Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bio Farma Transfer Teknologi Vaksin ke Sejumlah Negara, Dorong Diplomasi Kesehatan Indonesia

Rabu, 16 September 2026 22:30 WIB

Persib Bungkam FC Seoul 1-0, Maung Bandung Langsung Kuasai Puncak Grup E ACL Two

Rabu, 16 September 2026 21:00 WIB

Warga Bandung Jangan Asal Beli! 25 Merek Beras Fortifikasi Diduga Tak Sesuai Label

Rabu, 16 September 2026 20:42 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bio Farma Transfer Teknologi Vaksin ke Sejumlah Negara, Dorong Diplomasi Kesehatan Indonesia
  • Persib Bungkam FC Seoul 1-0, Maung Bandung Langsung Kuasai Puncak Grup E ACL Two
  • Warga Bandung Jangan Asal Beli! 25 Merek Beras Fortifikasi Diduga Tak Sesuai Label
  • Kebakaran Ciumbuleuit Bongkar Dugaan Penimbunan Sampah Ilegal, 19 Warga Terdampak
  • 10 Tempat Wisata Bogor Terbaru dan Paling Hits, Cocok untuk Liburan Keluarga
  • Persib Curi Poin Penuh di ACL 2, Marc Klok Sanjung Mental Juang Bobotoh di Negeri Ginseng
  • Viral! Gegara Puntung Rokok, WNI Ini Masuk Penjara di Malaysia
  • DIKULITI DI FORUM DUNIA?! Nama Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Mendadak Jadi Sorotan PBB!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 16 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Malam 27 Rajab dan Doa Isra Mi’raj: Amalan Sunyi yang Diyakini Membuka Pintu Pertolongan

By Aga GustianaKamis, 15 Januari 2026 20:40 WIB4 Mins Read
Ilustrasi berdoa
Ilustrasi berdoa. (Foto: Ilustrasi/Freepik)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Bagi umat Islam, malam 27 Rajab bukan sekadar penanda kalender hijriah. Malam Isra Mi’raj selalu hadir sebagai ruang sunyi untuk merenung, memperbaiki niat, dan memperbanyak doa. Di antara berbagai amalan yang dianjurkan, terdapat satu doa khusus yang sejak lama diamalkan dan dijelaskan dalam literatur ulama klasik.

Doa Malam Isra Mi’raj ini dipercaya memiliki kedalaman makna dan keutamaan tersendiri, terutama jika dibaca dengan kesadaran penuh dan keikhlasan hati. Bukan sekadar bacaan rutin, doa ini sering disebut sebagai wasilah untuk melapangkan urusan dan menguatkan hati yang sedang letih.

Isra Mi’raj: Perjalanan Ruhani yang Mengubah Sejarah

Isra Mi’raj merupakan peristiwa agung ketika Nabi Muhammad SAW diperjalankan oleh Allah SWT dari Masjidil Haram menuju Masjidil Aqsa, lalu dinaikkan hingga Sidratul Muntaha dalam satu malam. Perjalanan ini bukan hanya mukjizat fisik, tetapi juga puncak pengalaman spiritual Rasulullah SAW.

Pada malam inilah perintah shalat lima waktu ditetapkan—ibadah yang menjadi fondasi utama kehidupan seorang Muslim. Karena itu, para ulama memandang malam Isra Mi’raj sebagai waktu istimewa untuk bermunajat, memohon ampunan, dan menyampaikan segala hajat kepada Allah SWT.

Baca Juga:  Ustadz Adi Hidayat: Isra Miraj, Perjalanan Nyata Penuh Hikmah

Tak sedikit yang meyakini bahwa doa-doa yang dipanjatkan pada malam ini memiliki peluang besar untuk dikabulkan, selama disertai keyakinan dan kesungguhan.

Teks Doa Malam Isra Mi’raj

Doa berikut dinukil dari penjelasan Syekh Muhammad bin Abdullah bin Hasan al-Halabi al-Qadiri dan telah lama diamalkan oleh para pencari ketenangan batin:

Allāhumma innī as’aluka bi musyāhadati asrāril muhibbīn, wa bil khalwatil latī khashshashta bihā sayyidal mursalīn hīna asraita bihī lailatas sābi’i wal ‘isyrīn an tarhama qalbiyal hazīna wa tujība da‘watī yā akramal akramīn.

Artinya:
“Ya Allah, dengan kemuliaan tersingkapnya rahasia para pecinta-Mu, dan dengan keistimewaan khalwat yang Engkau anugerahkan khusus kepada pemimpin para rasul ketika Engkau memperjalankannya pada malam 27 Rajab, aku memohon kepada-Mu agar Engkau merahmati hatiku yang gundah dan mengabulkan doaku, wahai Zat Yang Maha Pemurah.”

Cara Mengamalkan Doa dengan Lebih Tertata

Para ulama juga menjelaskan adab dan tata cara agar doa ini dibaca dengan lebih sempurna. Amalan ini bisa dilakukan secara sederhana, tanpa memberatkan:

  1. Mengawali dengan shalat sunnah dua rakaat
    Pada setiap rakaat, setelah membaca Al-Fatihah, dianjurkan membaca Surat Al-Ikhlas.
  2. Membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW sebanyak 10 kali
    Shalawat berfungsi sebagai pembuka dan pengantar doa.
  3. Membaca Doa Malam Isra Mi’raj
    Setelah itu, sampaikan hajat pribadi—baik urusan dunia maupun akhirat—dengan bahasa sendiri.
Baca Juga:  Menag Ajak Umat Islam Tegakkan Salat dalam Peringatan Isra Miraj

Kesederhanaan tata cara ini justru menekankan satu hal penting: kehadiran hati.

Keutamaan yang Disebutkan Ulama

Syekh Abdurrahman bin Abdussalam as-Syafi’i (wafat 893 H) dalam kitab Nuzhatul Majalis wa Muntakhabun Nafaiz menguraikan keutamaan doa ini. Ia menyebutkan bahwa orang yang mengamalkannya pada malam 27 Rajab dan menyertakan hajatnya dengan sungguh-sungguh akan memperoleh beberapa faedah utama.

Di antaranya adalah dimudahkannya urusan yang terasa berat, dikabulkannya permohonan, serta dihidupkannya hati yang sempat kehilangan arah. Keutamaan ini menunjukkan bahwa doa tersebut bukan hanya untuk kebutuhan lahiriah, tetapi juga untuk pemulihan batin.

Kapan Waktu Paling Dianjurkan?

Waktu utama mengamalkan Doa Malam Isra Mi’raj adalah pada malam 27 Rajab, yaitu Jumat malam, 16 Januari 2026 (malam Sabtu). Doa bisa dibaca setelah shalat Isya atau pada sepertiga malam terakhir, saat suasana lebih tenang dan pikiran tidak terganggu aktivitas harian.

Baca Juga:  Termasuk Isra Mi'raj, Ini 7 Peristiwa Bersejarah Islam di Bulan Rajab

Namun jika kondisi tidak memungkinkan, doa ini tetap sah dibaca kapan saja pada malam tersebut. Yang terpenting bukan soal waktu semata, melainkan kekhusyukan dan keyakinan.

Agar Doa Lebih Mengena ke Hati

Beberapa hal sederhana bisa membantu menghadirkan kekhusyukan:

  • Memperbanyak istighfar sebelum berdoa
  • Mencari tempat yang hening
  • Membaca doa sambil memahami maknanya
  • Menyampaikan hajat dengan jujur, tanpa dibuat-buat
  • Menutup doa dengan sikap pasrah kepada Allah SWT

Dengan cara ini, doa tidak terasa seperti ritual kosong, melainkan dialog batin yang jujur.

Lebih dari Sekadar Peringatan Tahunan

Malam Isra Mi’raj sejatinya bukan hanya tentang mengenang peristiwa besar dalam sejarah Islam. Ia adalah momentum untuk kembali—kembali kepada shalat, kembali kepada doa, dan kembali kepada Allah SWT.

Jika akhir-akhir ini hidup terasa berat atau hati terasa jauh dari ketenangan, malam 27 Rajab bisa menjadi titik awal yang baru. Melalui doa yang dipanjatkan dengan penuh kesadaran, siapa tahu Allah SWT membuka jalan yang selama ini terasa tertutup.

Karena pada akhirnya, doa bukan tentang seberapa panjang bacaan, tetapi seberapa dalam kejujuran hati saat memohon.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Isra Miraj
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Devoyage Bogor, salah satu wisata di Bogor yang Instagramble banget.

10 Tempat Wisata Bogor Terbaru dan Paling Hits, Cocok untuk Liburan Keluarga

10 Rekomendasi Tempat Wisata Terbaik di Tasikmalaya, Cocok untuk Liburan Singkat Bersama Keluarga

Sambut HUT ke-36, JNE Gandeng Seniman Muklay Sulap Armada Pengiriman Jadi Galeri Seni Berjalan

FAKTA MENGEJUTKAN! Di Balik Bantuan Mendadak Reza Arap Bangun 27 Sekolah di NTT

Bukan Cuma Nongkrong! 4 Komunitas di Bandung Ini Cocok Buat Kamu yang Ingin Produktif

Bolehkah Salat Pakai Makeup Pengantin? Ini Penjelasan Buya Yahya dan Solusinya

Terpopuler
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Uang Mertua Rp17 Miliar Raib, Shabrina Adfi Buka Suara Soal Kejahatan Perbankan di BTN
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.