Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Cuma Modal KTP! Begini Cara Cek Bansos PKH dan BPNT November 2026

Senin, 2 November 2026 01:00 WIB

Sejarah Baru! Veda Ega Pratama Raih Hasil Terbaik di Moto3 Malaysia 2026

Minggu, 1 November 2026 20:03 WIB

Laskar Prabowo 08 Jabar Rapatkan Barisan, Siap Perang Lawan Hoaks

Minggu, 1 November 2026 19:41 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Cuma Modal KTP! Begini Cara Cek Bansos PKH dan BPNT November 2026
  • Sejarah Baru! Veda Ega Pratama Raih Hasil Terbaik di Moto3 Malaysia 2026
  • Laskar Prabowo 08 Jabar Rapatkan Barisan, Siap Perang Lawan Hoaks
  • Penantian 8 Tahun! dr. Gia Pratama Menangis Dengar Detak Jantung Calon Buah Hati
  • Menalo Brace, Klok Gol Indah! Persib Tempel Ketat Persija
  • Bisnis Live Pornografi Raup Rp 750 Juta, Polda Jabar Tangkap 2 Tersangka
  • Persib Menggila! Unggul 3-0 atas Kalteng FC di Babak Pertama
  • Diduga Mabuk, Pemotor 15 Tahun Hilang Kendali di Jalan AH Nasution
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 2 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Ledia Hanifa Soroti Efektivitas Program MBG: Harus Tepat Sasaran dan Minim Sampah

By Aga GustianaJumat, 20 Juni 2025 10:11 WIB3 Mins Read
Anggota Komisi X DPR RI Ledia Hanifa Amaliah. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Anggota Komisi X DPR RI, Ledia Hanifa Amaliah, memanfaatkan masa reses dengan meninjau langsung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah sekolah di Kota Bandung dan Kota Cimahi. Dalam kunjungan tersebut, Ledia mencatat empat poin penting yang perlu menjadi perhatian pemerintah untuk menyempurnakan program ini.

Program Harus Tepat Sasaran

Ledia menekankan pentingnya pendataan yang akurat agar program MBG menyasar sekolah-sekolah yang benar-benar membutuhkan. Ia menemukan bahwa tidak semua sekolah berada dalam kondisi yang sama.

“Ada sekolah yang mayoritas siswanya dari keluarga tidak mampu, yang memang kesulitan sarapan atau membawa bekal. Mereka tentu prioritas. Tapi ada juga sekolah dengan siswa dari keluarga mampu yang sebenarnya tidak terlalu membutuhkan,” ujar Ledia dalam keterangannya.

Ia mengingatkan bahwa karena keterbatasan anggaran, program MBG tidak bisa menyentuh seluruh sekolah di Indonesia secara merata. Oleh karena itu, seleksi berdasarkan data yang tepat menjadi krusial.

Baca Juga:  Aturan Label Ketahanan Makanan MBG, Ledia Hanifa Ingatkan Pentingnya Edukasi Dapur dan Kontrol Ketat BGN

Hindari Pemborosan dengan Efisiensi Paket

Dalam kunjungannya ke salah satu SMP, Ledia mencermati bahwa pengiriman paket makanan kerap tidak memperhitungkan ketidakhadiran siswa. Misalnya, meski rata-rata 60 siswa absen dari total 800 setiap hari, tetap dikirim 800 paket. Akibatnya, puluhan paket tersisa setiap hari.

“Kalau sudah tahu rata-rata siswa yang hadir, kirim saja 750 paket. Ini bukan soal mengurangi mutu makanan, tapi menghindari pemborosan,” tegas legislator dari Dapil Jawa Barat I tersebut.

Ia mengusulkan agar sekolah dan dapur penyedia makanan melakukan koordinasi harian agar jumlah makanan bisa disesuaikan, terutama jika dapur masih berada dalam satu kecamatan dan informasi bisa diperoleh sejak pagi.

Baca Juga:  Tindaklanjuti Inpres, Pemkot Bandung Segera Terbitkan Inwal Efisiensi Anggaran

Sampah Menumpuk Jadi Masalah Baru

Ledia juga mengangkat isu lain yang timbul dari program MBG: pengelolaan sampah. Sisa makanan, kulit buah, kemasan susu, dan limbah organik lainnya menjadi beban tambahan bagi sekolah.

“Beberapa sekolah curhat soal masalah baru, yaitu pengelolaan sampah. Ini perlu penanganan khusus karena tidak semua wilayah punya sistem pengelolaan sampah yang memadai,” ungkapnya.

Ia menyarankan agar ada dukungan dari pemangku kepentingan lokal, seperti RW dan kelurahan, serta mempertimbangkan metode seperti komposting atau maggotisasi agar sampah tidak menjadi bom waktu lingkungan.

Baca Juga:  Ledia Hanifa Sebut Hardiknas Jadi Momentum Kawal Dana Pendidikan Tepat Sasaran

Fokus Prioritas: Daerah 3T

Dari seluruh pengamatan dan masukan yang diterima, Ledia menegaskan bahwa daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) harus menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan program MBG.

“Daerah 3T itu sangat membutuhkan afirmasi. Di sana angka kekurangan gizi dan stunting masih tinggi. Mereka perlu diprioritaskan,” ujar Sekretaris Fraksi PKS DPR RI ini.

Ia menambahkan bahwa setelah daerah 3T, barulah program bisa menyasar wilayah lain yang sekolahnya banyak diisi oleh anak-anak dari keluarga menengah ke bawah.

“Ini tentu memerlukan pendataan yang tepat agar program ini bisa benar-benar mendorong peningkatan gizi anak-anak Indonesia masa depan,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

efisiensi anggaran Ledia Hanifa Program Makan Bergizi Gratis
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Cuma Modal KTP! Begini Cara Cek Bansos PKH dan BPNT November 2026

Laskar Prabowo 08 Jabar Rapatkan Barisan, Siap Perang Lawan Hoaks

Ilustrasi video syur

Bisnis Live Pornografi Raup Rp 750 Juta, Polda Jabar Tangkap 2 Tersangka

Diduga Mabuk, Pemotor 15 Tahun Hilang Kendali di Jalan AH Nasution

Diduga Microsleep! Brio Seruduk 3 Kendaraan di Depan UIN Bandung

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Bansos November 2026 Cair! Satu Keluarga Bisa Dapat Rp1,5 Juta Lebih

Terpopuler
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
  • KHW 400 OTW Layar Lebar? Heboh Rumah Produksi Daftarkan Judul Film Mirip Konten Nadia Omara!
  • Badai Boikot Paling Parah? Fakta Mengejutkan Dibalik Hancurnya Rans Carnival 2026!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.