Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Persib Bandung

Persib Bandung Siap Berubah Total? Skuad Juara Terancam Rombak Besar Musim Depan

Selasa, 9 Juni 2026 17:00 WIB

Monte Equipment Naik Kelas! Brand Outdoor Lokal Ini Siap Saingi Produk Global

Selasa, 9 Juni 2026 16:05 WIB

Link Video Cut Salwa Telegram Asli Banyak Dicari, Begini Fakta yang Terungkap

Selasa, 9 Juni 2026 15:36 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persib Bandung Siap Berubah Total? Skuad Juara Terancam Rombak Besar Musim Depan
  • Monte Equipment Naik Kelas! Brand Outdoor Lokal Ini Siap Saingi Produk Global
  • Link Video Cut Salwa Telegram Asli Banyak Dicari, Begini Fakta yang Terungkap
  • Yayasan Paseban Cetak Jejak Hijau, Andy Utama Dorong Pemulihan Ekosistem Megamendung
  • Sikapi Pesta Gay di Karawang, Dedi Mulyadi Wacanakan Angkut Komunitas LGBT ke Barak Militer
  • Jangan Sampai Ditolak RS! Simak Aturan Baru Kontrol Pasien BPJS Kesehatan per Juni 2026
  • VIRAL! Kisah Istri Pertama Berburu Madu Selama 3 Tahun Untuk Kado Ulang Tahun Sang Suami
  • Jadwal Timnas Indonesia vs Mozambik Malam Ini: Misi Garuda Dongkrak Ranking FIFA di GBK
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 9 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

LPG Nonsubsidi Meroket, Dedi Mulyadi Ajak Warga Jabar Beralih ke Kayu Bakar

By Aga GustianaSelasa, 21 April 2026 16:57 WIB2 Mins Read
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Foto: bukamata.id/ M. Rafki.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kenaikan harga LPG nonsubsidi yang cukup signifikan memaksa masyarakat untuk memutar otak dalam mengatur dapur mereka. Menanggapi fenomena ini, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi melontarkan gagasan agar warga mulai memanfaatkan potensi energi alternatif yang tersedia di lingkungan sekitar, mulai dari kayu bakar hingga pemanfaatan limbah ternak.

Langkah ini dipandang sebagai respons realistis di tengah melambungnya harga gas ukuran 5,5 kilogram dan 12 kilogram yang resmi ditetapkan oleh PT Pertamina Patra Niaga.

“Kita di daerah mendorong untuk masyarakat menggunakan energi yang lainnya, bukan hanya menggunakan LPG, tapi juga bisa menggunakan misalnya, di daerah perkampungan, banyak kayu bakar, pakai kayu bakar,” kata Dedi di Bandung, Selasa (21/4/2026).

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Desak Sanksi Tegas dalam Kasus Dugaan Pemerkosaan oleh Dokter Priguna

Dorong Inovasi Berbasis Kearifan Lokal

Dedi menekankan bahwa ketergantungan yang terlalu tinggi pada satu sumber energi seperti LPG membuat masyarakat rentan terdampak fluktuasi harga global. Baginya, masyarakat Indonesia, khususnya di Jawa Barat, memiliki kreativitas untuk mengolah sumber daya lain, termasuk mengubah kotoran sapi menjadi biogas yang lebih ekonomis.

Baca Juga:  Alam Subur, Cagub Dedi Mulyadi Sayangkan Hilangnya Budaya Beternak di Jabar

Ia optimis bahwa penyesuaian gaya hidup dan pemanfaatan teknologi tepat guna bisa menjadi kunci bertahan di tengah beban ekonomi yang meningkat.

“Jadi, memang kita harus berusaha menyesuaikan dengan tingkat kemampuan kebutuhan kita, dan saya meyakini warga Indonesia ini warga yang inovatif dan cerdas,” ucapnya.

Rincian Kenaikan Harga LPG

Sebagai informasi, tekanan ekonomi ini dipicu oleh kebijakan PT Pertamina Patra Niaga yang mengerek harga gas nonsubsidi. Saat ini, tabung 12 kilogram dibanderol seharga Rp 228 ribu, sebuah lonjakan tajam sebesar 18,75 persen.

Baca Juga:  Eksplorasi Pangandaran: 5 Rekomendasi Destinasi Wajib yang Tengah Hits di Tahun 2026

Kondisi serupa terjadi pada varian gas 5,5 kilogram yang kini harus ditebus warga dengan harga Rp 107 ribu. Kenaikan ini pun memicu kekhawatiran akan terjadinya migrasi besar-besaran pengguna gas nonsubsidi ke gas melon 3 kilogram yang diperuntukkan bagi warga prasejahtera.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

5 Kg Biogas Dedi Mulyadi jawa barat Kayu Bakar LPG 12 Kg LPG 5
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Monte Equipment Naik Kelas! Brand Outdoor Lokal Ini Siap Saingi Produk Global

Yayasan Paseban Cetak Jejak Hijau, Andy Utama Dorong Pemulihan Ekosistem Megamendung

Sikapi Pesta Gay di Karawang, Dedi Mulyadi Wacanakan Angkut Komunitas LGBT ke Barak Militer

VIRAL! Kisah Istri Pertama Berburu Madu Selama 3 Tahun Untuk Kado Ulang Tahun Sang Suami

Penemuan Jenazah Pria di Bandung Barat Gegerkan Warga, Polisi Selidiki Penyebabnya

Protes Investor Dapur MBG di Kantor BGN, Tuntut Kejelasan Dana Miliaran Rupiah

Terpopuler
  • Video Cut Salwa Ramai Dicari di TikTok dan X, Ini Fakta yang Sebenarnya
  • Geger! Link Video Cut Salwa ‘No Sensor’ Viral Ramai Dicari Warganet
  • Viral Video ‘Rok Hijau di Dapur’, Pakar Ingatkan Bahaya Link Palsu hingga Jerat Hukum UU ITE
  • Viral di TikTok, Video Cut Salwa Jadi Perbincangan Publik, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
  • Link Full Video Cut Salwa Jadi Buruan Netizen, Benarkah Ada Rekaman Asli?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.