Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Mencekam! Virgo Transport 8 Terbalik di Tengah Laut, 140 Orang Masih Dicari

Minggu, 13 September 2026 13:03 WIB

Suara Kanaya Whu di HUT ke-81 RI Kini Tinggal Kenangan, Dedi Mulyadi Sampaikan Kabar Duka

Minggu, 13 September 2026 12:27 WIB

Bikin Warga Waswas! Halte BRT Cicadas di Tengah Jalan, Ini Alasannya

Minggu, 13 September 2026 12:03 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Mencekam! Virgo Transport 8 Terbalik di Tengah Laut, 140 Orang Masih Dicari
  • Suara Kanaya Whu di HUT ke-81 RI Kini Tinggal Kenangan, Dedi Mulyadi Sampaikan Kabar Duka
  • Bikin Warga Waswas! Halte BRT Cicadas di Tengah Jalan, Ini Alasannya
  • Indonesia Jadi Tuan Rumah, Skuad Garuda Siap Tempur! Ini Jadwal FIFA ASEAN Cup 2026
  • Sulit Diterima! Luka Menalo Buka Suara Usai Persib Dipermalukan Persija
  • Harga Emas Hari Ini Naik Rp5.000, Cek Antam, UBS, Galeri 24 dan Buyback Lengkap
  • Ruben Onsu Dikejar Badai Bertubi-tubi, Jadi Tersangka Kini Betrand Peto Dilaporkan Polisi
  • Sikat Deretan Kode Redeem FF 13 September 2026, Amankan Hadiah Eksklusif Hari Ini!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 13 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Rafael Situmorang Ingatkan Anak Muda Bahwa Undang-Undang Tidak Netral dan Penuh Kepentingan

By Putra JuangJumat, 22 Mei 2026 14:15 WIB3 Mins Read
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Rafael Situmorang. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id — Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Rafael Situmorang, mengingatkan generasi muda agar tidak melihat sebuah produk hukum secara polos. Di era modern, pertarungan perebutan sumber daya tidak lagi menggunakan senjata fisik, melainkan melalui regulasi dan undang-undang.

Pesan mendalam tersebut disampaikannya saat menghadiri seminar peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) bertajuk “Generasi Muda: Obor Perjuangan, Bukan Api Kerusuhan” di Gedung Indonesia Menggugat, Kamis (21/5/2026).

“Sejarah mengajarkan kita bahwa perjuangan dulu akrab dengan darah dan air mata. Namun peradaban kita semakin modern. Kalau dulu memenangkan pertarungan dengan perang fisik, sekarang beralih ke ‘perang pemilu’ untuk meraih suara. Bahkan, perebutan kepentingan sumber daya alam kini dilakukan lewat pembuatan undang-undang,” ujar legislator dari Fraksi PDI Perjuangan tersebut.

Soroti UU Cipta Kerja: Pertarungan Investasi vs Eksploitasi Kapitalisme

Baca Juga:  Klarifikasi Rafael Situmorang: Tak Tolak Kebijakan Pajak Kendaraan, Minta Koordinasi dengan Korlantas

Sebagai contoh konkret, Rafael membedah fenomena lahirnya Undang-Undang (UU) Cipta Kerja yang dinilainya kental dengan latar belakang ideologis dan pertarungan kepentingan ekonomi. Ia menjelaskan bahwa ada dua sudut pandang yang bertolak belakang mengenai aturan tersebut.

Sudut Pandang Pemerintah/Investor: UU Cipta Kerja dianggap sebagai instrumen penting untuk mempermudah masuknya investasi demi mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Sudut Pandang Kritis: Aturan baru ini dinilai memangkas regulasi ketat masa lalu—seperti urusan Amdal—sehingga berpotensi memudahkan kelompok tertentu dalam mengeksploitasi sumber daya alam.

“Bagi saya, ini adalah kepentingan eksploitasi kapitalisme. Di balik politik pembuatan regulasi, pasti ada pertarungan kepentingan. Saya ingin menekankan kepada anak muda bahwa undang-undang itu tidak netral. Hukum adalah produk politik,” tegasnya.

Baca Juga:  Anggaran Pendidikan Jabar Dinilai Cukup, Rafael Situmorang Soroti Daya Tampung dan Beasiswa

Pentingnya Mahkamah Konstitusi yang Sehat sebagai Benteng Konstitusi

Meskipun undang-undang diproduksi lewat proses politik di DPR yang rawan disusupi kepentingan kelompok tertentu, Rafael menyebut sistem ketatanegaraan Indonesia sebenarnya sudah menyiapkan mekanisme kontrol, yaitu melalui judicial review di Mahkamah Konstitusi (MK).

Sejarah mencatat beberapa undang-undang besar berhasil dibatalkan oleh MK karena dinilai berpihak pada komersialisasi dan bertentangan dengan UUD 1945, di antaranya:

UU Sumber Daya Air (SDA)

UU Badan Hukum Milik Negara (BHMN) yang sempat dinilai membuat institusi kampus menjadi terlalu komersial.

“Asumsinya, Mahkamah Konstitusi kita harus sehat. Jika MK sehat, mereka akan mampu mengontrol sistem dan memberikan ruang bagi masyarakat untuk membatalkan regulasi yang menyimpang dari cita-cita perjuangan bangsa,” tambah Rafael.

Baca Juga:  Gelar Pengawasan di Pasirkaliki, Rafael Situmorang Buka-bukaan Soal APBD Jabar ke Warga

Waspadai Dominasi Oligarki di Parlemen

Di akhir pemaparannya pada seminar Harkitnas tersebut, Rafael mengajak generasi muda untuk melatih kemampuan analisis politik-ekonomi mereka. Ia menekankan pentingnya masyarakat mengawal jalannya Pemilu agar legislatif diisi oleh orang-orang yang berkomitmen pada rakyat.

“Undang-undang dibuat oleh DPR, dan DPR diisi oleh partai politik hasil Pemilu. Beruntung jika yang menang adalah kelompok yang memperjuangkan rakyat. Namun celakanya, jika yang mendominasi legislatif adalah kelompok oligarki, maka undang-undang yang lahir pasti akan dipakai untuk memfasilitasi mereka mengeruk kekayaan sumber daya alam kita,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

anak muda DPRD Jawa Barat Rafael Situmorang
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Mencekam! Virgo Transport 8 Terbalik di Tengah Laut, 140 Orang Masih Dicari

Suara Kanaya Whu di HUT ke-81 RI Kini Tinggal Kenangan, Dedi Mulyadi Sampaikan Kabar Duka

Bikin Warga Waswas! Halte BRT Cicadas di Tengah Jalan, Ini Alasannya

Geger Skandal Perselingkuhan Suami Artis, Pelapor Tantang Pihak M Buktikan Video Palsu

Krisis Darurat Kantong Darah di Cianjur, Pasien Talasemia Terpaksa Andalkan Keluarga

penyaluran bansos PKH dan BPNT 2025 di kantor pos

Kemensos Gunakan Data Baru, 4,3 Juta Keluarga Resmi Masuk Daftar Penerima Bansos

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Heboh Video Viral Kasir Indomaret, Lylia Beri Klarifikasi dan Bongkar Hal Ini
  • Viral Rekaman Air Pesisir Surut Dekat Anak Krakatau, Begini Kata BMKG
  • Gemuruh GBLA Bikin Merinding, Balsa Sekulic Terpukau oleh Militansi Bobotoh Persib
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.