Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Jadwal Perempat Final Piala Dunia 2026: Inggris Tantang Norwegia, Prancis Bertemu Maroko

Senin, 6 Juli 2026 14:51 WIB

Air Mata Terakhir sang Raja Joga Bonito: Neymar Resmi Pensiun Setelah Dihancurkan Haaland!

Senin, 6 Juli 2026 14:37 WIB

Heboh! Lala Asisten Raffi Ahmad Jadi Wakil BGN? Ternyata Hoaks

Senin, 6 Juli 2026 14:08 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jadwal Perempat Final Piala Dunia 2026: Inggris Tantang Norwegia, Prancis Bertemu Maroko
  • Air Mata Terakhir sang Raja Joga Bonito: Neymar Resmi Pensiun Setelah Dihancurkan Haaland!
  • Heboh! Lala Asisten Raffi Ahmad Jadi Wakil BGN? Ternyata Hoaks
  • Ole Romeny Batal ke Persib? Kabar Terbaru Ungkap Arah Transfer Mengejutkan
  • Kabar Gembira! Bandung Zoo Siap Dibuka Lagi Bulan Ini, Proses Pengelolaan Baru Hampir Rampung
  • Drama 5 Gol! Inggris Lolos Tipis ke Perempat Final Usai Taklukkan Meksiko
  • Auto Sultan! Kode Redeem Free Fire Aktif Hari Ini, Langsung Klaim Sekarang
  • Nomor 9 Persib Hidup Lagi! Luka Menalo Ungkap Alasan Mengejutkan Pilih Angka Keramat Ini
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 6 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Legenda Jaka Susuru dan Kerajaan Tanjung Singuru: Jejak Sejarah di Aliran Sungai Cisokan Cianjur

By Aga GustianaSabtu, 3 Mei 2025 11:30 WIB3 Mins Read
Foto lawas jembatan di Sungai Cisokan. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Di balik derasnya aliran Sungai Cisokan yang melintasi wilayah Bojongpicung, Kabupaten Cianjur, tersimpan kisah kuno tentang kerajaan besar yang pernah berjaya di tanah Sunda. Sungai yang dahulu disinggahi oleh Bujangga Manik—seorang peziarah spiritual dari masa lalu—ternyata menjadi saksi bisu berdirinya Kerajaan Tanjung Singuru, sebuah kerajaan legendaris yang kini namanya nyaris tenggelam oleh zaman.

Kerajaan itu dipimpin oleh Raja Jaka Susuru, yang sejatinya bernama Munding Mintra Kasiringan Wangi, putra dari Prabu Siliwangi VII. Sebuah nama yang dalam cerita rakyat masih menggema, meski tak banyak lagi yang mengenalnya secara utuh.

Jejak Sejarah yang Tersisa: Bendungan Cisuru

Sisa kejayaan masa lalu ini terekam dalam nama Bendungan Cisuru, warisan era kolonial Belanda yang masih berfungsi hingga kini. Bendungan itu mengalirkan air dari Sungai Cisokan ke irigasi pertanian, menghidupi ribuan hektare sawah di wilayah sekitar.

Menariknya, nama “Cisuru” diyakini berasal dari penggalan nama “Susuru”, yang tak hanya merujuk kepada sang raja tetapi juga pada sebuah pohon unik—Euphorbia antiquorum—yang menyerupai kaktus dan bisa tumbuh hingga 20 meter di alam liar.

Baca Juga:  Dua Hari Hilang, Bocah 11 Tahun di Cianjur Diduga Tenggelam Usai Melompat ke Sungai Cibaregbeg

Asal-Usul Kerajaan Tanjung Singuru

Dalam Carita Pantun Jaka Susuru yang dikaitkan dengan Babad Cianjur, dikisahkan bahwa Munding Mintra diutus oleh Prabu Siliwangi VII untuk mendirikan kerajaan baru di wilayah timur Pajajaran. Ditemani oleh dua tumenggung, Sewana Giri dan Sewana Guru, mereka menembus hutan lebat bernama Leuweung Ganggong Simagonggong.

Melalui doa kepada para dewata dan penggunaan jimat Makuta Siger Kancana, tanah tempat mereka berpijak pun secara magis menjelma menjadi sebuah kerajaan dengan lima lapis benteng dari besi, baja, perunggu, perak, dan logam suci. Permintaan dikabulkan, prajurit dikirimkan dari khayangan, dan nama pun diberikan oleh Prabu Siliwangi: Tanjung Singuru. Sejak itu, Kasiringan Wangi dikenal sebagai Jaka Susuru.

Baca Juga:  Banjir Besar Landa Cianjur, Tiga Kecamatan Lumpuh dan Ratusan Warga Terdampak

Menikahi Dua Putri dari Bitung Wulung

Sebagai raja muda, Jaka Susuru belum lengkap tanpa pasangan. Maka dua putri cantik dari Kerajaan Bitung Wulung, Sekar Jayanti dan Jayanti Kembang, dipersuntingnya. Pernikahan megah digelar selama tujuh hari tujuh malam, memikat perhatian banyak kerajaan, termasuk Raja Gunung Gumuruh, Badak Tamela Sukla Panarak Jaya.

Namun, pesta itu menyulut rasa cemburu. Badak Tamela yang sejak lama menaruh hati pada Sekar Jayanti, merancang tipu daya. Ia menjebak Jaka Susuru ke dalam Kawah Domas—sebuah jebakan alam mistis—dengan dalih menghadiahkan intan langka. Jaka Susuru pun terkunci selama 30 tahun.

Pelarian dan Perjuangan Sekar Jayanti

Tak tinggal diam, Sekar Jayanti menolak pinangan Badak Tamela dan melarikan diri ke hutan bersama adiknya. Dalam pelarian, mereka melahirkan dua anak laki-laki. Putra Sekar Jayanti bernama Heulang Boengbang Legantara Lungguh Tapa Jaya Perang, sementara putra Jayanti Kembang bernama Kebo Keremay Sakti Pangéran Giringsing Wayang.

Baca Juga:  Tertunda Tiga Kali karena Istri Sakit Tumor, Matawi dan Suliah Akhirnya Berangkat Haji Tahun Ini

Pelarian mereka berakhir di wilayah Kerajaan Tanjung Sumbara yang dipimpin Gajah Karumasakti. Mendengar kisah mereka, sang raja tergerak dan memimpin pasukan menyerbu Tanjung Singuru, menantang Badak Tamela.

Dengan kesaktian Gajah Karumasakti, Badak Tamela akhirnya kalah. Ia membebaskan Jaka Susuru dan bahkan menikahkan adiknya, Ratna Kembang Tan Gumilang, dengan raja sah Tanjung Singuru sebagai bentuk penebusan.

Warisan Legenda yang Terlupakan

Meski Kerajaan Tanjung Singuru tak lagi berdiri, jejaknya tetap hidup dalam budaya lisan masyarakat Sunda dan catatan naskah-naskah kuno. Sungai Cisokan dan Bendungan Cisuru menjadi saksi abadi tentang bagaimana sebuah legenda membentuk identitas suatu daerah.

Cerita ini bukan sekadar mitos, tetapi potongan mozaik dari sejarah lokal yang memperkaya khazanah budaya Nusantara.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

cianjur jaka susuru kerajaan tanjung legenda Sungai Cisokan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Heboh! Lala Asisten Raffi Ahmad Jadi Wakil BGN? Ternyata Hoaks

Kode Redeem FF

Auto Sultan! Kode Redeem Free Fire Aktif Hari Ini, Langsung Klaim Sekarang

Harga Emas Antam Hari Ini 6 Juli 2026 Tak Bergerak! Cek Harga Terbaru sebelum Beli

Update Kode Redeem FF Terbaru Hari Ini 6 Juli 2026: Klaim Skin dan Diamond Gratis!

Kuliner Legendaris hingga Hidden Gem! Rute ‘Mendaki Aspal’ Bandung Ini Wajib Masuk Bucket List

Tak Terbendung! Irfan Hakim Borong 14 Penghargaan di Bogor Koi Show 2026

Terpopuler
  • Jangan Asal Klik! Video Handuk Putih Anak vs Ibu Viral, Begini Fakta dan Bahaya Link Palsunya
  • Link Live Pagi Ini: Portugal vs Kroasia 32 Besar Piala Dunia 2026, Siapa Lolos?
  • Lirik Lagu Lalaki Langit Lalanang Bejat Viral! Ini Isi Lagu Om Zein yang Tuai Polemik
  • Video Handuk Putih Anak vs Ibu Viral di TikTok, Link Fullnya Bikin Waswas
  • Swatt Lasagna Viral! Kue Premium Bandung Ini Ternyata Langganan Para Artis Top
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.