Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bosan ke Tempat yang Itu-itu Saja? Coba 5 Wisata Bogor Anti-Mainstream Ini

Kamis, 29 Oktober 2026 03:00 WIB

Cara Cek Bansos PKH dan BPNT Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Begini Langkahnya

Kamis, 29 Oktober 2026 01:00 WIB

Kolaborasi Fiersa Besari dan Arei Hadirkan Cerita di Balik Ekspedisi Gunung Elbrus

Rabu, 28 Oktober 2026 21:43 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bosan ke Tempat yang Itu-itu Saja? Coba 5 Wisata Bogor Anti-Mainstream Ini
  • Cara Cek Bansos PKH dan BPNT Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Begini Langkahnya
  • Kolaborasi Fiersa Besari dan Arei Hadirkan Cerita di Balik Ekspedisi Gunung Elbrus
  • Balsa Sekulic Borong Dua Gol, Persib Semakin Kokoh di Puncak Grup E ACL Two
  • Dijuluki ‘Republik PKB’, Kabupaten Bandung Jadi Model Pemenangan PKB di Pemilu 2029
  • Hanya Pakaian Tertinggal di Tepi Sungai, Lansia Sumedang Ditemukan Meninggal di Cimanuk
  • Demo BEM se-Tasikmalaya Ricuh, Pagar DPRD Dijebol hingga Diseret ke Tengah Jalan
  • Dulu Dipuji Jadi Joki Karapan Kerbau, Kini Vebby Hananto Dihujat Gegara Polemik COP JRF
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 29 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dedi Mulyadi Dorong Beasiswa SMK Industri, Targetkan Lahir Kelas Menengah Baru di Jabar

By Muhammad Rafki Razif KiransyahKamis, 23 April 2026 13:33 WIB2 Mins Read
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Foto: bukamata.id/ M Rafki.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mendorong penguatan konektivitas antara sekolah dan dunia industri melalui program beasiswa bagi siswa dari keluarga menengah ke bawah untuk mengenyam pendidikan di sekolah industri unggulan.

Hal tersebut disampaikan Dedi saat ditemui di Gedung Pakuan, Bandung. Ia menilai, langkah ini penting untuk membuka akses pendidikan berkualitas yang selama ini sulit dijangkau oleh masyarakat dengan keterbatasan ekonomi.

“Kegiatan ini membuat konektivitas industri, di mana sekolah-sekolah yang sudah punya kualifikasi sebagai penghasil siswa terbaik mendapat titipan siswa dari berbagai daerah di Jawa Barat,” ujarnya pada Kamis (23/4/2026)

Dedi mengungkapkan, saat ini terdapat sekitar 100 siswa yang telah mendapatkan akses beasiswa untuk bersekolah di institusi dengan biaya pendidikan relatif tinggi.

Baca Juga:  Tim Satgas Koor dan Supervisi KPK Gelar Rakor Pemberantasan Korupsi di Gedung Sate

“Sekolahnya sebenarnya mahal, tetapi kita memberikan beasiswa bagi anak-anak Jawa Barat yang orang tuanya ekonominya menengah ke bawah,” katanya.

Ia bahkan menargetkan jumlah tersebut terus bertambah secara signifikan.

“Tadinya 100, saya minta 400 ditambah lagi. Ada satu lagi sekolah bisa sampai 800, nanti kita cek apakah mampu,” ungkapnya.

Baca Juga:  KDM Ajak Publik Tak Resah soal Penyatuan Gedung Sate-Gasibu, Warganet: Urgensinya Pak?

Menurut Dedi, program ini tidak sekadar soal pendidikan, tetapi juga bagian dari strategi membangun kelas menengah baru di Jawa Barat.

“Semangatnya adalah harus lahir kelas menengah baru dari Jawa Barat, yang lahir dari sekolah-sekolah industri unggulan,” tegasnya.

Ia menilai selama ini akses ke sekolah-sekolah tersebut cenderung didominasi oleh kalangan ekonomi atas.

Lebih jauh, Dedi menjelaskan bahwa sistem pendidikan di sekolah tersebut dirancang untuk menyiapkan siswa langsung masuk ke level strategis di dunia kerja.

Baca Juga:  Forum Diaspora Jabar Chapter IV Resmi Dibuka, Harap Bisa Tingkatkan Daya Saing Global

“Iya, nanti pada levelnya manajer, dan sistemnya dibangun sejak SMK,” ujarnya.

Program ini menjadi bagian dari upaya Pemprov Jawa Barat dalam menjawab tantangan ketenagakerjaan sekaligus memperkuat daya saing sumber daya manusia, dengan membuka jalan bagi generasi muda untuk naik kelas melalui pendidikan yang terhubung langsung dengan kebutuhan industri.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi Pemprov Jabar pendidikan Jawa Barat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Cara Cek Bansos PKH dan BPNT Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Begini Langkahnya

Dijuluki ‘Republik PKB’, Kabupaten Bandung Jadi Model Pemenangan PKB di Pemilu 2029

Hanya Pakaian Tertinggal di Tepi Sungai, Lansia Sumedang Ditemukan Meninggal di Cimanuk

Demo BEM se-Tasikmalaya Ricuh, Pagar DPRD Dijebol hingga Diseret ke Tengah Jalan

Empat Kali Lolos dalam Dua Bulan, Kurir Sabu di Bandung Barat Akhirnya Tertangkap

Demo Mahasiswa di DPRD Jabar Saat Sumpah Pemuda, Soroti Karhutla hingga MBG

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar
  • Peta Potensi Bencana November 2026: Puluhan Kecamatan di Jawa Barat Siaga Longsor dan Banjir Bandang
  • Berkas Kasus UU ITE Bambang Soeharto Hampir Rampung, Simalango Law Firm Soroti Langkah Tersangka Lapor Balik Saksi
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.