Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Mentereng! Ini Catatan Statistik John Herdman Selama Nahkodai Timnas Indonesia

Selasa, 13 Oktober 2026 21:35 WIB

PMI Asal Bandung Barat Diduga Disekap di Dubai, Keluarga Menanti Kabar

Selasa, 13 Oktober 2026 20:35 WIB

Klok Minta Bobotoh Terus Bersama Persib, Target Besar Menanti di ACL Two

Selasa, 13 Oktober 2026 20:22 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Mentereng! Ini Catatan Statistik John Herdman Selama Nahkodai Timnas Indonesia
  • PMI Asal Bandung Barat Diduga Disekap di Dubai, Keluarga Menanti Kabar
  • Klok Minta Bobotoh Terus Bersama Persib, Target Besar Menanti di ACL Two
  • Dari Sumedang Jadi Diva Dunia! Kisah Rahasia Rossa yang Jarang Orang Tahu!
  • Igor Tolic Soroti Kekuatan Cong Viettel, Persib Siapkan Strategi Khusus
  • Warga Keluhkan Lagi Kebisingan, Lapangan Padel di Surya Sumantri Bakal Diperiksa
  • Erick Thohir Buka Opsi Baru! Timnas Indonesia Bisa Hadapi Lawan di Luar Jazirah Arab
  • Sasar Mahasiswa Jabar, inDrive Rampungkan Edukasi Keselamatan Berkendara ‘Drive Your Future Phase 2’
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 13 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Ancaman Serius! Database Warga Bandung Diduga Dibobol Hacker, Disdukcapil Buka Suara

By SusanaSenin, 6 April 2026 15:27 WIB2 Mins Read
Ilustrasi hacker/Pixabay.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Isu dugaan kebocoran data kependudukan warga Kota Bandung tengah menjadi sorotan publik setelah ramai diperbincangkan di media sosial. Informasi ini pertama kali mencuat dari akun Twitter (X) bernama VECERT Analyzer yang mengklaim adanya pembobolan data dalam jumlah besar.

Dalam unggahannya pada 29 Maret 2026, akun tersebut memperingatkan potensi ancaman serius terkait keamanan data pribadi warga.

“PERINGATAN: Kebocoran Database Penduduk Bandung,” tulis akun tersebut, dikutip Senin (6/4/2026).

Lebih dari 1 Juta Data Diduga Bocor

Menurut VECERT Analyzer, kebocoran ini diduga melibatkan lebih dari satu juta data individu yang berisi informasi kependudukan rinci warga Kota Bandung.

Mereka menyebut bahwa data tersebut diduga diambil secara ilegal dari sistem resmi dan berpotensi disalahgunakan oleh pihak tidak bertanggung jawab.

“Kami mendeteksi kebocoran data besar yang berdampak pada Kota Bandung. Pelaku ancaman dengan nama ‘petrusnism’ telah merilis database berisi informasi pribadi dari lebih dari satu juta warga,” tulisnya.

Dalam laporan tersebut juga disebutkan rincian dugaan kebocoran, mulai dari jumlah data hingga waktu kejadian yang diperkirakan terjadi pada Maret 2026.

Diduga Dilakukan Kelompok Hacker ‘Petrunism’

Akun tersebut menuding kelompok peretas bernama Petrunism sebagai pihak yang bertanggung jawab atas kebocoran data.

Kelompok ini diklaim telah menguasai database besar yang berisi data pribadi warga, yang sangat sensitif jika benar adanya.

Namun demikian, hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi terkait validitas klaim tersebut.

Disdukcapil Kota Bandung Masih Lakukan Penelusuran

Menanggapi kabar yang beredar, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bandung, Tatang Muhtar, menyatakan bahwa pihaknya masih melakukan penelusuran lebih lanjut.

Melalui pesan singkat, ia meminta agar informasi tersebut dikaji terlebih dahulu sebelum ditarik kesimpulan.

“Mangga ditelusuri dulu, nuhun infonya,” ujarnya singkat.

Pernyataan ini menunjukkan bahwa pemerintah daerah belum dapat memastikan kebenaran dari dugaan kebocoran data tersebut.

Ancaman Serius Jika Data Benar Bocor

Jika dugaan ini terbukti benar, kebocoran data dalam jumlah besar dapat menimbulkan risiko serius, mulai dari penyalahgunaan identitas hingga kejahatan siber lainnya.

Kasus ini juga menjadi pengingat pentingnya perlindungan data pribadi di era digital, terutama bagi lembaga yang mengelola data sensitif masyarakat.

Publik Diminta Tetap Waspada

Di tengah belum adanya kepastian, masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi.

Kasus ini masih terus berkembang dan menunggu klarifikasi resmi dari pihak berwenang.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

PMI Asal Bandung Barat Diduga Disekap di Dubai, Keluarga Menanti Kabar

Warga Keluhkan Lagi Kebisingan, Lapangan Padel di Surya Sumantri Bakal Diperiksa

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

BSU Oktober 2026 Rp900 Ribu Belum Pasti Cair, Ini Penjelasan Kemnaker

Satu Mahasiswa Di-DO! Telkom University Jatuhkan Sanksi ke 4 Pelaku Perundungan Asrama

Dugaan Bullying di Kuningan, Siswa SMP Dilarikan ke RS Usai Telan Cairan Karbol

Kiaracondong Bandung Mulai Ditata, Drainase Tersumbat Sampah Jadi Perhatian

Terpopuler
  • Dari Kampus ke Gedung DPR RI, KPMJ Ilmu Komunikasi UIN Bandung Pelajari Dunia Keprotokolan dan Kehumasan
  • Humas Era Digital Tak Cukup Viral! Mahasiswa UIN Bandung Dibekali Strategi Algoritma hingga Etika
  • bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.
    BLT Kesra 2026 Kapan Cair? Cek Update Bantuan Sosial Akhir Tahun dan Cara Cek NIK Kemensos
  • Terbongkar! Pengakuan Jujur Anggun C Sasmi Soal Paspor Prancis yang Selama Ini Disembunyikan
  • Ilustrasi video syur
    Viral Video Syur Perempuan Berseragam Poltekkes Bandung, Begini Kata Kemenkes
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.