bukamata.id – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mendorong penguatan konektivitas antara sekolah dan dunia industri melalui program beasiswa bagi siswa dari keluarga menengah ke bawah untuk mengenyam pendidikan di sekolah industri unggulan.
Hal tersebut disampaikan Dedi saat ditemui di Gedung Pakuan, Bandung. Ia menilai, langkah ini penting untuk membuka akses pendidikan berkualitas yang selama ini sulit dijangkau oleh masyarakat dengan keterbatasan ekonomi.
“Kegiatan ini membuat konektivitas industri, di mana sekolah-sekolah yang sudah punya kualifikasi sebagai penghasil siswa terbaik mendapat titipan siswa dari berbagai daerah di Jawa Barat,” ujarnya pada Kamis (23/4/2026)
Dedi mengungkapkan, saat ini terdapat sekitar 100 siswa yang telah mendapatkan akses beasiswa untuk bersekolah di institusi dengan biaya pendidikan relatif tinggi.
“Sekolahnya sebenarnya mahal, tetapi kita memberikan beasiswa bagi anak-anak Jawa Barat yang orang tuanya ekonominya menengah ke bawah,” katanya.
Ia bahkan menargetkan jumlah tersebut terus bertambah secara signifikan.
“Tadinya 100, saya minta 400 ditambah lagi. Ada satu lagi sekolah bisa sampai 800, nanti kita cek apakah mampu,” ungkapnya.
Menurut Dedi, program ini tidak sekadar soal pendidikan, tetapi juga bagian dari strategi membangun kelas menengah baru di Jawa Barat.
“Semangatnya adalah harus lahir kelas menengah baru dari Jawa Barat, yang lahir dari sekolah-sekolah industri unggulan,” tegasnya.
Ia menilai selama ini akses ke sekolah-sekolah tersebut cenderung didominasi oleh kalangan ekonomi atas.
Lebih jauh, Dedi menjelaskan bahwa sistem pendidikan di sekolah tersebut dirancang untuk menyiapkan siswa langsung masuk ke level strategis di dunia kerja.
“Iya, nanti pada levelnya manajer, dan sistemnya dibangun sejak SMK,” ujarnya.
Program ini menjadi bagian dari upaya Pemprov Jawa Barat dalam menjawab tantangan ketenagakerjaan sekaligus memperkuat daya saing sumber daya manusia, dengan membuka jalan bagi generasi muda untuk naik kelas melalui pendidikan yang terhubung langsung dengan kebutuhan industri.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










