi Panjang 17 Menit, Cek Faktanya!
  • Link Video Teh Pucuk 17 Menit vs 1 Menit 50 Detik: Benarkah Ada Dua Versi atau Sekadar Jebakan?
  • Viral! Link Video Teh Pucuk 17 Menit No Sensor, Nonton Full Dimana?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.