Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Cek Bansos BPNT September 2026 Pakai NIK KTP, Ada Bantuan Rp600 Ribu? Ini Caranya

Jumat, 4 September 2026 03:00 WIB
Dapatkan saldo DANA gratis hanya dengan bermain game, tukarkan poin dengan uang cash.

Banjir Rezeki! Link DANA Kaget Hari Ini 4 September 2026: Sikat Saldo Gratis hingga Ratusan Ribu

Jumat, 4 September 2026 02:00 WIB
Game Free Fire

Banjir Hadiah Gratis! Kode Redeem FF 4 September 2026: Klaim Skin Senjata & Bundle Keren Sekarang

Jumat, 4 September 2026 01:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Cek Bansos BPNT September 2026 Pakai NIK KTP, Ada Bantuan Rp600 Ribu? Ini Caranya
  • Banjir Rezeki! Link DANA Kaget Hari Ini 4 September 2026: Sikat Saldo Gratis hingga Ratusan Ribu
  • Banjir Hadiah Gratis! Kode Redeem FF 4 September 2026: Klaim Skin Senjata & Bundle Keren Sekarang
  • Bukan Si Jalak Harupat, Persib Pilih GBLA untuk Hadapi PSM Makassar
  • Jangan Asal Klik! Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Viral Bisa Bawa Bahaya
  • BLT Kesra Rp900.000 September 2026 Kapan Cair? Simak Status PKH dan BPNT Terbaru
  • Bukan Cuma Asap yang Membara! Gubernur Kalbar Nyaris ‘Hantam’ Mahasiswa
  • Faris Abdul Hafizh Tinggalkan Persib Sementara, Gabung PSGC Ciamis
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 4 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Membangun Jawa Barat yang Sehat dan Bahagia Melalui Kesehatan Mental

By Taufik NurrohimJumat, 11 Oktober 2024 10:44 WIB4 Mins Read
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi PKB, Taufik Nurrohim, S.Psi. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kesehatan mental telah menjadi isu yang semakin penting di Jawa Barat, provinsi dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia. Dengan populasi yang mencapai lebih dari 48 juta jiwa, berbagai tantangan sosial, ekonomi, dan lingkungan mempengaruhi kesejahteraan masyarakat, termasuk kesehatan mental mereka. Gangguan kesehatan mental, seperti kecemasan, depresi, hingga stres kronis, tidak hanya berdampak pada individu, tetapi juga pada keluarga, komunitas, dan produktivitas ekonomi secara keseluruhan.

Sebagai anggota DPRD Jawa Barat dari Fraksi PKB, saya melihat kesehatan mental sebagai salah satu prioritas utama dalam pembangunan manusia seutuhnya. Dalam konteks pembangunan Jawa Barat, PKB berkomitmen untuk menghadirkan kebijakan dan program yang dapat meningkatkan kesejahteraan mental masyarakat, sehingga terwujud visi Jawa Barat yang Bahagia Lahir dan Batin.

Kondisi Kesehatan Mental di Jawa Barat

Berdasarkan data Riskesdas 2018, prevalensi gangguan mental emosional di Jawa Barat mencapai 10,5% pada penduduk usia 15 tahun ke atas. Angka ini lebih tinggi dari rata-rata nasional, yang berarti sekitar 1 dari 10 orang di provinsi kita mengalami masalah kesehatan mental. Bahkan, selama pandemi COVID-19, banyak masyarakat Jawa Barat yang melaporkan peningkatan kecemasan dan stres akibat kondisi ekonomi, isolasi sosial, serta ketidakpastian masa depan.

Yang lebih memprihatinkan, stigma sosial terkait kesehatan mental masih sangat kuat di Jawa Barat. Banyak masyarakat yang enggan untuk mencari bantuan profesional karena takut dikucilkan atau dianggap lemah. Padahal, kesehatan mental yang baik sangat penting untuk mendukung produktivitas dan kualitas hidup secara keseluruhan.

Baca Juga:  1 Desa 1.000 Judul Buku, Bey Harap Bantuan dari Perpusnas Bisa Tingkatkan Budaya Literasi di Jabar

Peran Legislasi dan Kebijakan dalam Meningkatkan Kesehatan Mental di Jawa Barat

Sebagai wakil rakyat, salah satu tugas saya adalah memastikan bahwa kesehatan mental menjadi bagian integral dari kebijakan publik di Jawa Barat. PKB melalui Fraksi DPRD berkomitmen untuk mendorong pemerintah provinsi dalam memperkuat layanan kesehatan mental, baik melalui alokasi anggaran, peningkatan fasilitas, maupun penyediaan tenaga kesehatan yang memadai.

1. Mendorong Implementasi UU Kesehatan Jiwa di Tingkat Provinsi

Meskipun Indonesia telah memiliki UU No. 18 Tahun 2014 tentang Kesehatan Jiwa, implementasinya di Jawa Barat masih memerlukan penguatan. Kami di Fraksi PKB akan mendorong pembentukan regulasi daerah yang spesifik untuk memperkuat pelaksanaan undang-undang ini. Salah satu fokus utama adalah memastikan ketersediaan layanan kesehatan mental di seluruh puskesmas dan rumah sakit di Jawa Barat, terutama di wilayah pedesaan yang sering kali minim fasilitas.

2. Alokasi Anggaran untuk Kesehatan Mental

Saya dan Fraksi PKB akan terus memperjuangkan peningkatan alokasi anggaran untuk kesehatan mental di Jawa Barat. Saat ini, anggaran yang dialokasikan untuk kesehatan mental masih sangat terbatas. Kami akan memastikan anggaran yang memadai untuk membangun fasilitas layanan kesehatan mental, seperti klinik konseling di setiap kabupaten/kota, serta memperbanyak program rehabilitasi dan terapi bagi pasien dengan gangguan mental.

Baca Juga:  Rafael Situmorang Ingatkan Anak Muda Bahwa Undang-Undang Tidak Netral dan Penuh Kepentingan

3. Program Pendidikan dan Kesadaran Publik tentang Kesehatan Mental

PKB juga melihat pentingnya edukasi dan kampanye publik untuk mengurangi stigma terhadap kesehatan mental. Melalui kebijakan yang terintegrasi, kami akan mendorong pemerintah provinsi untuk menjalankan program edukasi kesehatan mental di sekolah-sekolah, tempat kerja, dan komunitas. Pendidikan ini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan mental, serta mendorong mereka untuk mencari bantuan profesional jika diperlukan.

4. PKB Care: Layanan Cepat Tanggap untuk Masyarakat Jawa Barat

Sebagai bagian dari komitmen kami, PKB akan meluncurkan PKB Care, layanan cepat tanggap yang memberikan dukungan psikologis bagi masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan mental atau menjadi korban kekerasan, seperti kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan bullying. Program ini akan bekerja sama dengan dinas kesehatan dan lembaga-lembaga sosial untuk memberikan bantuan langsung melalui hotline, layanan telekonsultasi, serta pendampingan bagi korban. Dengan PKB Care, kami berharap masyarakat Jawa Barat bisa mendapatkan akses lebih cepat dan mudah terhadap layanan kesehatan mental.

Tantangan dan Solusi di Lapangan

Jawa Barat sebagai provinsi dengan wilayah yang luas memiliki tantangan tersendiri dalam memberikan akses kesehatan mental yang merata. Tantangan terbesar adalah terbatasnya fasilitas di daerah-daerah terpencil. Untuk mengatasi hal ini, kami di Fraksi PKB akan mendorong pengadaan layanan kesehatan mental berbasis komunitas di seluruh kecamatan. Selain itu, program pelatihan untuk tenaga kesehatan lokal juga akan ditingkatkan, agar mereka mampu memberikan pelayanan dasar terkait kesehatan mental.

Baca Juga:  Sembilan PNS se-Jabar Raih Penghargaan Pegawai Negeri Sipil Terbaik dari Pemdaprov

Selain itu, kolaborasi antara pemerintah, lembaga non-pemerintah, dan sektor swasta sangat penting dalam mendukung kesehatan mental di Jawa Barat. Kami akan memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak untuk memberikan layanan yang lebih komprehensif, termasuk dalam bidang pendanaan dan penyediaan tenaga ahli.

Penutup

Sebagai anggota DPRD Jawa Barat dari Fraksi PKB, saya berkomitmen untuk terus memperjuangkan peningkatan kesehatan mental di provinsi kita. Kesehatan mental yang baik bukan hanya berdampak pada individu, tetapi juga meningkatkan produktivitas, stabilitas sosial, dan kesejahteraan secara keseluruhan. Melalui berbagai program dan kebijakan yang tepat, kami berharap Jawa Barat bisa menjadi provinsi yang sehat secara fisik, mental, dan spiritual.

Mari bersama-sama kita wujudkan Jawa Barat yang Bahagia Lahir dan Batin melalui langkah nyata dalam meningkatkan kesehatan mental masyarakat.

Selamat Hari Kesehatan Mental Sedunia.

(Taufik Nurrohim, S.Psi, penulis adalah Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Fraksi PKB)

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

DPRD Jawa Barat Jabar kesehatan mental
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Cek Bansos BPNT September 2026 Pakai NIK KTP, Ada Bantuan Rp600 Ribu? Ini Caranya

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

BLT Kesra Rp900.000 September 2026 Kapan Cair? Simak Status PKH dan BPNT Terbaru

Bukan Cuma Asap yang Membara! Gubernur Kalbar Nyaris ‘Hantam’ Mahasiswa

Viral! Dedi Mulyadi Kena Semprot Warga, Disorot soal Masuk Rumah Bawa Kamera

Bawa Airsoft Gun, Oknum Wartawan Diamankan Polisi Usai Diduga Ancam Pedagang di Baleendah

Prajurit TNI AL Viral saat Dampingi Arya Wedakarna di Kontes Miss Equality World 2026

Terpopuler
  • Benarkah Azab? Di Balik Narasi Bencana Nepal dan Isu Perusakan Masjid yang Viral
  • Game Free Fire
    Klaim Senjata & Emote Langka Gratis! Kode Redeem FF Terbaru Sabtu 29 Agustus 2026, Cek Cara Klaimnya
  • Terbongkar Sosok Melva Pardede! Sebut Ojol Dikhianati Botok Pati CS, Ternyata Cuma Driver Jadi-jadian?
  • Persib Bandung Lolos ke Fase Grup ACL Two, Igor Tolic Langsung Alihkan Fokus
  • Adu Konsep Bongkar Pasang Gedung Sate Ala Dedi Mulyadi Vs Ridwan Kamil, Pilih Mana?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.