Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Viral Kasus Pencabulan Remaja 16 Tahun di Bandung, Polisi Tangkap 4 Tersangka

Jumat, 9 Oktober 2026 17:38 WIB

Jangan Asal Menuding! Tri R Minta Kasus PT BDS Tak Dijadikan Senjata Politik

Jumat, 9 Oktober 2026 17:00 WIB

Makan di Restoran 88 SEOUL Bandung Berujung Diare dan Mual, Korban Akui Kondisinya Belum Pulih

Jumat, 9 Oktober 2026 16:45 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Viral Kasus Pencabulan Remaja 16 Tahun di Bandung, Polisi Tangkap 4 Tersangka
  • Jangan Asal Menuding! Tri R Minta Kasus PT BDS Tak Dijadikan Senjata Politik
  • Makan di Restoran 88 SEOUL Bandung Berujung Diare dan Mual, Korban Akui Kondisinya Belum Pulih
  • Persib Menggila di Thailand! Marc Klok Bangga Maung Bandung Tunjukkan Mental Juara
  • Atlet Kabupaten Bandung Dapat Jaminan BPJS Ketenagakerjaan, KDS Bidik Juara Umum Porprov
  • Poltekkes Bandung Bantah Pemeran Video Asusila Viral Mahasiswinya
  • Transformasi Mengagumkan Syahrini! Dari Diva Glamor Jadi Istri Paling Patuh
  • Viral Video Syur Perempuan Berseragam Poltekkes Bandung, Begini Kata Kemenkes
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 9 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Mendengar Bahasa Sunyi dari Kanvas Seniman Difabel di Pameran Seni Barli

By SusanaMinggu, 31 Agustus 2025 20:00 WIB3 Mins Read
Pameran seni di Bale Seni Barli. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sorotan lampu berwarna kekuningan jatuh ke permukaan kanvas, menyoroti bingkai demi bingkai yang berjajar rapi di dinding sebuah ruang pamer yang baru saja dibuka di Bale Seni Barli, Kota Baru Parahyangan.

Sekitar dua puluh karya seni dari tangan-tangan seniman Asia Tenggara menyapa mata pengunjung dengan ragam warna, bentuk, dan gaya.

Dinding berwarna krem keputihan seketika berubah menjadi hamparan imajinasi. Sapuan kuas membawa pengunjung pada suasana surealis yang penuh simbol, naturalisme yang jernih, hingga lukisan representatif yang mengikat realitas ke permukaan kanvas.

Mata yang menatap lukisan-lukisan itu seolah sedang menjelajahi dunia yang berlapis-lapis.

Telepon genggam terangkat ke udara, mengabadikan momen, merekam detail karya yang tak selalu bisa dicerna mata awam. Bagi sebagian orang, sebuah lukisan buah pir hanyalah buah pir, tak lebih.

Namun bagi sebagian lainnya, ia bisa menjadi simbol tentang kehidupan, tentang hasrat, atau bahkan tentang kesunyian.

Ada pula potret wajah seekor kucing yang muncul dari sentuhan warna-warna yang bertabrakan, atau gambar ‘absurd’ yang tak menawarkan jawaban, melainkan pertanyaan. Seni, di ruang itu, tampil tanpa batasan tafsir.

Namun, di balik karya yang terpajang, tersimpan cerita yang tak kalah kuat dibanding sapuan cat di atas kanvas.

Dua di antaranya lahir dari tangan seniman muda Brunei Darussalam: Awangku Mohammad Imaduddin Rahman dan adiknya, Awangku Mohammad Ilhamuddin Rahman. Keduanya penyandang tuna rungu.

Lukisan buah pir terbelah adalah karya Imad, sementara potret kucing dengan mata tajam penuh warna lahir dari tangan Ilham.

“Untuk lukisan pir ini karya anak saya, Imad, dan satu lagi yang kucing karya anak saya juga, Ilham. Kami dari Brunei,” ujar sang ibu, Ir. Hj. Mila Triesyana Lahmuddin, yang mendampingi keduanya.

Mila berkisah bagaimana perjalanan karya anak-anaknya bisa sampai ke galeri ini. Semua seniman diminta mengirimkan tiga karya. Dari sana, kurator memilih, dan akhirnya lukisan buah pir dan kucing karya Imad dan Ilham-lah yang lolos.

Di balik kebanggaan itu, ada dinamika yang tak selalu mudah. Mila tak menutupi bahwa sebagai anak disabilitas, mood kedua putranya kerap naik-turun.

“Proses kreatifnya enggak lama, tapi ikut mood. Jadi kalau mereka mau melukis, ya mereka melukis. Kalau tidak, ya tidak. Itu tantangannya,” tuturnya dengan senyum.

Kesungguhan itulah yang akhirnya membuktikan, keterbatasan fisik bukanlah dinding penghalang bagi kreativitas. Justru dari ruang-ruang yang berbeda, lahirlah cara pandang yang segar. Karya seni, sebagaimana hidup, selalu menemukan jalannya.

Pameran ini hanyalah permulaan. Bale Seni Barli tengah menyiapkan wajah baru, tidak hanya sebagai ruang pamer, tetapi juga sebagai titik temu kebudayaan. Ada rencana menghadirkan culture park, creative hub, wisata edukasi, hingga ruang kuliner tradisional dan pertunjukan seni Jawa Barat.

“Di sini kami ingin menggabungkan wajah baru dari Bale Seni Barli. Jadi ada culture park, creative hub, wisata edukasi, booth makanan tradisional, juga kesenian seperti tarian dan musik,” ujar Efi Gunawan, Pelaksana Harian Bale Seni Barli.

Dengan transformasi itu, Bale Seni Barli berusaha meneguhkan dirinya sebagai rumah seni yang ramah, bukan hanya bagi seniman mapan, melainkan juga bagi siapa pun yang ingin menghadirkan suaranya di atas kanvas—termasuk mereka yang lahir dengan keterbatasan, tapi justru memberi warna yang berbeda.

Pada akhirnya, seni bukan hanya perkara keindahan atau teknik, melainkan tentang keberanian mengekspresikan diri. Dari tangan Imad dan Ilham, kita belajar bahwa kreativitas dapat tumbuh bahkan dalam keterbatasan. Justru di sanalah, seni menemukan makna terdalamnya: membuka mata, melampaui sekat, dan mengingatkan bahwa setiap manusia punya cara sendiri untuk menyuarakan hidup.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Transformasi Mengagumkan Syahrini! Dari Diva Glamor Jadi Istri Paling Patuh

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 Kapan Cair? Ini Jadwal, Nominal, dan Cara Ceknya

Harga Emas Antam di Pegadaian Anjlok Rp15.000, Cek Daftar Lengkap Hari Ini

Bunga Lokal di Tanah Eropa! Gak Nyangka, Begini Cara Anggun C Sasmi Wariskan Darah Nusantara ke Anaknya di Paris

Cari Tempat Staycation di Lembang? Ini 3 Penginapan dengan Suasana Adem dan Asri

5 Wisata Kuliner Legendaris dan Paling Dicari di Kuningan, Cocok untuk Lidah Pecinta Makanan Enak

Terpopuler
  • Jadwal dan Link Live Streaming Indonesia vs Thailand: Momentum Garuda Rebut Trofi di Rumah Sendiri
  • bank bjb syariah Perkuat Sinergi dengan Pemkab Cirebon, ASN Dapat Layanan Haji hingga Emas
  • Dari Kampus ke Gedung DPR RI, KPMJ Ilmu Komunikasi UIN Bandung Pelajari Dunia Keprotokolan dan Kehumasan
  • Blunder Dedi Mulyadi, Polemik Data Center AI Ancam Kepercayaan Investor
  • Megaproyek Pusat Data AI di Jatiluhur Purwakarta Ditahan BRIN, Ada Apa?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.