Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

BPNT Bisa Capai Rp600.000 untuk Tiga Bulan, Begini Cara Cek Status Penerima

Senin, 12 Oktober 2026 06:00 WIB

Buru Pecel Lele Enak di Bandung? Ini 4 Tempat yang Wajib Masuk Daftar Kuliner

Senin, 12 Oktober 2026 03:00 WIB

5 Bansos yang Berpotensi Cair Oktober 2026, Ada PKH dan BPNT Rp600.000

Senin, 12 Oktober 2026 01:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • BPNT Bisa Capai Rp600.000 untuk Tiga Bulan, Begini Cara Cek Status Penerima
  • Buru Pecel Lele Enak di Bandung? Ini 4 Tempat yang Wajib Masuk Daftar Kuliner
  • 5 Bansos yang Berpotensi Cair Oktober 2026, Ada PKH dan BPNT Rp600.000
  • Bangkit di Babak Kedua, Persib Paksa Dewa United Berbagi Poin
  • Buntut Bullying Mahasiswa Baru, Telkom University Tetapkan Sanksi Akademik
  • Viral! Dana Donasi Pak Santoso Tercatat Rp14,3 Juta, Disebut Hanya Terima Rp600 Ribu
  • Dua Kali Kebobolan! Persib Tertinggal 0-2 dari Dewa United di Si Jalak Harupat
  • Bikin Geger! Penampilan Susan Dell di Gedung Putih Picu Teori Konspirasi, Dituding Reptil
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 12 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Legenda Jaka Susuru dan Kerajaan Tanjung Singuru: Jejak Sejarah di Aliran Sungai Cisokan Cianjur

By Aga GustianaSabtu, 3 Mei 2025 11:30 WIB3 Mins Read
Foto lawas jembatan di Sungai Cisokan. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Di balik derasnya aliran Sungai Cisokan yang melintasi wilayah Bojongpicung, Kabupaten Cianjur, tersimpan kisah kuno tentang kerajaan besar yang pernah berjaya di tanah Sunda. Sungai yang dahulu disinggahi oleh Bujangga Manik—seorang peziarah spiritual dari masa lalu—ternyata menjadi saksi bisu berdirinya Kerajaan Tanjung Singuru, sebuah kerajaan legendaris yang kini namanya nyaris tenggelam oleh zaman.

Kerajaan itu dipimpin oleh Raja Jaka Susuru, yang sejatinya bernama Munding Mintra Kasiringan Wangi, putra dari Prabu Siliwangi VII. Sebuah nama yang dalam cerita rakyat masih menggema, meski tak banyak lagi yang mengenalnya secara utuh.

Jejak Sejarah yang Tersisa: Bendungan Cisuru

Sisa kejayaan masa lalu ini terekam dalam nama Bendungan Cisuru, warisan era kolonial Belanda yang masih berfungsi hingga kini. Bendungan itu mengalirkan air dari Sungai Cisokan ke irigasi pertanian, menghidupi ribuan hektare sawah di wilayah sekitar.

Menariknya, nama “Cisuru” diyakini berasal dari penggalan nama “Susuru”, yang tak hanya merujuk kepada sang raja tetapi juga pada sebuah pohon unik—Euphorbia antiquorum—yang menyerupai kaktus dan bisa tumbuh hingga 20 meter di alam liar.

Baca Juga:  Daftar 3 Tempat Wisata di Cianjur, Dijamin Gak Bikin Mood Liburan Berantakan

Asal-Usul Kerajaan Tanjung Singuru

Dalam Carita Pantun Jaka Susuru yang dikaitkan dengan Babad Cianjur, dikisahkan bahwa Munding Mintra diutus oleh Prabu Siliwangi VII untuk mendirikan kerajaan baru di wilayah timur Pajajaran. Ditemani oleh dua tumenggung, Sewana Giri dan Sewana Guru, mereka menembus hutan lebat bernama Leuweung Ganggong Simagonggong.

Melalui doa kepada para dewata dan penggunaan jimat Makuta Siger Kancana, tanah tempat mereka berpijak pun secara magis menjelma menjadi sebuah kerajaan dengan lima lapis benteng dari besi, baja, perunggu, perak, dan logam suci. Permintaan dikabulkan, prajurit dikirimkan dari khayangan, dan nama pun diberikan oleh Prabu Siliwangi: Tanjung Singuru. Sejak itu, Kasiringan Wangi dikenal sebagai Jaka Susuru.

Baca Juga:  Pemprov Jabar Terus Perbaiki Jalan Rusak Akibat Bencana di Sukabumi dan Cianjur

Menikahi Dua Putri dari Bitung Wulung

Sebagai raja muda, Jaka Susuru belum lengkap tanpa pasangan. Maka dua putri cantik dari Kerajaan Bitung Wulung, Sekar Jayanti dan Jayanti Kembang, dipersuntingnya. Pernikahan megah digelar selama tujuh hari tujuh malam, memikat perhatian banyak kerajaan, termasuk Raja Gunung Gumuruh, Badak Tamela Sukla Panarak Jaya.

Namun, pesta itu menyulut rasa cemburu. Badak Tamela yang sejak lama menaruh hati pada Sekar Jayanti, merancang tipu daya. Ia menjebak Jaka Susuru ke dalam Kawah Domas—sebuah jebakan alam mistis—dengan dalih menghadiahkan intan langka. Jaka Susuru pun terkunci selama 30 tahun.

Pelarian dan Perjuangan Sekar Jayanti

Tak tinggal diam, Sekar Jayanti menolak pinangan Badak Tamela dan melarikan diri ke hutan bersama adiknya. Dalam pelarian, mereka melahirkan dua anak laki-laki. Putra Sekar Jayanti bernama Heulang Boengbang Legantara Lungguh Tapa Jaya Perang, sementara putra Jayanti Kembang bernama Kebo Keremay Sakti Pangéran Giringsing Wayang.

Baca Juga:  Geger Protes Menu MBG di Cianjur Berujung Dugaan Penganiayaan, Korban Enggan Damai!

Pelarian mereka berakhir di wilayah Kerajaan Tanjung Sumbara yang dipimpin Gajah Karumasakti. Mendengar kisah mereka, sang raja tergerak dan memimpin pasukan menyerbu Tanjung Singuru, menantang Badak Tamela.

Dengan kesaktian Gajah Karumasakti, Badak Tamela akhirnya kalah. Ia membebaskan Jaka Susuru dan bahkan menikahkan adiknya, Ratna Kembang Tan Gumilang, dengan raja sah Tanjung Singuru sebagai bentuk penebusan.

Warisan Legenda yang Terlupakan

Meski Kerajaan Tanjung Singuru tak lagi berdiri, jejaknya tetap hidup dalam budaya lisan masyarakat Sunda dan catatan naskah-naskah kuno. Sungai Cisokan dan Bendungan Cisuru menjadi saksi abadi tentang bagaimana sebuah legenda membentuk identitas suatu daerah.

Cerita ini bukan sekadar mitos, tetapi potongan mozaik dari sejarah lokal yang memperkaya khazanah budaya Nusantara.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

cianjur
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Buru Pecel Lele Enak di Bandung? Ini 4 Tempat yang Wajib Masuk Daftar Kuliner

Ustaz Riza Muhammad Pamer Aktivitas Renang, Soal Aurat Langsung Disorot!

Dari Bubur Ayam hingga Nasi Goreng, Ini 5 Tempat Makan 24 Jam di Bandung

Incess Bingung saat Live TikTok, Cerita Panik saat Pertama Kali Dapat Paus

Cek Harga Emas Pegadaian Minggu 11 Oktober 2026, Antam Masih Rp2,631 Juta per Gram

Bantuan Sosial PKH dan BPNT Cair Oktober 2026? Ini Langkah Mudah Cek Saldo KKS dan Status Penerima

Terpopuler
  • bank bjb syariah Perkuat Sinergi dengan Pemkab Cirebon, ASN Dapat Layanan Haji hingga Emas
  • Dari Kampus ke Gedung DPR RI, KPMJ Ilmu Komunikasi UIN Bandung Pelajari Dunia Keprotokolan dan Kehumasan
  • Viral! Sejumlah Pengunjung Diduga Keracunan Massal Usai Makan di Restoran Korea Bandung
  • bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.
    BLT Kesra 2026 Kapan Cair? Cek Update Bantuan Sosial Akhir Tahun dan Cara Cek NIK Kemensos
  • Terbongkar! Pengakuan Jujur Anggun C Sasmi Soal Paspor Prancis yang Selama Ini Disembunyikan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.