Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Tembus Semifinal Piala Presiden 2026, Pelatih Persib Puji Mental Pemain Muda dan Singgung Jadwal Padat

Rabu, 29 Juli 2026 09:18 WIB

Mau Beli Emas Hari Ini? Simak Daftar Harga Perhiasan Terbaru 29 Juli 2026 Sebelum Naik Lagi

Rabu, 29 Juli 2026 09:06 WIB

Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal

Rabu, 29 Juli 2026 08:33 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Tembus Semifinal Piala Presiden 2026, Pelatih Persib Puji Mental Pemain Muda dan Singgung Jadwal Padat
  • Mau Beli Emas Hari Ini? Simak Daftar Harga Perhiasan Terbaru 29 Juli 2026 Sebelum Naik Lagi
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
  • Penyaluran Bansos Segera Diuji Coba Lewat Koperasi Desa Merah Putih Akhir Agustus
  • 3 Hari Lagi Cair! Gaji Pensiunan PNS Golongan 3 dan 4 Masuk Rekening, Ini Besaran yang Diterima
  • Facebook Saingi TikTok? Tampilan Video Baru Hadir, Seller AI Bikin Penjual Lebih Mudah Cuan
  • Jangan Sampai Terlewat! Cara Cek Bansos Kemensos 2026 Secara Online, Cukup Pakai NIK KTP
  • Cara Klaim Saldo DANA Gratis 29 Juli 2026: Manfaatkan Fitur Resmi Tanpa Aplikasi Penghasil Uang
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 29 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Baznas Jabar Targetkan Pengumpulan ZIS Rp10 Triliun dengan Platform Digital ZX

By Muhammad Rafki Razif KiransyahSenin, 18 November 2024 20:00 WIB3 Mins Read
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jawa Barat mengungkapkan potensi besar zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di wilayah Jabar yang dapat mencapai Rp30 triliun.

Potensi ini tersebar di berbagai masjid di Jawa Barat, dan Baznas bekerja sama dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Jabar untuk mengoptimalkan pengumpulan ZIS melalui platform digital ZX.

Wakil Ketua I Baznas Provinsi Jabar, Rachmat Ari Kusumanto, mengatakan bahwa saat ini baru sekitar Rp6 triliun dari total potensi ZIS yang berhasil dihimpun. Hal ini disebabkan oleh pengumpulan yang masih dilakukan secara tradisional di masing-masing masjid.

“Meskipun potensi ZIS di Jawa Barat mencapai Rp30 triliun, sejauh ini baru terkumpul sekitar Rp6 triliun. Itu pun melalui metode yang masih konvensional. Dengan hadirnya aplikasi digital, kami berharap potensi ZIS ini bisa lebih optimal,” kata Rachmat saat ditemui di Kantor Baznas Jabar, Senin (18/11/2024).

Melalui platform digital ZX, Baznas berharap potensi ZIS sebesar Rp30 triliun bisa terealisasi, mendukung perekonomian daerah.

“Masjid-masjid akan memiliki rekening digital, yang sebelumnya hanya menggunakan kencleng atau sistem tumpang lewat. Dengan adanya sistem ini, proses pengumpulan dana menjadi lebih modern dan efisien,” tambahnya.

Baznas Jabar menargetkan bahwa dalam dua tahun ke depan, minimal Rp10 triliun dari total potensi ZIS se-Jabar dapat terkumpul melalui platform digital ini.

“Saat ini ada sekitar 100.000 masjid di Jawa Barat. Bayangkan jika 50.000 masjid saja mengumpulkan ZIS melalui platform ini, potensi dana yang bisa terkumpul akan sangat besar,” ujarnya.

Sekretaris PW DMI Jabar, Lutfi Hermawansyah juga mengungkapkan apresiasi kepada Baznas atas penyediaan platform digital yang mempermudah jamaah dalam beramal.

“Kami sangat mengapresiasi Baznas yang telah menghadirkan fasilitas ini. Platform digital ini tidak hanya mempermudah jamaah dalam berzakat dan sedekah, tetapi juga mengatasi kesulitan masjid-masjid dalam mengumpulkan dana,” ujarnya.

Lutfi juga menambahkan bahwa potensi dana yang dapat dihimpun dari jamaah lokal maupun keluarga jamaah yang berada di luar negeri sangat besar.

Dengan adanya kemudahan akses melalui platform digital, para pekerja migran Indonesia kini bisa lebih mudah berkontribusi kepada masjid-masjid di daerah asal mereka.

“Ini merupakan peluang besar bagi pengembangan masjid di Jawa Barat. Kami ingin menjadikan masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah yang makmur, tetapi juga sebagai motor penggerak peradaban bangsa,” lanjut Lutfi.

Lutfi berharap agar masjid-masjid dapat mendukung visi Indonesia Emas 2045 dengan menjadi institusi yang lebih profesional dalam mengelola zakat, infaq, dan dana sosial lainnya.

Ia juga menekankan bahwa masjid yang ingin bergabung dengan platform digital ini harus memenuhi beberapa persyaratan, antara lain terdaftar dalam program Baznas dan memiliki program yang jelas serta pengelolaan yang terstruktur dengan penanggung jawab yang kompeten.

“Seleksi akan dilakukan untuk memprioritaskan masjid yang benar-benar membutuhkan dukungan platform ini. Kami ingin memastikan bahwa setiap program yang dijalankan di masing-masing masjid dapat dikelola dengan baik dan transparan,” tutup Lutfi.

Dengan semakin banyaknya masjid yang mengadopsi teknologi digital, diharapkan pengelolaan dana sosial di Jabar akan semakin transparan, efektif, dan memberikan dampak positif bagi kemajuan umat.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Baznas Jabar DMI Jabar Jabar Masjid rekening digital
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

3 Hari Lagi Cair! Gaji Pensiunan PNS Golongan 3 dan 4 Masuk Rekening, Ini Besaran yang Diterima

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Jangan Sampai Terlewat! Cara Cek Bansos Kemensos 2026 Secara Online, Cukup Pakai NIK KTP

Begal

10 Hari Diburu Polisi, Begal Sadis Majalaya Akhirnya Tertangkap Usai Lukai Buruh Pabrik

Harga Bahan Pokok di Bandung Terpantau Stabil, Komoditas Cabai Kompak Turun

Heboh! Layar Videotron Publik Tiba-tiba Putar Konten Tak Senonoh

Fakta di Balik Video Viral Bendera Setengah Tiang di Tasikmalaya Jelang HUT RI

Terpopuler
  • Korps Alumni KNPI Jabar Bentuk Badan Advokasi untuk Kawal Tata Kelola Pemerintahan dan Cegah Korupsi
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Bali Is Not Your Home! Viral WNA Gelar Event Lari Ekslusif, Warga Lokal Dilarang Ikut?
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.