Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Misteri di Balik Musda Golkar Jabar XI: ‘Operasi Senyap’ Tingkat Pusat Saat Bahlil di Jepang?

Kamis, 2 April 2026 17:07 WIB

Musda Golkar Jabar XI ‘Bara di Balik Beringin’: Digempur Demo Massa, Disentil Isu Rekayasa Kursi Ketua!

Kamis, 2 April 2026 17:01 WIB

Link ‘Part 2’ Ibu Tiri vs Anak Tiri Muncul, Fakta Aslinya Mengejutkan

Kamis, 2 April 2026 17:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Misteri di Balik Musda Golkar Jabar XI: ‘Operasi Senyap’ Tingkat Pusat Saat Bahlil di Jepang?
  • Musda Golkar Jabar XI ‘Bara di Balik Beringin’: Digempur Demo Massa, Disentil Isu Rekayasa Kursi Ketua!
  • Link ‘Part 2’ Ibu Tiri vs Anak Tiri Muncul, Fakta Aslinya Mengejutkan
  • Tuntas! 120 Anggota DPRD Jabar Sudah Lapor LHKPN Periode 2025
  • Heboh Liga Belanda! Pemain Naturalisasi ‘Diparkir’ Akibat Masalah Paspor, Timnas Indonesia Terdampak
  • KPK Sebut Ono Surono Terima Uang dari Sarjan Diduga Terkait Kasus Suap Bekasi
  • Momen Emosional Putros, Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026
  • Waspada! BMKG Prediksi Gempa Susulan di Sulut dan Maluku Utara Masih Berlanjut Hingga Pekan Depan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 2 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Mengenal Sang Raja Teh Priangan, Jejak Mulia di Perkebunan Malabar

By SusanaKamis, 25 April 2024 19:35 WIB2 Mins Read
Karel Albert Rudolf Bosscha, pemilik Perkebunan Teh Malabar. Foto: Instagram.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Karel Albert Rudolf Bosscha dikenal sebagai pendiri sekaligus pemilik Perkebunan Teh Malabar Pangalengan. Ia bahkan dijuluki sebagai Raja Teh Priangan.

Bosscha lahir di Den Haag, Belanda pada 15 Mei 1865. Ia datang ke Hindia Belanda, sebutan Indonesia saat itu, pada 1887 di usia 22 tahun.

Awalnya, Bosscha membantu pekerjaan sang paman, Edward Julius Kerkhoven, yang memiliki perkebunan teh di Sukabumi.

Pada Agustus 1896, Bosscha mendirikan Perkebunan Teh Malabar dan menjabat sebagai administratur selama 32 tahun.

Baca Juga:  Aktor Intelektual Perusakan Kebun Teh Pangalengan Diburu Polresta Bandung

Selama karir memajukan perkebunannya, perkebunan itu bisa menghasilkan 60 ribu pucuk teh yang 90 persen produknya dipasarkan ke luar negeri.

Selain itu, Bosscha juga mendirikan dua pabrik teh, yakni Pabrik Teh Malabar yang saat ini dikenal dengan nama Gedung Olahraga Gelora Dinamika dan Pabrik Teh Tanara yang saat ini dikenal dengan nama Pabrik Teh Malabar.

Dari hasil perkebunan inilah, Bosscha turut menyumbang ke berbagai yayasan, termasuk mendanai pembangunan Technisce Hogeschool Bandung (ITB), Societeit Concordia (Gedung Merdeka), Sekolah Luar Biasa Cicendo dan yang paling dikenal luas, Observatorium Peneropongan Bintang Bosscha.

Baca Juga:  Aktor Intelektual Perusakan Kebun Teh Pangalengan Diburu Polresta Bandung

Tak mengherankan, bila sang meneer semasa hidupnya dikenal sebagai pencinta ilmu pengetahuan teknologi dan sosiawan.

Bosscha juga mendirikan sekolah bernama Vervoloog Malabar. Sekolah ini didirikan untuk anak-anak karyawan dan buruh di perkebunan tehnya bisa belajar secara gratis selama empat tahun.

Pada masa kemerdekaan Indonesia, nama sekolah diubah menjadi Sekolah Rendah, kemudian berubah lagi menjadi Sekolah Rakyat, hingga kini menjadi Sekolah Dasar Negeri Malabar II.

Baca Juga:  Aktor Intelektual Perusakan Kebun Teh Pangalengan Diburu Polresta Bandung

Bosscha meninggal pada 26 November 1928 itu. Cerita yang tersebar luas, sang juragan meninggal di pangkuan salah satu pekerjanya.

Bosscha meninggal akibat penyakit tetanus yang dideritanya karena terinfeksi saat terjatuh dari kuda di Gunung Nini.

Karena kecintaannya pada Malabar, dia meminta agar jasadnya disemayamkan di antara pepohonan teh di Perkebunan Teh Malabar yang tidak jauh dari rumahnya yang sekarang dikenal dengan Rumah Bosscha.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bosscha Malabar Raja Teh Priangan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Link ‘Part 2’ Ibu Tiri vs Anak Tiri Muncul, Fakta Aslinya Mengejutkan

Link Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri Disebut Punya Versi Lengkap Tanpa Sensor

Dunia Akui Kreativitas Indonesia! Alat Sederhana Ini Jadi Incaran Warga Asing

KIP Kuliah

Kuliah Gratis 2026! Begini Cara Daftar KIP Kuliah agar Bebas Biaya UTBK-SNBT

Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.

Ramai Dicari di TikTok, Video ‘Part 2’ Ini Ternyata Picu Risiko Serius

Cuma Pakai Pulpen, Remaja 14 Tahun Asal Pekalongan Ini Lukis Wajah Mirip Foto 100 Persen!

Terpopuler
  • Mumpung Masih Aktif! Sikat Kode Redeem FF 28 Maret 2026: Peluang Dapat M1887 SG Ungu dan Bundle Sultan Gratis
  • Heboh! Link Telegram Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit Ramai Diburu, Ini Fakta Sebenarnya
  • Viral Misterius! Potongan Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Kebun Sawit Bikin Heboh, Fakta Aslinya Mengejutkan
  • Di Balik Viral Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit, Ada Ancaman Phishing Mengintai
  • Video Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Heboh, Fakta Sebenarnya Bikin Kaget
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.