Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Saatnya Pecah Telur! Timnas Indonesia Incar Gelar AFF Pertama, Nadeo Bicara Target Juara

Minggu, 26 Juli 2026 17:02 WIB

Tangis Anak Pecah! Terduga Pencuri Ayam Tewas Diduga Dikeroyok Massa di Bali

Minggu, 26 Juli 2026 16:42 WIB

Siapa Ikhwan Ali Tanamal? Bek Muda Persib yang Langsung Bikin Igor Tolic Kepincut saat Bungkam Arema FC

Minggu, 26 Juli 2026 16:24 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Saatnya Pecah Telur! Timnas Indonesia Incar Gelar AFF Pertama, Nadeo Bicara Target Juara
  • Tangis Anak Pecah! Terduga Pencuri Ayam Tewas Diduga Dikeroyok Massa di Bali
  • Siapa Ikhwan Ali Tanamal? Bek Muda Persib yang Langsung Bikin Igor Tolic Kepincut saat Bungkam Arema FC
  • Bikin Jantungan! Aksi Kejar Maling LPG di ‘Dlingo GP’, Sirkuit Fiktif Paling Hot di Jogja!
  • Tragis! Terduga Pencuri Ayam Tewas di Tangan Massa, KemenHAM Ikut Bersuara
  • Dedi Kusnandar Optimistis Persib Semakin Solid Usai Bungkam Arema FC 1-0
  • Live Indosiar! Jadwal Piala Presiden 2026 Minggu 26 Juli, Ada Duel Persebaya vs Persija
  • Persib Menang atas Arema FC, Igor Tolic Beberkan Kunci Permainan Maung Bandung
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 26 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Hasil Autopsi Ungkap Dugaan Penganiayaan Bocah di Sukabumi oleh Ibu Tiri, Polisi Temukan Luka Bakar Tak Wajar

By Aga GustianaSabtu, 21 Februari 2026 09:33 WIB3 Mins Read
Ilustrasi korban meninggal dunia. (Foto: Ilustrasi/net)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Duka mendalam menyelimuti Desa Bojongsari, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi. Seorang remaja laki-laki berinisial NS (12) mengembuskan napas terakhir dengan kondisi tubuh penuh luka lebam dan lepuhan. Kematian tragis ini mengarah pada dugaan penganiayaan berat oleh ibu tirinya sendiri.

Kepulangan Ayah yang Berujung Tragedi

Anwar Satibi (38), ayah korban, tak pernah menyangka kepulangannya dari bekerja di Kota Sukabumi akan disambut pemandangan memilukan. Sebelumnya, NS yang sehari-hari menimba ilmu di pesantren tampak sehat saat sang ayah berangkat kerja dua hari sebelumnya.

“Saya pulang dari Kota Sukabumi seperti itu, sudah sakit. Faktanya pas saya ke Kota Sukabumi anak sehat, baik-baik saja. Setelah pulang, pas malam pertama sahur,” kenang Anwar dengan suara bergetar di RS Bhayangkara Sukabumi, Jumat (20/2/2026).

Anwar bergegas pulang setelah istrinya menelepon dan mengabarkan bahwa NS sedang demam tinggi hingga mengigau. Namun, setibanya di rumah, kondisi fisik anaknya jauh dari sekadar demam biasa.

Pengakuan Terakhir di Ambang Maut

Kecurigaan Anwar mencuat saat melihat kulit NS melepuh di bagian punggung, tangan, hingga kaki. Ketika ditanya, sang istri berdalih luka tersebut muncul akibat panas demam yang ekstrem. Namun, sebuah pengakuan mengejutkan keluar dari mulut korban saat ditanyai oleh kerabat dekatnya.

“Ditanya lah, ngaku dikasih minum air panas (oleh ibu tirinya). Makanya itu ada di dalam video saya sempat brutal,” ungkap Anwar.

Isep Dadang Sukmana (62), pembina pesantren tempat NS belajar, juga membenarkan hal tersebut. Menurutnya, NS lebih terbuka kepadanya dibandingkan kepada ayahnya sendiri. “Dalam pengakuan (luka) itu sama mamanya… Mungkin ke bapaknya nggak berani bilang,” ujar Isep.

Hasil Autopsi: Luka Bakar dan Pembengkakan Organ

Kepala RS Bhayangkara Tingkat II Setukpa Lemdiklat Polri, Kombes Carles Siagian, mengonfirmasi adanya luka bakar yang tersebar di sekujur tubuh korban, mulai dari anggota gerak hingga area wajah.

“Ditemukan anak usia 12 tahun dengan luka bakar di anggota gerak, di kaki kiri, kemudian ada beberapa luka juga di punggung. Luka bakar juga ada di area bibir dan hidung yang diduga karena panas,” jelas Kombes Carles.

Meski demikian, tim forensik masih mendalami penyebab pasti kematian. Selain luka luar, ditemukan adanya pembengkakan pada organ jantung dan paru-paru NS.

“Penyebab kematian masih belum bisa disimpulkan karena dari luka tersebut seharusnya tidak menyebabkan kematian,” tambahnya. Sampel organ kini telah dikirim ke laboratorium untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Rekam Jejak Kekerasan yang Berulang

Tragedi ini ternyata bukan kali pertama terjadi dalam rumah tangga tersebut. Anwar membeberkan bahwa setahun lalu, ia sempat melaporkan istrinya ke polisi atas dugaan penganiayaan terhadap NS. Namun, laporan tersebut berakhir mediasi setelah sang istri memohon ampun.

“Dia (ibu tiri korban) sujud ke saya jangan lapor, mamah mau taubat,” kata Anwar menirukan ucapan istrinya kala itu. Kini, Anwar menyerahkan sepenuhnya kasus ini ke pihak kepolisian dan berharap autopsi dapat mengungkap kebenaran di balik kematian putra tercintanya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Hasil Autopsi NS ibu tiri aniaya anak Kriminal Sukabumi Penganiayaan Anak Sukabumi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Tangis Anak Pecah! Terduga Pencuri Ayam Tewas Diduga Dikeroyok Massa di Bali

Bikin Jantungan! Aksi Kejar Maling LPG di ‘Dlingo GP’, Sirkuit Fiktif Paling Hot di Jogja!

Tragis! Terduga Pencuri Ayam Tewas di Tangan Massa, KemenHAM Ikut Bersuara

Update Harga Emas Antam Minggu 26 Juli 2026, Buyback Tetap Rp2,352 Juta per Gram

Jakarta Lumpuh Total! Dihujat Warga, Acara Willie Salim dan Emak Gila Ternyata Ilegal!

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Cara Ubah Data Desil agar Bisa Mendapatkan Bansos Juli 2026, Ini Langkah dan Syaratnya

Terpopuler
  • Korps Alumni KNPI Jabar Bentuk Badan Advokasi untuk Kawal Tata Kelola Pemerintahan dan Cegah Korupsi
  • Geliat, Tekanan, dan Arah Penanganan: Membedah Isu LGBTQ di Tanah Pasundan
  • Tampil Bugar di Usia 50-an, Duet Bos Koi Hartono-Julius Sukses Jadi Runner Up Padel Open Bandung
  • Bali Is Not Your Home! Viral WNA Gelar Event Lari Ekslusif, Warga Lokal Dilarang Ikut?
  • Proyek PLTP Patuha Unit 2 Capai Fase Vital: Mobilisasi Komponen Generator Sukses Digelar
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.