Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Hati-Hati! Jangan Tergoda, Sekali Klik Video Ibu Tiri vs Anak Tiri No Sensor Bisa Bikin Rekening Ludes dan Kena UU ITE

Minggu, 19 April 2026 10:30 WIB

Dedi Mulyadi Tanggapi Kritik Revitalisasi Gedung Sate, Tegaskan Bukan Bangun Ulang

Minggu, 19 April 2026 10:15 WIB

Maulana Yusuf Sentil Proyek Dedi Mulyadi, Prioritas Rakyat Dipertanyakan

Minggu, 19 April 2026 09:25 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Hati-Hati! Jangan Tergoda, Sekali Klik Video Ibu Tiri vs Anak Tiri No Sensor Bisa Bikin Rekening Ludes dan Kena UU ITE
  • Dedi Mulyadi Tanggapi Kritik Revitalisasi Gedung Sate, Tegaskan Bukan Bangun Ulang
  • Maulana Yusuf Sentil Proyek Dedi Mulyadi, Prioritas Rakyat Dipertanyakan
  • Kecil-Kecil Cabe Rawit! Bocah 6 Tahun Lebih Pilih ‘Siksa’ Fisik di Gunung Daripada Main HP
  • Sempat Bikin Cemas, Kondisi Federico Barba Akhirnya Diungkap Bojan Hodak
  • Viral! Nenek Bule Sentil Proyek Gedung Sate: Rakyat Masih Menderita!
  • Jangan Terlewat! Kode Redeem FC Mobile 19 April 2026: Klaim Paket Pemain dan Gem Gratis Hari Ini
  • Gercep! Kode Redeem FF 19 April 2026 Baru Rilis: Klaim Skin Langka dan Diamond Gratis Sebelum Limit!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 19 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Viral! Nenek Bule Sentil Proyek Gedung Sate: Rakyat Masih Menderita!

By SusanaMinggu, 19 April 2026 08:00 WIB3 Mins Read
Gedung Sate. Foto;: bukamata.id/ M Rafki.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Video seorang nenek bule yang mengkritik proyek penataan kawasan Gedung Sate dan Lapangan Gasibu viral di media sosial. Pernyataan tersebut memicu beragam respons dari warganet.

Dalam video yang diunggah akun Instagram @bridgiaadhella dan dikutip Minggu (19/4/2026), nenek tersebut mempertanyakan urgensi proyek yang dinilai tidak mendesak dibanding persoalan lain yang dihadapi masyarakat.

“Buat apa sih menghabiskan uang untuk hal yang tidak penting, utamakan yang bahaya dulu yang harus diurus,” ujarnya.

Ia menyoroti sejumlah persoalan krusial seperti banjir yang memakan korban jiwa, jalan berlubang dan gelap, hingga akses jalan yang masih banyak tertutup.

“Contohnya banjir yang mengambil korban jiwa dan segala rupa, jalan gelap berlubang itu mah semua juga sudah pada tahu,” lanjutnya.

Menurutnya, bangunan bersejarah seperti Gedung Sate seharusnya tidak menjadi prioritas utama untuk ditata ulang jika kondisi masyarakat masih menghadapi banyak kesulitan.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Ajak Kepala Daerah Terpilih di Jabar Sejahterakan Warga

“Gedung Sate yang megah penuh nilai sejarah biarkanlah dulu. Tapi terserah saja, kita masyarakat kecil tidak akan didengar,” ucapnya.

Ia bahkan menyindir bahwa penataan bisa dilakukan setelah seluruh persoalan masyarakat terselesaikan.

“Kalau sudah beres semua baru menghias Gedung Sate, mau dilapis emas juga silakan, tapi lihat dulu masyarakat kita yang menderita,” tegasnya.

Respons Warganet Beragam

Pernyataan nenek tersebut langsung menuai komentar dari warganet. Banyak yang menilai kritik tersebut mewakili suara masyarakat kecil.

Salah satu akun menuliskan kekagumannya terhadap cara berpikir sang nenek dan berharap sosok seperti itu bisa memperjuangkan rakyat.

“Pertama terpukau dgn jawaban2 nenek, selanjutnya berpikir kuduna nenek jd anggota DPR nu bener2 memperjuangkan rakyat kecil. Terakhir pikaserieun, atuh ian si mbah google teh mereun oge naroskeun ka nenek nyak bisa jawab bener kitu,” tulis akun @ani***

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Akui Salah Naik Motor Tanpa Helm, Minta Ditilang

“Sae k.iyan …dugikeun tah pendapat mamah ka KDM ..” tulis akun @tis***

“Tah kupingkeun saur sepuh, bener pisan,” tulis warganet lainnya.

Proyek Penataan Gedung Sate–Gasibu Jadi Sorotan

Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Jawa Barat di bawah kepemimpinan Dedi Mulyadi tengah menggagas penataan besar di kawasan pusat pemerintahan tersebut.

Proyek ini mencakup penyatuan halaman depan Gedung Sate dengan Lapangan Gasibu menjadi ruang publik terpadu, sekaligus penataan ulang lalu lintas di Jalan Diponegoro.

“Kalau bisa disatukan, kenapa harus dipisahkan. Diperindah, kenapa mesti resah?” kata Dedi melalui unggahan media sosialnya.

Baca Juga:  Warga Puncak Bogor Bongkar Paksa Hibisc Fantasy Berawal dari Titah Dedi Mulyadi

Konsep Integrasi dan Solusi Kemacetan

Penataan kawasan ini meliputi integrasi ruang terbuka seluas 14.642 meter persegi dengan koridor sepanjang 97 hingga 144,24 meter.

Selain itu, akan dibangun jalur lalu lintas melingkar yang mengarah ke kawasan Masjid Pusdai dan sebagian area Gasibu. Skema ini dirancang untuk mengurangi kemacetan, terutama saat terjadi aksi massa di sekitar Gedung Sate.

“Bukan jembatan, jalannya melingkar. Nanti muter ke depan Pusdai, belok kanan. Sebagian Gasibu digunakan untuk jalur di ujungnya,” jelas Dedi.

Tak hanya itu, kawasan ini juga akan mengusung konsep budaya Jawa Barat dengan penambahan jalur pejalan kaki serta ruang terbuka hijau. Penataan ini bertujuan menguatkan identitas kawasan pemerintahan tanpa mengubah elemen sejarah yang ada.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi Gasibu Gedung Sate Pemprov Jabar penataan kota Bandung proyek Bandung viral nenek bule
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tanggapi Kritik Revitalisasi Gedung Sate, Tegaskan Bukan Bangun Ulang

Maulana Yusuf Sentil Proyek Dedi Mulyadi, Prioritas Rakyat Dipertanyakan

Waspada Penipuan! Bank bjb Ingatkan Nasabah Jaga Kerahasiaan Data Transaksi

Heboh Video Tarung Pelajar di Cianjur: Siswa SD dan SMP Terlibat Duel Dua Lawan Dua

Innalillahi, Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia

Guru Mengajar, Siswa Menghina: Skandal Video Viral SMAN 1 Purwakarta Coreng Citra Sekolah Unggulan

Terpopuler
  • Ole Romeny
    Rumor Transfer Persib: Skenario Gila Datangkan Ole Romeny dan Lepas Eliano ke Eropa
  • Rumor Transfer Persib: Antara Ronald Koeman Jr yang Dilirik Raksasa Belanda dan Kode Keras untuk Kadu
  • Viral! Link Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Full Durasi No Sensor dari Kebun Sawit ke Dapur
  • Diusir Secara Hukum, Dicintai Secara Nurani: Tragedi Dr. Badjora yang Mengguncang Padangsidimpuan!
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Terbongkar! Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri Ternyata Bukan Cerita Asli
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.