Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Viral video ukhti mukena pink.

Waspada! Mukena Pink Viral Bisa Jadi Jebakan Digital, Jangan Klik Link Asal

Selasa, 17 Maret 2026 20:39 WIB

Ini Modus Ustaz SAM Diduga Pelecehan Santri, Janji Beasiswa Jadi Alat Kepercayaan

Selasa, 17 Maret 2026 20:21 WIB

Video Ibu Tiri dan Anak Tiri di Sawit Muncul di TikTok, Ada Link Telegram?

Selasa, 17 Maret 2026 20:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Waspada! Mukena Pink Viral Bisa Jadi Jebakan Digital, Jangan Klik Link Asal
  • Ini Modus Ustaz SAM Diduga Pelecehan Santri, Janji Beasiswa Jadi Alat Kepercayaan
  • Video Ibu Tiri dan Anak Tiri di Sawit Muncul di TikTok, Ada Link Telegram?
  • Persib di Puncak Klasemen, Bojan Hodak Sebut Super League Masuk Periode Penentu
  • Suaranya Mirip Dubbing Iklan, Ibu-Ibu Viral Ini Maki Pengunjung Minimarket Pakai Bahasa ‘Naskah Sinetron’!
  • Kapan Lebaran 2026? Ini Prediksi Terbaru, Bisa Berbeda Tanggal!
  • Kata Inara Rusli Soal Video Syur: Akui Ada Rekaman, Bantah Tuduhan Perzinaan
  • Waktu Maghrib Kota Bandung Hari Ini Jam Berapa? Jangan Lewatkan Doa Buka Puasa
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 17 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kronologi Tragedi Resepsi Pernikahan Wakil Bupati Garut: Tiga Orang Meninggal

By Aga GustianaJumat, 18 Juli 2025 18:17 WIB3 Mins Read
Tragedi di pernikahan Wabup Garut-Maula
Tragedi di pernikahan Wabup Garut-Maula. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Momen bahagia yang seharusnya menjadi ajang berbagi justru berubah menjadi insiden memilukan. Tiga orang dilaporkan meninggal dunia dalam acara makan gratis yang digelar usai pernikahan putra Gubernur Jawa Barat dan putri Wakil Bupati Garut, Jumat (18/7/2025).

Ribuan warga memadati kawasan Pendopo Garut, tempat resepsi digelar. Informasi soal pembagian makanan menyebar dengan cepat, mengundang antusiasme luar biasa dari masyarakat lokal hingga luar kota. Namun sayangnya, antusiasme itu tak diimbangi dengan kesiapan pengamanan yang memadai.

Desak-desakan Tak Terhindarkan

Insiden bermula tak lama setelah salat Jumat. Massa mulai bergerak menuju lokasi, sebagian besar ingin merasakan kemeriahan dan mendapat makanan gratis. Tanpa sistem antrean yang jelas dan batasan jumlah pengunjung, kerumunan mulai tidak terkendali.

Ketika gerbang dibuka, warga saling berdesakan masuk. Dalam kekacauan itu, beberapa orang terjatuh dan terinjak oleh massa. Suasana panik pun tak terelakkan.

Baca Juga:  Ramai Isu Danai Buzzer Pakai APBD, Dedi Mulyadi Tantang Warga Telusuri Anggaran

Korban Meninggal dan Luka-luka

Tiga nyawa melayang akibat peristiwa tersebut:

  • Seorang anak perempuan berusia 8 tahun asal Sukamentri, Garut.
  • Seorang nenek berusia 61 tahun, warga Jakarta Utara yang sedang berkunjung ke kerabat.
  • Seorang anggota kepolisian berusia 39 tahun yang bertugas mengamankan acara.

Selain korban jiwa, sejumlah warga lainnya mengalami luka. Mereka mengalami sesak napas, cedera akibat terinjak-injak, dan beberapa bahkan mengalami trauma psikologis. Korban luka dilarikan ke RSUD dr. Slamet dan RS Guntur untuk mendapatkan perawatan.

Baca Juga:  Pembangunan SMA-SMK Negeri di Karawang Ditunda, Dedi Mulyadi Sebut Risiko Banjir Jadi Alasan

Kondisi di Rumah Sakit dan Suara Warga

Situasi di rumah sakit berlangsung penuh sesak. Keluarga korban berdatangan, mencari informasi dan berharap kabar baik. Petugas medis terlihat kewalahan menangani pasien yang datang bersamaan, sementara aparat berjaga agar situasi tetap kondusif.

Seorang warga yang ikut dalam antrean, Ibu R (36), menuturkan ketegangan yang dialaminya:

“Niatnya cuma mau ambil makanan, karena kan katanya gratis. Tapi begitu masuk, orang-orang nyerbu dari semua arah. Saya sampai harus tarik anak saya ke atas pagar supaya nggak ikut kejepit,” katanya.

Minimnya Regulasi dan Evaluasi Pengamanan

Insiden ini menuai kritik terhadap standar keamanan dalam acara publik berskala besar, terlebih ketika melibatkan pejabat daerah. Ketiadaan manajemen kerumunan, sistem antrean, serta kapasitas ruang yang tak disesuaikan menjadi sorotan utama.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Gunakan UU Tipikor untuk Berantas Penambang Ilegal

Pihak kepolisian mengonfirmasi akan menyelidiki lebih lanjut terkait tanggung jawab pengamanan dalam acara tersebut. Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari keluarga penyelenggara terkait kronologi ataupun evaluasi acara.

Pelajaran Berharga dari Tragedi

Peristiwa memilukan ini menjadi pengingat bahwa keselamatan harus menjadi prioritas dalam setiap bentuk kegiatan publik. Kemeriahan tak boleh mengaburkan aspek keamanan, apalagi ketika menyangkut nyawa manusia.

Pengelolaan kerumunan, evaluasi risiko, dan kesiapan logistik harus dirancang matang dalam setiap kegiatan, terlebih jika melibatkan ribuan peserta. Tragedi ini memberi pelajaran yang mahal—dan semoga tidak terulang kembali.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi Makan Gratis Garut Maula Akbar Putri Karlina Wakil Bupati Garut
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ini Modus Ustaz SAM Diduga Pelecehan Santri, Janji Beasiswa Jadi Alat Kepercayaan

Kapan Lebaran 2026? Ini Prediksi Terbaru, Bisa Berbeda Tanggal!

Waktu Maghrib Kota Bandung Hari Ini Jam Berapa? Jangan Lewatkan Doa Buka Puasa

Polisi Umumkan Tol Gedebage Dibuka 24 Jam saat Arus Mudik Lebaran 2026

Laba Tembus Rp1,15 Triliun, bank bjb Buktikan Ketahanan Finansial di Tengah Gejolak Ekonomi 2025

Bukan Sembarang Prajurit! Prada Nawawi Harumkan Indonesia di Langit Libya, Netizen: Tentara Allah!

Terpopuler
  • Viral Video Kebun Sawit Ibu Tiri vs Anak Tiri, Apa Isinya? Hati-hati Jebakan Batman!
  • Video Aksi Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Viral, Link Diburu Netizen
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Netizen Penasaran! Video Mukena Pink ‘No Sensor’ Viral, Banyak yang Buru Link Aslinya
  • Kronologi dan Isi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit yang Viral
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Hati-hati! Link Video Viral Mukena Pink ‘No Sensor’ Bisa Sebarkan Malware
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.