Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Persiapan Mepet, Igor Tolic Ungkap Tantangan Persib Jelang Kontra Persijap

Minggu, 20 September 2026 09:47 WIB

10 Wisata Kuliner Legendaris di Karawang yang Wajib Dicoba

Minggu, 20 September 2026 06:00 WIB

Lebih dari Sekadar Dodol: 11 Rekomendasi Wisata Kuliner Legendaris di Garut yang Wajib Dicoba

Minggu, 20 September 2026 02:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persiapan Mepet, Igor Tolic Ungkap Tantangan Persib Jelang Kontra Persijap
  • 10 Wisata Kuliner Legendaris di Karawang yang Wajib Dicoba
  • Lebih dari Sekadar Dodol: 11 Rekomendasi Wisata Kuliner Legendaris di Garut yang Wajib Dicoba
  • Bosan ke Bandung? Saatnya Eksplorasi 9 Permata Tersembunyi di Kota Cimahi
  • Driver Ojol di Garut Ngaku Dibegal dan Dibacok, Ternyata Bohong!
  • Waspada Lonjakan Influenza A: Kenali Gejala, Risiko Komplikasi, dan Cara Ampuh Pencegahannya
  • Skandal Pungli Alkid Jogja Memanas! Owner Bolosego Skakmat Klarifikasi Jukir di Depan Wawali, Publik Geram!
  • Insiden Memalukan di Asian Games 2026, Korea Selatan Diputarkan Lagu Korea Utara
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 20 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Hasil Autopsi Ungkap Dugaan Penganiayaan Bocah di Sukabumi oleh Ibu Tiri, Polisi Temukan Luka Bakar Tak Wajar

By Aga GustianaSabtu, 21 Februari 2026 09:33 WIB3 Mins Read
Ilustrasi korban meninggal dunia. (Foto: Ilustrasi/net)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Duka mendalam menyelimuti Desa Bojongsari, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi. Seorang remaja laki-laki berinisial NS (12) mengembuskan napas terakhir dengan kondisi tubuh penuh luka lebam dan lepuhan. Kematian tragis ini mengarah pada dugaan penganiayaan berat oleh ibu tirinya sendiri.

Kepulangan Ayah yang Berujung Tragedi

Anwar Satibi (38), ayah korban, tak pernah menyangka kepulangannya dari bekerja di Kota Sukabumi akan disambut pemandangan memilukan. Sebelumnya, NS yang sehari-hari menimba ilmu di pesantren tampak sehat saat sang ayah berangkat kerja dua hari sebelumnya.

“Saya pulang dari Kota Sukabumi seperti itu, sudah sakit. Faktanya pas saya ke Kota Sukabumi anak sehat, baik-baik saja. Setelah pulang, pas malam pertama sahur,” kenang Anwar dengan suara bergetar di RS Bhayangkara Sukabumi, Jumat (20/2/2026).

Anwar bergegas pulang setelah istrinya menelepon dan mengabarkan bahwa NS sedang demam tinggi hingga mengigau. Namun, setibanya di rumah, kondisi fisik anaknya jauh dari sekadar demam biasa.

Pengakuan Terakhir di Ambang Maut

Kecurigaan Anwar mencuat saat melihat kulit NS melepuh di bagian punggung, tangan, hingga kaki. Ketika ditanya, sang istri berdalih luka tersebut muncul akibat panas demam yang ekstrem. Namun, sebuah pengakuan mengejutkan keluar dari mulut korban saat ditanyai oleh kerabat dekatnya.

“Ditanya lah, ngaku dikasih minum air panas (oleh ibu tirinya). Makanya itu ada di dalam video saya sempat brutal,” ungkap Anwar.

Isep Dadang Sukmana (62), pembina pesantren tempat NS belajar, juga membenarkan hal tersebut. Menurutnya, NS lebih terbuka kepadanya dibandingkan kepada ayahnya sendiri. “Dalam pengakuan (luka) itu sama mamanya… Mungkin ke bapaknya nggak berani bilang,” ujar Isep.

Hasil Autopsi: Luka Bakar dan Pembengkakan Organ

Kepala RS Bhayangkara Tingkat II Setukpa Lemdiklat Polri, Kombes Carles Siagian, mengonfirmasi adanya luka bakar yang tersebar di sekujur tubuh korban, mulai dari anggota gerak hingga area wajah.

“Ditemukan anak usia 12 tahun dengan luka bakar di anggota gerak, di kaki kiri, kemudian ada beberapa luka juga di punggung. Luka bakar juga ada di area bibir dan hidung yang diduga karena panas,” jelas Kombes Carles.

Meski demikian, tim forensik masih mendalami penyebab pasti kematian. Selain luka luar, ditemukan adanya pembengkakan pada organ jantung dan paru-paru NS.

“Penyebab kematian masih belum bisa disimpulkan karena dari luka tersebut seharusnya tidak menyebabkan kematian,” tambahnya. Sampel organ kini telah dikirim ke laboratorium untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Rekam Jejak Kekerasan yang Berulang

Tragedi ini ternyata bukan kali pertama terjadi dalam rumah tangga tersebut. Anwar membeberkan bahwa setahun lalu, ia sempat melaporkan istrinya ke polisi atas dugaan penganiayaan terhadap NS. Namun, laporan tersebut berakhir mediasi setelah sang istri memohon ampun.

“Dia (ibu tiri korban) sujud ke saya jangan lapor, mamah mau taubat,” kata Anwar menirukan ucapan istrinya kala itu. Kini, Anwar menyerahkan sepenuhnya kasus ini ke pihak kepolisian dan berharap autopsi dapat mengungkap kebenaran di balik kematian putra tercintanya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ilustrasi begal

Driver Ojol di Garut Ngaku Dibegal dan Dibacok, Ternyata Bohong!

Skandal Pungli Alkid Jogja Memanas! Owner Bolosego Skakmat Klarifikasi Jukir di Depan Wawali, Publik Geram!

Kronologi Lengkap Mahasiswa UPI Tewas Usai Kecelakaan di Jalan A.H. Nasution Bandung

Jejak Pengabdian Danny Setiawan: Dari Camat di Lebak hingga Kursi Gubernur Jawa Barat

Pamer Lencana KPK, Oknum LSM Pemeras Ketua Kelompok Tani di Sukabumi Dicokok Polisi

Bongkar Alasan Dikick dari Kemenkeu! Aksi ‘Koboy’ Purbaya Berakhir di Kolam Pancing, Siap Kejar Pilgub Jabar?

Terpopuler
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Karpet Merah Mobilitas Publik atau Kuburan Ekonomi Rakyat: Menelisik Polemik di Balik Megaproyek BRT Bandung Raya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.