Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Padang Dikepung Banjir Bandang: Ratusan Rumah Terendam, Warga Dievakuasi Dini Hari

Senin, 3 Agustus 2026 22:36 WIB

Dedi Mulyadi Pastikan Gasibu Siap untuk Upacara HUT Ke-81 RI, Penataan Ditarget Rampung 10 Agustus

Senin, 3 Agustus 2026 20:45 WIB

Balsa Sekulic Sesumbar! Persib Siap Singkirkan Persija dan Rebut Tiket Final Piala Presiden 2026

Senin, 3 Agustus 2026 20:33 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Padang Dikepung Banjir Bandang: Ratusan Rumah Terendam, Warga Dievakuasi Dini Hari
  • Dedi Mulyadi Pastikan Gasibu Siap untuk Upacara HUT Ke-81 RI, Penataan Ditarget Rampung 10 Agustus
  • Balsa Sekulic Sesumbar! Persib Siap Singkirkan Persija dan Rebut Tiket Final Piala Presiden 2026
  • Dedi Mulyadi Desak Bersih-bersih Internal Pemkot Bandung, ASN Lalai Awasi Penebangan Pohon Harus Disanksi
  • Owner Padela Bantah Lapangannya Berisik: Sudah Pasang Peredam, Warga Lain Tak Ada yang Komplain
  • Bukan Profesor, Mbah Riyan Tukang Bangunan dari Kudus Ini Diakui Ulama Al-Azhar Lewat Puluhan Kitab Tahqiq
  • Usai Keluhan Lapangan Padel, Pemkot Bandung Siapkan Aturan Jam Operasional Tempat Usaha
  • Farhan Ingatkan Pengusaha: Jangan Cuma Legal, Harus Bangun Hubungan Baik dengan Warga
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 4 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Ancaman Serius! Database Warga Bandung Diduga Dibobol Hacker, Disdukcapil Buka Suara

By SusanaSenin, 6 April 2026 15:27 WIB2 Mins Read
Ilustrasi hacker/Pixabay.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Isu dugaan kebocoran data kependudukan warga Kota Bandung tengah menjadi sorotan publik setelah ramai diperbincangkan di media sosial. Informasi ini pertama kali mencuat dari akun Twitter (X) bernama VECERT Analyzer yang mengklaim adanya pembobolan data dalam jumlah besar.

Dalam unggahannya pada 29 Maret 2026, akun tersebut memperingatkan potensi ancaman serius terkait keamanan data pribadi warga.

“PERINGATAN: Kebocoran Database Penduduk Bandung,” tulis akun tersebut, dikutip Senin (6/4/2026).

Lebih dari 1 Juta Data Diduga Bocor

Menurut VECERT Analyzer, kebocoran ini diduga melibatkan lebih dari satu juta data individu yang berisi informasi kependudukan rinci warga Kota Bandung.

Mereka menyebut bahwa data tersebut diduga diambil secara ilegal dari sistem resmi dan berpotensi disalahgunakan oleh pihak tidak bertanggung jawab.

“Kami mendeteksi kebocoran data besar yang berdampak pada Kota Bandung. Pelaku ancaman dengan nama ‘petrusnism’ telah merilis database berisi informasi pribadi dari lebih dari satu juta warga,” tulisnya.

Dalam laporan tersebut juga disebutkan rincian dugaan kebocoran, mulai dari jumlah data hingga waktu kejadian yang diperkirakan terjadi pada Maret 2026.

Diduga Dilakukan Kelompok Hacker ‘Petrunism’

Akun tersebut menuding kelompok peretas bernama Petrunism sebagai pihak yang bertanggung jawab atas kebocoran data.

Kelompok ini diklaim telah menguasai database besar yang berisi data pribadi warga, yang sangat sensitif jika benar adanya.

Namun demikian, hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi terkait validitas klaim tersebut.

Disdukcapil Kota Bandung Masih Lakukan Penelusuran

Menanggapi kabar yang beredar, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bandung, Tatang Muhtar, menyatakan bahwa pihaknya masih melakukan penelusuran lebih lanjut.

Melalui pesan singkat, ia meminta agar informasi tersebut dikaji terlebih dahulu sebelum ditarik kesimpulan.

“Mangga ditelusuri dulu, nuhun infonya,” ujarnya singkat.

Pernyataan ini menunjukkan bahwa pemerintah daerah belum dapat memastikan kebenaran dari dugaan kebocoran data tersebut.

Ancaman Serius Jika Data Benar Bocor

Jika dugaan ini terbukti benar, kebocoran data dalam jumlah besar dapat menimbulkan risiko serius, mulai dari penyalahgunaan identitas hingga kejahatan siber lainnya.

Kasus ini juga menjadi pengingat pentingnya perlindungan data pribadi di era digital, terutama bagi lembaga yang mengelola data sensitif masyarakat.

Publik Diminta Tetap Waspada

Di tengah belum adanya kepastian, masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi.

Kasus ini masih terus berkembang dan menunggu klarifikasi resmi dari pihak berwenang.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

data pribadi bocor indonesia data warga bandung bocor Disdukcapil Bandung hacker indonesia 2026 kebocoran data bandung petrunism hacker tatang muhtar vecert analyzer
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Padang Dikepung Banjir Bandang: Ratusan Rumah Terendam, Warga Dievakuasi Dini Hari

Dedi Mulyadi Pastikan Gasibu Siap untuk Upacara HUT Ke-81 RI, Penataan Ditarget Rampung 10 Agustus

Dedi Mulyadi Desak Bersih-bersih Internal Pemkot Bandung, ASN Lalai Awasi Penebangan Pohon Harus Disanksi

Owner Padela Bantah Lapangannya Berisik: Sudah Pasang Peredam, Warga Lain Tak Ada yang Komplain

Bukan Profesor, Mbah Riyan Tukang Bangunan dari Kudus Ini Diakui Ulama Al-Azhar Lewat Puluhan Kitab Tahqiq

Usai Keluhan Lapangan Padel, Pemkot Bandung Siapkan Aturan Jam Operasional Tempat Usaha

Terpopuler
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
  • Pengelola Harian SixNine Buka Suara soal Dugaan Penebangan Pohon di Jalan Riau: Kami Hanya Jalankan Operasional
  • Timnas Indonesia Bungkam Timor Leste dan Kuasai Puncak Klasemen Piala AFF 2026
  • Salip Elektabilitas Prabowo, Pintu RI 1 Terbuka Lebar untuk Dedi Mulyadi
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.