Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Weekend List! 5 Rekomendasi Wisata Hits di Bandung Barat yang Wajib Dikunjungi

Rabu, 10 Juni 2026 02:00 WIB
Kode Redeem FF

Serbu Hadiahnya! Intip Daftar Kode Redeem FF Hari Ini 10 Juni 2026 yang Masih Aktif

Rabu, 10 Juni 2026 01:00 WIB

Viral Eza Gionino Bogem Robby Tremonti hingga Ajak Duel Tinju, Dipicu Masalah Sensitif Ini?

Selasa, 9 Juni 2026 21:04 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Weekend List! 5 Rekomendasi Wisata Hits di Bandung Barat yang Wajib Dikunjungi
  • Serbu Hadiahnya! Intip Daftar Kode Redeem FF Hari Ini 10 Juni 2026 yang Masih Aktif
  • Viral Eza Gionino Bogem Robby Tremonti hingga Ajak Duel Tinju, Dipicu Masalah Sensitif Ini?
  • Gelombang Protes SPMB Sekolah Maung Jabar 2026, Pengamat: Akibat Perencanaan Tergesa-gesa
  • Dedi Tantang Penyebar Isu Jual Beli Kursi SPMB: Sebutkan Nama dan Laporkan!
  • Choi Sooyoung SNSD dan Jung Kyung Ho Resmi Putus Setelah 14 Tahun Pacaran, Ini Penyebabnya
  • Rumor Transfer Liga 1: Persib Bandung Bidik Winger Spanyol Andalan Persita?
  • Dedi Mulyadi Minta Orang Tua Tidak Panik Hadapi SPMB, Masalah Pemetaan Masih Bisa Diperbaiki
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 10 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kemenag Apresiasi Sertifikasi Hipnoterapi 78 Penyuluh Agama Baznas Jabar

By Putra JuangRabu, 30 Agustus 2023 12:25 WIB3 Mins Read
Bazna Jabar gelar pelatihan bersertifikasi BNSP bagi penyuluh agama. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jawa Barat turut berkomitmen untuk ikut berkontribusi dalam menyelesaikan persoalan-persoalan di masyarakat. Salah satunya dengan menggelar pelatihan bersertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) bagi 78 penyuluh agama.

Ketua Baznas Jabar, Anang Jauharuddin menilai, penyuluh agama dinilai memiliki peranan strategis untuk menjadi salah satu garda terdepan untuk menjadi mediator persoalan di masyarakat. Salah satu fungsi yang dapat dijalankan oleh penyuluh agama bersertifikasi ini adalah turut menekan angka perceraian di masyarakat.

“Data BPS, perceraian di Indonesia terus meningkat dari tahun ke tahun. Sebanyak 113.643 kasus perceraian terjadi di Jabar. Tingginya angka perceraian ini sebaiknya menjadi perhatian bersama karena keluarga adalah unit terkecil utama yang akan berperan penting dalam membetuk masyarakat, peradaban, dan mewujudkan generasi emas,” kata Anang beberapa waktu lalu.

Anang mengungkapkan, pelatihan dan sertifikasi hypnotherapy pertama di Indonesia untuk penyuluh agama Islam ini menjadi fasilitas bagi para penyuluh agama yang memiliki fungsi “konsultatif” untuk mengingkatkan kapasitas dalam memecahkan permasalah yang dihadapi masyarakat, baik secara pribadi, keluarga, maupun anggota masyarakat.

Baca Juga:  Pertahankan Kunjungan Wisatawan di 2024, Disparbud Jabar Kembangkan Destinasi Wisata Baru

“Pelatihan dan sertifikasi hypnotherapy untuk penyuluh agama islam ini merupakan yang pertama di Indonesia. Mari manfaatkan sebaik-baiknya fasilitas ini untuk meningkatkan kapasitas penyuluh agama agar mampu menjadi kosultan yang mampu memecahkan permasalahan masyarakat baik secara pribadi, keluarga, maupun anggota masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Ketua I Baznas Jabar, Rachmat Ari Kusamanto menegaskan, bahwa pelatihan dan sertifikasi hipnoterapi ini merupakan yang pertama di Indonesia.

“Insyaallah Baznas Jawa Barat menginisiasi pertama di Indonesia sebuah pelatihan bersertifikasi BNSP untuk hypnotherapy bagi 78 penyuluh agama. Ini pertama di Indonesia karena belum ada penyuluh agama yang bersertifikat BNSP dilatih seperti ini,” ucap Rachmat.

Rachmat menjelaskan, setelah pelatihan selama 4 hari ke depan, penyuluh agama tersebut akan diberikan target-target untuk sebagai salah satu indikator capaian pelatihan hipnoterapi

“Jadi para penyuluh agama nanti setelah empat hari selesai ada KPI. Satu, menurunkan tingkat KDRT, kedua menurunkan tingkat perceraian, ketiga membentuk keluarga yang sakinah, dan keempat literasi zakat,” ungkapnya.

Baca Juga:  Punya Pemain Berkualitas, Pelatih Persib Waspada Penuh Hadapi Barito Putera

“Jadi kita lihat di daerahnya kenaikan zakatnya tinggi tidak. Empat KPI itu yang akan kita pantau selama 6 sampai 12 bulan,” tambahnya.

Rachmat berharap, pelatihan hipnoterapi bersertifikasi BNSP bagi penyuluh agama ini bisa berkontribusi baik penyelesaian persoalan di masyarakat.

“Sekali lagi ini adalah inisiasi program pertama di Indonesia, kami dukung program pemerintah yang revolusi mental dengan cara ayo penyuluh agama ini berkali ilmu ‘yang bisa membantu untuk revolusi mental itu sendiri. Jadi ketika anak yang bermasalah bukan hanya ada anak yang bermasalah tetapi orang tuanya bermasalah. Dan di sini lah fungsi penyuluh agama bagaimana orang tuanya dinetralkan supaya anak bisa ke depannya menjadi anak yang baik,” paparnya.

Pelatihan bersertifikasi BNSP dari Baznas Jabar itu diapresiasi langsung oleh Direktorat Jenderal (Dirjen) Kementerian Agama (Kemenag). Direktur pada Direktorat Penerangan Agama Islam Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag, Ahmad Zayadi mengatakan, bahwa kegiatan Baznas Jabar tersebut dinilai bisa memberikan nilai tambah untuk penyuluh agama Islam.

Baca Juga:  Gempa M 7,1 Guncang Lombok Utara, Getaran Terasa hingga Denpasar

“Kami sangat berterimakasih atas inisiatif Baznas Jawa Barat dengan cara semacam ini memberikan tambahan pengetahuan baru, cara-cara baru, supaya punya kompetensi dan sertifikasi di bidang ini sehingga menjadi nilai tambah sebagai penyuluh agama,” kata pria yang kerap disapa Zayadi, Rabu (30/8/2023).

Zayadi berpesan untuk penyuluh agama bisa beradaptasi dengan tuntunan zaman yang berkembang, sehingga perlu adanya cara-cara baru dengan mempertimbangkan aspek masa depan asal tetap sesuai dengan jati diri sebagai bangsa indonesia dan orang Islam.

“Kita harus bisa membiasakan beradaptasi dengan cara-cara baru untuk kemudian kita akansesuai dengan tantangan dan dinamika zaman yang akan kita hadapi, kendati harus beradaptasi jangan lupa kita juga punya jati diri. Jati diri bangsa Indonesia dan jati diri orang Islam,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Baznas Jabar Featured Kemenag Penyuluh Agama Sertifikasi Hipnoterapi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Gelombang Protes SPMB Sekolah Maung Jabar 2026, Pengamat: Akibat Perencanaan Tergesa-gesa

Dedi Tantang Penyebar Isu Jual Beli Kursi SPMB: Sebutkan Nama dan Laporkan!

Dedi Mulyadi Minta Orang Tua Tidak Panik Hadapi SPMB, Masalah Pemetaan Masih Bisa Diperbaiki

Komisi II DPRD Jabar Dorong Peningkatan Kualitas Peternak Lewat Bimtek Ternak Domba di Cirebon

Siasat Dadang Supriatna Atasi Banjir & Sampah: Dari Danau Retensi Hingga ASN Wajib Bawa Tumbler!

Jabar Bersiap Menuju ‘Era E-Legislasi’: DPRD Desak Penggantian Total Aturan Produk Hukum Daerah

Terpopuler
  • Video Cut Salwa Ramai Dicari di TikTok dan X, Ini Fakta yang Sebenarnya
  • Geger! Link Video Cut Salwa ‘No Sensor’ Viral Ramai Dicari Warganet
  • Dari Buku ‘Broken Strings’ Sampai Urusan Istri: Mengapa Eza Gionino dan Robby Tremonti Mendadak Panas?
  • Viral di TikTok, Video Cut Salwa Jadi Perbincangan Publik, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
  • Jangan Asal Klik! Link Video Cut Salwa Viral Berpotensi Jadi Modus Phishing
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.