bukamata.id – Ketua DPRD Jawa Barat, Buky Wibawa, menyoroti kondisi pohon mahoni berukuran besar yang condong ke badan Jalan Kolonel Masturi dan dinilai membahayakan pengguna jalan. Hal tersebut disampaikan melalui unggahan Instagram pada 27 Januari 2026, usai melakukan peninjauan langsung di wilayah Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara.
Dalam keterangannya, Buky menyebut persoalan tersebut telah berlangsung cukup lama. Warga setempat bahkan sudah berulang kali mengajukan laporan agar dilakukan penanganan. Namun hingga kini, belum ada langkah konkret.
“Pohon mahoni besar ini sudah lima tahun dipingpong. Jalan Kolonel Masturi merupakan jalan provinsi yang menghubungkan Kabupaten Bandung Barat dari Cisarua sampai Cimahi. Warga, RW, lurah, sudah mengajukan agar ada solusi, karena pohon ini condong ke jalan dan sering mengganggu arus lalu lintas,” ujarnya.
Ia menambahkan, kondisi pohon yang miring kerap memicu kecelakaan. Pengendara disebut beberapa kali menabrak pohon tersebut, terutama saat kondisi lalu lintas padat.
“Sering terjadi kecelakaan, kadang kendaraan menabrak. Ini membahayakan keselamatan,” katanya.
Menurut Buky, lamanya penanganan diduga akibat koordinasi yang belum optimal antarorganisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, khususnya antara dinas lingkungan hidup dan dinas bina marga.
“Karena ini kewenangan provinsi, masalahnya dipingpong antara dinas lingkungan hidup dan dinas bina marga. Saya mohon kepada pemerintah supaya masalah ini segera selesai,” tegasnya.
Dalam unggahan tersebut, Buky juga menceritakan bahwa dirinya mengetahui persoalan ini saat menjalankan fungsi pengawasan pemerintahan. Warga menyampaikan kekhawatiran karena kondisi pohon dinilai dapat mengancam keselamatan pengguna jalan.
“Setelah menerima laporan, saya bersama lurah, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas meninjau langsung ke lokasi. Ternyata benar, posisi pohon sudah sangat miring dan berbahaya,” tulisnya.
Ia pun mendesak Pemerintah Provinsi Jawa Barat agar segera mengambil langkah penanganan. Menurutnya, keselamatan warga tidak boleh menunggu korban berikutnya.
“Nyawa warga terlalu berharga jika harus menunggu lebih banyak korban,” ujarnya.
Buky berharap, koordinasi antarinstansi dapat segera diselesaikan agar perbaikan maupun penanganan pohon tersebut bisa dilakukan dalam waktu dekat, sehingga aktivitas masyarakat di jalur strategis tersebut kembali aman dan lancar.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











