Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Rincian Harga BBM Pertamina Terbaru per 5 November 2026 di Seluruh Wilayah Indonesia

Kamis, 5 November 2026 08:00 WIB

Satu Poin Lagi! Begini Syarat Persib Bandung Kunci Takhta Puncak Klasemen Grup E ACL 2

Kamis, 5 November 2026 07:20 WIB

Wacana Baru BPJS Kesehatan: Iuran Gratis PBI JK Bakal Diperluas Hingga Desil 8, Cek Syaratnya!

Kamis, 5 November 2026 07:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Rincian Harga BBM Pertamina Terbaru per 5 November 2026 di Seluruh Wilayah Indonesia
  • Satu Poin Lagi! Begini Syarat Persib Bandung Kunci Takhta Puncak Klasemen Grup E ACL 2
  • Wacana Baru BPJS Kesehatan: Iuran Gratis PBI JK Bakal Diperluas Hingga Desil 8, Cek Syaratnya!
  • Cair Mulai November! Simak Daftar Lengkap Kriteria Penerima BSU 2026 Beserta Cara Cek Statusnya
  • Igor Tolic Ungkap Kunci Persib Bandung Kalahkan Melbourne Victory
  • Aturan Baru BGN Mencekik, Dapur SPPG di Priangan Timur Terancam Defisit Hingga Berujung PHK Relawan
  • Supersub Persib! Luka Menalo Butuh 11 Menit untuk Ubah Nasib Laga di Melbourne
  • Herri Pras Diserbu Laporan! Belasan Ormas Datangi Polda Jabar Usai Konten soal UAS dan UAH
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 5 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Hasil Autopsi Ungkap Dugaan Penganiayaan Bocah di Sukabumi oleh Ibu Tiri, Polisi Temukan Luka Bakar Tak Wajar

By Aga GustianaSabtu, 21 Februari 2026 09:33 WIB3 Mins Read
Ilustrasi korban meninggal dunia. (Foto: Ilustrasi/net)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Duka mendalam menyelimuti Desa Bojongsari, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi. Seorang remaja laki-laki berinisial NS (12) mengembuskan napas terakhir dengan kondisi tubuh penuh luka lebam dan lepuhan. Kematian tragis ini mengarah pada dugaan penganiayaan berat oleh ibu tirinya sendiri.

Kepulangan Ayah yang Berujung Tragedi

Anwar Satibi (38), ayah korban, tak pernah menyangka kepulangannya dari bekerja di Kota Sukabumi akan disambut pemandangan memilukan. Sebelumnya, NS yang sehari-hari menimba ilmu di pesantren tampak sehat saat sang ayah berangkat kerja dua hari sebelumnya.

“Saya pulang dari Kota Sukabumi seperti itu, sudah sakit. Faktanya pas saya ke Kota Sukabumi anak sehat, baik-baik saja. Setelah pulang, pas malam pertama sahur,” kenang Anwar dengan suara bergetar di RS Bhayangkara Sukabumi, Jumat (20/2/2026).

Anwar bergegas pulang setelah istrinya menelepon dan mengabarkan bahwa NS sedang demam tinggi hingga mengigau. Namun, setibanya di rumah, kondisi fisik anaknya jauh dari sekadar demam biasa.

Pengakuan Terakhir di Ambang Maut

Kecurigaan Anwar mencuat saat melihat kulit NS melepuh di bagian punggung, tangan, hingga kaki. Ketika ditanya, sang istri berdalih luka tersebut muncul akibat panas demam yang ekstrem. Namun, sebuah pengakuan mengejutkan keluar dari mulut korban saat ditanyai oleh kerabat dekatnya.

“Ditanya lah, ngaku dikasih minum air panas (oleh ibu tirinya). Makanya itu ada di dalam video saya sempat brutal,” ungkap Anwar.

Isep Dadang Sukmana (62), pembina pesantren tempat NS belajar, juga membenarkan hal tersebut. Menurutnya, NS lebih terbuka kepadanya dibandingkan kepada ayahnya sendiri. “Dalam pengakuan (luka) itu sama mamanya… Mungkin ke bapaknya nggak berani bilang,” ujar Isep.

Hasil Autopsi: Luka Bakar dan Pembengkakan Organ

Kepala RS Bhayangkara Tingkat II Setukpa Lemdiklat Polri, Kombes Carles Siagian, mengonfirmasi adanya luka bakar yang tersebar di sekujur tubuh korban, mulai dari anggota gerak hingga area wajah.

“Ditemukan anak usia 12 tahun dengan luka bakar di anggota gerak, di kaki kiri, kemudian ada beberapa luka juga di punggung. Luka bakar juga ada di area bibir dan hidung yang diduga karena panas,” jelas Kombes Carles.

Meski demikian, tim forensik masih mendalami penyebab pasti kematian. Selain luka luar, ditemukan adanya pembengkakan pada organ jantung dan paru-paru NS.

“Penyebab kematian masih belum bisa disimpulkan karena dari luka tersebut seharusnya tidak menyebabkan kematian,” tambahnya. Sampel organ kini telah dikirim ke laboratorium untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Rekam Jejak Kekerasan yang Berulang

Tragedi ini ternyata bukan kali pertama terjadi dalam rumah tangga tersebut. Anwar membeberkan bahwa setahun lalu, ia sempat melaporkan istrinya ke polisi atas dugaan penganiayaan terhadap NS. Namun, laporan tersebut berakhir mediasi setelah sang istri memohon ampun.

“Dia (ibu tiri korban) sujud ke saya jangan lapor, mamah mau taubat,” kata Anwar menirukan ucapan istrinya kala itu. Kini, Anwar menyerahkan sepenuhnya kasus ini ke pihak kepolisian dan berharap autopsi dapat mengungkap kebenaran di balik kematian putra tercintanya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Aturan Baru BGN Mencekik, Dapur SPPG di Priangan Timur Terancam Defisit Hingga Berujung PHK Relawan

Herri Pras Diserbu Laporan! Belasan Ormas Datangi Polda Jabar Usai Konten soal UAS dan UAH

Peringatan Darurat Sanitasi Kota Bandung, 90 Persen Sungai Tercemar Bakteri E. Coli

Terungkap Motif Pembunuhan Sadis Hj Komariyah di Indramayu: Sakit Hati Sering Disindir Utang

3 Jenderal Polisi Ditangkap, SBY Surati Prabowo: Kok Jadi Begini Negara Kita

Presiden Prabowo Subianto.

Awal Mula Terbongkarnya Operasi Penyadapan Ilegal yang Sasar Komunikasi Presiden dan Menteri

Terpopuler
  • Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ilustrasi video syur
    Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Heboh! Video 6 Menit Karyawan HWI Jepara Viral di TikTok, Benarkah Ada Rekaman Rahasia?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.