Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Lahan KAI di Bandung Disiapkan Jadi Hunian Subsidi Terintegrasi, Konsep TOD Disiapkan

Senin, 6 April 2026 17:00 WIB

DPRD Jabar Dorong Perizinan SMK IDN Segera Tuntas, Nasib Ijazah Siswa XII Jadi Prioritas

Senin, 6 April 2026 16:06 WIB

Semen Padang vs Persib 0-2! Beckham Bongkar Kesulitan di Lapangan Licin

Senin, 6 April 2026 15:33 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Lahan KAI di Bandung Disiapkan Jadi Hunian Subsidi Terintegrasi, Konsep TOD Disiapkan
  • DPRD Jabar Dorong Perizinan SMK IDN Segera Tuntas, Nasib Ijazah Siswa XII Jadi Prioritas
  • Semen Padang vs Persib 0-2! Beckham Bongkar Kesulitan di Lapangan Licin
  • Ancaman Serius! Database Warga Bandung Diduga Dibobol Hacker, Disdukcapil Buka Suara
  • Viral! Polisi Tegaskan Pemuda Panyileukan Bukan Begal, Tapi Pelajar Diduga Tawuran
  • Jadwal Padat Gila! Timnas Futsal Indonesia Hadapi 3 Laga Beruntun di AFF 2026
  • LKPJ Gubernur 2025, Komisi V DPRD Jabar Soroti OPD yang Lampaui Target!
  • Persib Menang 2-0, Bojan Hodak Akui Awal Laga Paling Menegangkan!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 6 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Lahan KAI di Bandung Disiapkan Jadi Hunian Subsidi Terintegrasi, Konsep TOD Disiapkan

By Muhammad Rafki Razif KiransyahSenin, 6 April 2026 17:00 WIB2 Mins Read
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah pusat berencana membangun program rumah subsidi di lahan milik PT Kereta Api Indonesia di kawasan Laswi dan Kiaracondong, Kota Bandung. Proyek ini akan mengusung konsep Transit Oriented Development (TOD) dan diproyeksikan menjadi percontohan nasional.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, menyatakan telah meninjau langsung lokasi tersebut. Ia menyebut kawasan Laswi dan Kiaracondong memiliki nilai strategis karena berada di pusat kota dan dekat dengan berbagai fasilitas publik.

“Kami sudah survei beberapa lokasi, termasuk di Bandung ini. Kawasan Kiaracondong dan Laswi sangat potensial karena lokasinya strategis,” ujarnya, Senin (6/4/2026).

Menurutnya, lahan yang disiapkan mencapai sekitar 1,5 hektare, terdiri dari dua titik berbeda. Lokasi tersebut akan dikembangkan menjadi hunian terintegrasi dengan fasilitas pendukung, mulai dari area bisnis, layanan kesehatan, tempat ibadah hingga ruang parkir.

Maruarar menegaskan, proyek ini akan menjadi model pengembangan kawasan TOD di lahan milik KAI di berbagai daerah lain.

“Kami akan bentuk tim bersama, melibatkan kementerian, KAI, Pemprov Jabar, dan Pemkot Bandung untuk menyusun konsep perencanaan,” katanya.

Ia menambahkan, pertemuan lanjutan dijadwalkan pada 25 April 2026 untuk mematangkan konsep dasar pembangunan.

Dari sisi pembiayaan, pemerintah membuka peluang pendanaan melalui skema Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan swasta maupun yayasan. Program ini juga tetap memungkinkan skema komersial, namun difokuskan untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

“Tujuannya jelas, membantu masyarakat memiliki hunian yang layak dan terjangkau,” ucap Maruarar.

Sementara itu, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia, Bobby Rasyidin, menyampaikan bahwa pihaknya tengah melakukan pendataan aset-aset tidak terpakai yang berpotensi dikembangkan menjadi kawasan TOD.

Menurutnya, konsep TOD yang diusung tidak hanya menghadirkan hunian, tetapi juga kawasan terpadu yang menggabungkan fungsi transportasi, bisnis, dan ruang publik.

“Konsep TOD itu kawasan terintegrasi. Ada hunian, kawasan bisnis, dan fasilitas umum. Semua akan kami optimalkan,” ujarnya.

Rencana pembangunan ini diharapkan menjadi solusi penyediaan hunian terjangkau di kawasan perkotaan, sekaligus mendorong pemanfaatan lahan strategis yang selama ini belum optimal.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

DPRD Jabar Dorong Perizinan SMK IDN Segera Tuntas, Nasib Ijazah Siswa XII Jadi Prioritas

Ancaman Serius! Database Warga Bandung Diduga Dibobol Hacker, Disdukcapil Buka Suara

Viral! Polisi Tegaskan Pemuda Panyileukan Bukan Begal, Tapi Pelajar Diduga Tawuran

LKPJ Gubernur 2025, Komisi V DPRD Jabar Soroti OPD yang Lampaui Target!

Siswa SDN Langensari Jadi ‘Tumbal’ Bobroknya Manajemen Aset Pemkab Bandung Barat

Sinergi Kemanusiaan: Bos Koi Hartono Soekwanto dan Ali Syakieb Sulap Gubuk Saparudin Jadi Rumah Layak

Terpopuler
  • Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ 7 Menit, Link Palsu Mengintai Warganet, Cek Aslinya
  • Bukan Indonesia? Fakta Mengejutkan di Balik Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri 7 Menit Ini
  • Terkuak Pemeran Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit yang Bikin Heboh!
  • Link Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri Disebut Punya Versi Lengkap Tanpa Sensor
  • Misteri Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Terbongkar, Identitas Pemeran Masih Gelap
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.