Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Fakta Baru Kasus Dugaan Kekerasan Siswa SRT 1 Sumedang: Korban Sempat Kabur Hingga Minta Pulang

Sabtu, 24 Oktober 2026 11:36 WIB

Heboh Sindiran ‘KING’ dari Bos Madura United Usai Tundukkan Persib Bandung

Sabtu, 24 Oktober 2026 09:32 WIB

Kecanduan Judol Bikin Gelap Mata, Ayah di Bandung Tega Aniaya Anak hingga Tewas

Sabtu, 24 Oktober 2026 09:26 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Fakta Baru Kasus Dugaan Kekerasan Siswa SRT 1 Sumedang: Korban Sempat Kabur Hingga Minta Pulang
  • Heboh Sindiran ‘KING’ dari Bos Madura United Usai Tundukkan Persib Bandung
  • Kecanduan Judol Bikin Gelap Mata, Ayah di Bandung Tega Aniaya Anak hingga Tewas
  • Lagi-lagi Bikin Haru! Perhatian Amanda Manopo ke Fajar Sadboy Usai Beli Rumah Cash di Usia 19 Tahun
  • Pakai Akun IKD, Begini Alur Pembaruan Profil Penerima Bansos 2027 Lewat HP
  • BPNT Oktober 2026 Rp600 Ribu, Begini Cara Cek Penerimanya lewat HP
  • Bangga! Jajanan Kaki Lima Bandung Ini Jadi Gorengan Terbaik Kedua di Dunia
  • Cair Oktober-Desember! Begini Cara Cek Nama Penerima Bansos Tahap 4 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 24 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Demo Pekerja Pariwisata Jabar Ditunda, Tuntutan Revisi Larangan Study Tour Berlanjut

By Aga GustianaSenin, 25 Agustus 2025 13:45 WIB2 Mins Read
pekerja pariwisata
Sekitar 4.000 pekerja pariwisata dari berbagai wilayah Jawa Barat memadati halaman Gedung Sate, Bandung, Senin pagi (21/7/2025). Foto: bukamata.id/ M Rafki.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Rencana aksi demonstrasi yang sedianya dilakukan para pekerja pariwisata Jawa Barat di depan Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (25/8/2025), akhirnya tidak jadi digelar. Para pekerja menegaskan aksi tersebut bukan dibatalkan, melainkan hanya ditunda untuk sementara waktu.

Sebelumnya, massa yang tergabung dalam Solidaritas Pekerja Pariwisata Jawa Barat (SP3JB) sempat mengancam akan menggelar aksi besar-besaran dengan mendatangi Gedung Sate menggunakan bus. Tuntutan itu muncul karena aksi pertama mereka dinilai tidak mendapat respons dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Dampak Larangan Study Tour

Pemicu aksi para pekerja pariwisata adalah kebijakan larangan study tour yang dianggap membawa dampak buruk bagi keberlangsungan usaha wisata di Jawa Barat. Menurut mereka, aturan ini membuat banyak pelaku usaha mengalami kerugian besar, bahkan sebagian pekerja terancam terkena pemutusan hubungan kerja (PHK).

Larangan tersebut dinilai mematikan kegiatan pariwisata yang selama ini bergantung pada program perjalanan sekolah. Kondisi ini membuat pelaku usaha menilai kebijakan pemerintah terlalu membatasi ruang gerak sektor pariwisata.

Baca Juga:  Anggaran Minim, Dedi Mulyadi Dorong Pemda Tetap Siapkan Dana Darurat Bencana

Penundaan Aksi

Koordinator SP3JB, Herdis Subarja, menegaskan bahwa kabar mengenai pembatalan aksi tidak benar. Ia menekankan aksi hanya ditunda untuk konsolidasi lebih lanjut.

“Bukan pembatalan, melainkan penundaan. Surat yang saya pegang juga jelas menyebutkan penundaan, jadi bukan batal,” ujar Herdis, Senin (25/8/2025).

Herdis menambahkan, pihaknya ingin lebih dulu menggelar dialog internal bersama pekerja dan pengusaha pariwisata. Selain itu, aparat keamanan juga memberi imbauan agar massa tidak menggunakan bus dalam aksi, karena dikhawatirkan berpotensi melumpuhkan arus lalu lintas Kota Bandung.

Baca Juga:  Soroti Pengelolaan Anggaran, Dedi Mulyadi: Pegang Triliun Tapi Rakyat Masih Sengsara?

Tidak Ada Intervensi Pihak Lain

Herdis juga menegaskan, keputusan penundaan aksi tidak dipengaruhi oleh pihak mana pun. Ia bahkan sempat melakukan pertemuan langsung dengan Gubernur Jawa Barat untuk menyampaikan aspirasi pekerja terkait larangan study tour.

“Kami ingin menekankan, aksi ini ditunda bukan karena ada intervensi. Justru kami sudah bertemu langsung dengan Gubernur untuk berdialog,” jelasnya.

Tuntutan Utama Pekerja Pariwisata

Lebih lanjut, Herdis menjelaskan bahwa para pekerja pariwisata sebenarnya tidak menolak sepenuhnya larangan studi tour. Mereka justru mendukung jika larangan diberlakukan untuk kegiatan wisata yang disamarkan dengan dalih pendidikan.

Baca Juga:  KDM Instruksikan ASN Jabar Maksimalkan Kinerja di Sisa 2025

Namun, mereka meminta adanya revisi dalam surat edaran gubernur. Tujuannya agar kegiatan wisata murni, seperti piknik sekolah bersama orang tua siswa, tetap bisa dilaksanakan.

“Kami sepakat bahwa study tour yang disamarkan itu memang harus dilarang. Tetapi kalau ada siswa dan orang tua yang memang ingin melakukan piknik murni, jangan sampai ikut dilarang,” tegas Herdis.

Dengan penundaan ini, para pekerja pariwisata memastikan akan terus mengawal kebijakan pemerintah hingga ada solusi yang lebih berpihak pada keberlangsungan sektor wisata di Jawa Barat.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi jawa barat study tour
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Fakta Baru Kasus Dugaan Kekerasan Siswa SRT 1 Sumedang: Korban Sempat Kabur Hingga Minta Pulang

Kecanduan Judol Bikin Gelap Mata, Ayah di Bandung Tega Aniaya Anak hingga Tewas

Bansos

BPNT Oktober 2026 Rp600 Ribu, Begini Cara Cek Penerimanya lewat HP

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Cair Oktober-Desember! Begini Cara Cek Nama Penerima Bansos Tahap 4 2026

Kemacetan

Awas Macet! Sabtu-Minggu Ini Bandung Penuh Acara, Catat Jadwal dan Lokasinya

Kirab Jampana HJKB 216 Besok! Ini Rute dan Jam yang Perlu Dihindari Pengendara

Terpopuler
  • Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga
  • Dedi Mulyadi Marah Ditagih Jalan Rusak, Pengamat: Batas Wewenang Bukan Alasan!
  • Balita 3 Tahun di Bandung Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Kandung, Kuasa Hukum Minta Penanganan Kasus Dipercepat
  • Kisah Santri Cipasung yang Berhasil Mengubah Sejarah Pendidikan Islam Indonesia
  • Rapimnas PII 2026 Anugerahkan Penghargaan Narendra Dharma Abiyanta kepada Tiga Gubernur
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.