Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

7 Klub Indonesia Kena Sanksi FIFA, Persib dan PSM Masuk Daftar Larangan Transfer

Kamis, 18 Juni 2026 03:00 WIB

Masih Fresh! Klaim Kode Redeem FC Mobile 18 Juni 2026, Amankan Hadiah Gems dan Player Pack Gratis

Kamis, 18 Juni 2026 02:00 WIB
Game Free Fire

Masih Aktif! Klaim Kode Redeem FF 18 Juni 2026, Amankan Reward Bundle dan Diamond Gratis

Kamis, 18 Juni 2026 01:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • 7 Klub Indonesia Kena Sanksi FIFA, Persib dan PSM Masuk Daftar Larangan Transfer
  • Masih Fresh! Klaim Kode Redeem FC Mobile 18 Juni 2026, Amankan Hadiah Gems dan Player Pack Gratis
  • Masih Aktif! Klaim Kode Redeem FF 18 Juni 2026, Amankan Reward Bundle dan Diamond Gratis
  • Ramai Dicap Ilusi, Ini Deretan Kampus yang Masuk Daftar BEM Bersatu
  • Akhirnya Rilis di iOS! Cara Pakai Dua Nomor WhatsApp Sekaligus dalam Satu iPhone
  • Update Besar-besaran! Android 17 Resmi Meluncur, Ini Deretan Fitur Baru dan HP yang Kebagian Pertama
  • Link Streaming dan Jadwal Lengkap Mobile Legends Timnas Indonesia di Kualifikasi Asian Games 2026
  • Prediksi AI Piala Dunia 2026: Prancis dan Argentina Berada di Garis Terdepan Calon Juara
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 18 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pembangunan SMA-SMK Negeri di Karawang Ditunda, Dedi Mulyadi Sebut Risiko Banjir Jadi Alasan

By Aga GustianaSenin, 2 Februari 2026 07:58 WIB2 Mins Read
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Rencana pembangunan SMA dan SMK Negeri di Kabupaten Karawang yang dijadwalkan mulai berjalan pada tahun 2026 dipastikan belum dapat direalisasikan. Pemerintah Provinsi Jawa Barat memutuskan untuk menunda proyek tersebut setelah meninjau kondisi lokasi yang telah disiapkan sebelumnya.

Kepastian penundaan itu disampaikan langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, sebagai respons atas beredarnya informasi di masyarakat terkait batalnya pembangunan sekolah menengah negeri di Karawang.

Menurut Dedi, lahan yang direncanakan sebagai lokasi pembangunan ternyata berada di kawasan persawahan dan memiliki risiko bencana banjir. Kondisi tersebut dinilai tidak memenuhi standar keamanan untuk pendirian fasilitas pendidikan.

“Pembangunan SMA dan SMK di Karawang ditunda pembangunannya 2026 disebabkan karena areal tanah untuk pembangunannya merupakan areal pesawahan dan memiliki potensi banjir,” ujar KDM dalam unggahan video di akun Instagram pribadinya @dedimulyadi71, Jumat (30/1/2026).

Baca Juga:  Viral Curhatan Istri Sebut Suami Gay, Dedi Mulyadi Jadi Saksi Nikah

Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat tidak ingin mengambil keputusan yang berisiko, terutama jika menyangkut keselamatan siswa dan tenaga pendidik. Karena itu, pembangunan sekolah baru akan menunggu hingga tersedia lokasi yang benar-benar aman dari ancaman bencana.

Baca Juga:  Bapenda Jabar Genjot PAD Hadapi Pemangkasan Dana Transfer Pusat Rp2,4 Triliun

“Untuk itu kami menundanya sampai menunggu tersedianya lahan yang memenuhi syarat dan tidak berpotensi bencana,” katanya.

Meski demikian, Dedi memastikan bahwa rencana pembangunan SMA dan SMK Negeri di Karawang tidak dibatalkan. Pemerintah daerah tetap berkomitmen merealisasikan proyek tersebut setelah persoalan lahan terselesaikan.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dan berbagai pihak yang terus memberikan perhatian terhadap kebutuhan sarana pendidikan di Karawang.

Baca Juga:  Jawa Barat Raih Tiga Penghargaan Smart Province 2024

“Dalam waktu dekat pemerintah Provinsi Jawa Barat akan bicara dengan Bupati untuk bersama-sama mencari alokasi tanah yang aman, nyaman, dan terjangkau oleh siswa,” ujarnya.

Melalui langkah ini, Pemprov Jawa Barat menegaskan bahwa aspek keselamatan, kelayakan lokasi, serta kemudahan akses bagi peserta didik menjadi pertimbangan utama sebelum pembangunan sekolah menengah negeri benar-benar dimulai.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi Karawang lahan rawan banjir pembangunan sekolah Pemprov Jabar sma smk negeri
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ramai Dicap Ilusi, Ini Deretan Kampus yang Masuk Daftar BEM Bersatu

Kecelakaan Maut di Bandung! Motor Terseret Bus Damri di Jalan Dr Djunjunan, Satu Korban Tewas

Kapolda Jabar Apresiasi Aksi Mahasiswa di DPRD Jabar Berjalan Tertib dan Kondusif

Gaduh Subsidi Sekolah Swasta Jabar: Klaim Pemprov Dibantah BMPS, Sebut Anggaran Tidak Masuk Akal

Krisis SPMB 2026 di Jabar Memanas! BMPS Sebut Sistem Semrawut dan Tak Transparan

Mahasiswa Bandung Raya Gelar Aksi Indonesia Darurat di DPRD Jabar, Bawa Replika Guillotine dan Tujuh Tuntutan

Terpopuler
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
  • Heboh Video Cut Salwa Viral! Warganet Penasaran, Sebenarnya Isinya Apa?
  • Merasa Ditipu Janji Manis Asuransi, Mantan Pangdam Ngamuk Saldo Rp520 Juta Terjun Bebas Jadi Rp263 Juta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.