Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Banjir Hadiah Akhir Pekan! Daftar Kode Redeem FF 23 Agustus 2026 dan Cara Klaimnya

Minggu, 23 Agustus 2026 06:00 WIB
Begini cara dapat saldo DANA gratis, awas hati-hati kena tipu.

Klaim Saldo DANA Gratis Hingga Ratusan Ribu Rupiah Hari Ini, 23 Agustus 2026!

Minggu, 23 Agustus 2026 03:00 WIB
Game Free Fire

Klaim Skin & Diamond Gratis! Kode Redeem FF Terbaru 23 Agustus 2026 yang Masih Aktif

Minggu, 23 Agustus 2026 01:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Banjir Hadiah Akhir Pekan! Daftar Kode Redeem FF 23 Agustus 2026 dan Cara Klaimnya
  • Klaim Saldo DANA Gratis Hingga Ratusan Ribu Rupiah Hari Ini, 23 Agustus 2026!
  • Klaim Skin & Diamond Gratis! Kode Redeem FF Terbaru 23 Agustus 2026 yang Masih Aktif
  • Bongkar Kasus Argopuro: Bahaya Fatal Mandi Sabun di Sungai Qolbu yang Bikin Netizen Murka!
  • Turun Langsung ke Lokasi Karhutla Kalbar, Presiden Prabowo Perintahkan Mobilisasi 1.500 Pasukan dan Helikopter Boom
  • Rumor Transfer Mepet: Persib dan Persija Kompak Berburu Kiper Asal Eropa
  • Kejutan Buat Nasabah dan Bobotoh: bank bjb Sediakan 1.500 Kuota Early Access Jersey Persib Musim Baru
  • Mengenang 50 Tahun Kebersamaan, Alumni ITB 76 Unjuk Budaya Lokal Lewat Karnaval Sisingaan di Bandung
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 23 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kronologi Mengerikan Pembunuhan Bocah SD di Bandung Barat, Motif Masih Didalami

By SusanaKamis, 5 Maret 2026 12:06 WIB2 Mins Read
Ilustrasi meninggal. Foto: Istockphoto.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Warga Kampung Warung Tiwu digemparkan oleh aksi pembunuhan keji yang menimpa seorang bocah kelas 6 SD berinisial AS (12). Pelaku, kakak tiri korban, MZ (28), tega menghabisi nyawa adiknya menggunakan senjata tajam.

Polres Cimahi berhasil mengungkap kasus ini dalam waktu kurang dari 24 jam. Berikut kronologi lengkap mulai dari kejadian hingga penangkapan pelaku.

Kronologi Pembunuhan Bocah di Cipatat

Peristiwa tragis terjadi pada Selasa, 3 Maret 2026. Pelaku MZ yang berdomisili di Cianjur datang ke rumah orang tua di Cipatat. Saat tiba, korban AS berada sendirian di rumah.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, pelaku mengambil parang dari bagian belakang rumah yang merupakan bekas bangunan lama, kemudian menyerang korban.

MZ mengaku menggorok leher AS, menusuk punggungnya dua kali, serta menyayat pergelangan tangan korban. Kejadian ini diperkirakan berlangsung sebelum azan zuhur.

Setelah memastikan korban meninggal, pelaku menutupi jenazah dengan kasur di lantai dua dan melarikan diri ke Cianjur sambil membawa ponsel milik korban.

Penemuan Jenazah oleh Ibu Korban

Kematian AS pertama kali diketahui oleh ibunya, SS, yang baru pulang mengajar di madrasah sekitar pukul 16.00 WIB. SS curiga saat melihat rumah berantakan dan ember di kamar mandi tertutup.

Saat memeriksa lantai dua, ia menemukan kasur terangkat. Setelah membuka kasur, AS sudah bersimbah darah dengan luka parah di sekujur tubuh. SS segera melaporkan kejadian ini kepada warga dan Polsek Cipatat.

Penangkapan Pelaku dalam Waktu Singkat

Tim Inavis dan Satreskrim Polres Cimahi segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Dari keterangan saksi tetangga yang melihat pelaku masuk ke rumah korban, polisi langsung mengidentifikasi MZ sebagai tersangka utama.

Kapolres Cimahi, AKBP Niko Nurala Adiputra, menyatakan:

“Dalam kurun waktu 1×24 jam, Satreskrim Polres Cimahi bersama Polsek Cipatat melakukan penangkapan terhadap saudara MZ (28) di Cianjur.”

Saat penangkapan, polisi berhasil menyita ponsel korban sebagai barang bukti.

Motif Masih Didalami

Pihak kepolisian saat ini masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap MZ untuk mengungkap motif pembunuhan. Jenazah AS telah dibawa ke RS Sartika Asih untuk autopsi.

Kapolsek Cipatat, Kompol Iwan Setiawan, menegaskan bahwa kasus ini diduga dilakukan secara terencana oleh pelaku tunggal.

Fenomena tragis ini kembali menjadi peringatan akan pentingnya pengawasan keluarga dan kesiapsiagaan aparat untuk menangani tindak pidana kekerasan anak.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Turun Langsung ke Lokasi Karhutla Kalbar, Presiden Prabowo Perintahkan Mobilisasi 1.500 Pasukan dan Helikopter Boom

Mengenang 50 Tahun Kebersamaan, Alumni ITB 76 Unjuk Budaya Lokal Lewat Karnaval Sisingaan di Bandung

Viral Pengakuan Wisatawan Talaga Bodas Garut, Kena Pungli Berdalih Uang Ojek ‘Saredona’

Ke Luar Negeri Gercep, Bencana NTT Malah ‘Direncanakan’? Beda Gaya Prabowo vs SBY Bikin Netizen Amuk!

Viral! Keberanian Dua Bocah Palangka Raya Duel Mulut dan Ungkap Terduga Pembakar Lahan

Aksi Pemotor Piting dan Hajar Pemobil Gara-gara Suara Klakson, Polisi Buru Pelaku

Terpopuler
  • Deretan Kode Redeem FF 19 Agustus 2026: Amankan Evolution Stone dan Skin Spesial Kemerdekaan!
  • Garena Free Fire
    Kode Redeem FF Terbaru 21 Agustus 2026: Serbu Evolution Stone dan Skin Senjata Gratis!
  • Mengenang 50 Tahun Kebersamaan, Alumni ITB 76 Unjuk Budaya Lokal Lewat Karnaval Sisingaan di Bandung
  • Menembus Angka 75,90: Menguji Rekor IPM Jawa Barat di Tengah Bayang Ketimpangan
  • Jabar Masih Dibelit Masalah, Kehadiran Dedi Mulyadi di NTT Dinilai Tak Urgent
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.