Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Modal Infak Receh Bisa Umrah? Bongkar Rahasia Sukses SMAN 1 Padalarang yang Bikin Warganet Heboh!

Sabtu, 12 September 2026 09:29 WIB
Game Free Fire

Daftar Kode Redeem Free Fire Sabtu 12 September 2026: Amankan Skin Gratis dan Trik Profil Spasi Kosong

Sabtu, 12 September 2026 07:43 WIB

Bansos September 2026 Belum Cair? Begini Cara Cek PKH Lewat HP

Sabtu, 12 September 2026 05:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Modal Infak Receh Bisa Umrah? Bongkar Rahasia Sukses SMAN 1 Padalarang yang Bikin Warganet Heboh!
  • Daftar Kode Redeem Free Fire Sabtu 12 September 2026: Amankan Skin Gratis dan Trik Profil Spasi Kosong
  • Bansos September 2026 Belum Cair? Begini Cara Cek PKH Lewat HP
  • GBK Tanpa Bobotoh, Bandung Siap Membara! Ini 6 Lokasi Nobar Persib vs Persija
  • Bansos September 2026 Bisa Dicek Sekarang, Begini Cara Cek Penerima Pakai NIK
  • Gandeng Irfan Hakim, Bos Koi Hartono Soekwanto Cetak Rekor Global Lewat Kontes Ikan Bogel di Bandung
  • Persija vs Persib, Igor Tolic Ingin Persib Bikin Bobotoh Bangga di GBK
  • Timnas Indonesia Siap Gebrak FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Jadwal Lengkap Skuad Garuda
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 12 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dedi Mulyadi Siapkan Sekolah Maung, Tampung Siswa Berprestasi Akademik hingga Seni

By Muhammad Rafki Razif KiransyahKamis, 23 April 2026 14:20 WIB2 Mins Read
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Foto: bukamata.id/ M Rafki.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyiapkan program “Sekolah Maung” yang akan mulai berjalan pada tahun pelajaran 2026. Program ini dirancang sebagai sekolah unggulan yang menampung siswa berprestasi, baik akademik maupun non-akademik.

“Sekolah Maung nanti tahun pelajaran ini dimulai. Sekarang sudah tahap identifikasi,” ujar Dedi saat ditemui di Gedung Pakuan, Bandung pada Kamis (23/4/2026)

Dedi menegaskan, konsep Sekolah Maung tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga memberi ruang bagi siswa dengan prestasi di bidang lain.

“Bukan hanya yang akademiknya baik, tapi juga yang berprestasi di olahraga, seni, dan industri kreatif,” katanya.

Baca Juga:  Ribuan Pekerja Wisata Kepung Gedung Sate, Tuntut Gubernur Jabar Cabut Surat Edaran Nomor 45

Nantinya, setiap sekolah akan memiliki kelas-kelas khusus sesuai minat dan bakat siswa.

“Ada kelas industri kreatif, kelas olahraga, kelas seni,” tambahnya.

Alih-alih membangun sekolah baru, Pemprov Jawa Barat akan mengoptimalkan sekolah unggulan yang sudah ada di tiap daerah.

“Enggak dibangun baru, kita update sekolah-sekolah yang dulu menjadi unggulan,” jelas Dedi.

Ia mencontohkan sekolah favorit di berbagai daerah, seperti SMA unggulan di Bandung hingga kabupaten lain, yang nantinya akan diisi oleh siswa berprestasi melalui sistem seleksi.

Baca Juga:  Alasan Lengkap Dedi Mulyadi Ubah Nama RSUD Al Ihsan Jadi Welas Asih

Untuk mendukung program ini, pemerintah juga akan melakukan penguatan fasilitas dan kualitas pengajaran.

“Pastikan ada penambahan ruang kelas, teknologi pengajaran, dan seleksi guru yang memadai,” ujarnya.

Langkah ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang kompetitif sekaligus berkualitas.

Dedi memastikan, Sekolah Maung dapat diakses secara gratis. Namun, pihaknya tengah mengkaji kemungkinan kontribusi dari orang tua dengan kemampuan ekonomi tinggi.

“Gratis. Tapi kita lagi membicarakan, apakah orang tua yang berpenghasilan di atas Rp10 juta boleh berkontribusi,” ungkapnya.

Baca Juga:  KemenHAM Jabar Nilai Program Pendidikan Karakter Dedi Mulyadi Sebagai Solusi Konkret

Menurutnya, skema tersebut masih dalam tahap kajian agar tidak menimbulkan ketimpangan akses pendidikan.

“Ini masih kita pelajari dan komunikasikan, tidak boleh memberatkan,” tegasnya.

Program Sekolah Maung juga menjadi bagian dari strategi besar Pemprov Jawa Barat dalam membangun kelas menengah berbasis kualitas pendidikan.

“Kan kelas menengahnya harus ada,” kata Dedi.

Dengan pendekatan berbasis prestasi dan penguatan sekolah unggulan, Sekolah Maung diharapkan menjadi ruang lahirnya generasi muda Jawa Barat yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga unggul dalam berbagai bidang.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi pendidikan Jawa Barat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bansos September 2026 Belum Cair? Begini Cara Cek PKH Lewat HP

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos September 2026 Bisa Dicek Sekarang, Begini Cara Cek Penerima Pakai NIK

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

September Jadi Bulan Terakhir Bansos Tahap 3, PKH hingga Beras 30 Kg Siap Disalurkan

Langkah Senyap Presiden Prabowo: 30 Kebijakan Strategis untuk Kelas Menengah Indonesia

Kasus Abah Setu Belum Usai, Polisi Masih Dalami Video yang Disebut Hasil Editan AI

Defisit APBD Jabar Turun Jadi Rp3,4 Triliun, Pemprov Tak Mau Asal Tarik Utang

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Heboh Video Viral Kasir Indomaret, Lylia Beri Klarifikasi dan Bongkar Hal Ini
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Viral Rekaman Air Pesisir Surut Dekat Anak Krakatau, Begini Kata BMKG
  • Uang Pendidikan Mengalir ke Mana? Bongkar Manfaat Rp6,3 Triliun Jabar vs Rp351 Miliar Sulteng
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.