Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Link Video Viral TKW Taiwan 3 vs 1 yang Bikin Penasaran Hingga Banyak Ramai Diburu Netizen

Selasa, 19 Mei 2026 22:16 WIB
ilustrasi bansos

Kabar Gembira! Pencairan Bansos 2026 Dipercepat, Cek Jadwal Terbarunya

Selasa, 19 Mei 2026 21:57 WIB

Laga Terakhir Super League 2026: Persib Ditinggal Marc Klok, Ini Kondisi Tim

Selasa, 19 Mei 2026 21:53 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Link Video Viral TKW Taiwan 3 vs 1 yang Bikin Penasaran Hingga Banyak Ramai Diburu Netizen
  • Kabar Gembira! Pencairan Bansos 2026 Dipercepat, Cek Jadwal Terbarunya
  • Laga Terakhir Super League 2026: Persib Ditinggal Marc Klok, Ini Kondisi Tim
  • Geger! Video ‘Guru Bahasa Inggris vs Murid’ Viral, Warganet Temukan Kejanggalan
  • Link Video Viral “TKW Taiwan 3 Vs 1” Diincar Netizen, Waspada Jebakan Siber!
  • Menuju Tangga Juara, Manajemen Persib Akhirnya Buka-bukaan Soal Masa Depan Bojan Hodak
  • Ambisi Juara Ternoda, Persib Bandung Terpaksa ‘Bakar Uang’ Rp5 Miliar Akibat Sanksi
  • Kisah Kartika: Kuliah Kelar, Toga Terpasang, Tapi Kondisi Ayahnya Saat Ditelepon Bikin Semua Orang Terdiam
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 19 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Aktor Intelektual Perusakan Kebun Teh Pangalengan Diburu Polresta Bandung

By Aga GustianaSabtu, 29 November 2025 18:43 WIB2 Mins Read
Kebun teh milik PTPN I Regional II di wilayah Malabar, Pangalengan, Kabupaten Bandung. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Polresta Bandung kini menelusuri sosok yang diduga menjadi otak pendanaan di balik aksi perusakan kebun teh milik PTPN I Regional II di wilayah Malabar, Pangalengan, Kabupaten Bandung.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono menegaskan bahwa identitas para pelaku di lapangan sudah dikantongi. Fokus penyelidikan saat ini diarahkan pada pihak yang membiayai kegiatan illegal tersebut.

“Laporan terdahulu sudah naik ke penyidikan. Beberapa saksi sudah diperiksa, dan kami sedang mendalami peran masing-masing, termasuk mengejar aktor utama yang memberikan uang untuk penebangan pohon-pohon teh,” ujar Aldi, Sabtu (29/11/2025).

Dalam pemeriksaan tempat kejadian perkara untuk kasus yang berlangsung pada 25 November, polisi menemukan tiga titik kerusakan—Bojongwaru, Cipicung 1, dan Cipicung 2—dengan total area terdampak mencapai kurang lebih 14 hektare.

Baca Juga:  29 Tersangka Dibekuk! Polresta Bandung Bongkar Jaringan Curanmor–Curas Lintas Daerah

Aldi mengatakan bahwa pelaku penebangan kini telah teridentifikasi.

“Sudah teridentifikasi orang-orang yang melakukan penebangan. Dan tetap kami akan mengejar aktornya untuk mempertanggungjawabkan atas perbuatan ini,” jelasnya.

Ia menduga kuat perusakan tersebut dilakukan untuk mengalihfungsikan lahan menjadi area pertanian sayur jenis umbi, seperti kentang dan wortel.

Lebih jauh, Aldi menilai tindakan ini bukan hanya merugikan PTPN sebagai pemilik aset, tetapi juga mengancam keseimbangan lingkungan. Hilangnya tanaman teh yang sudah berusia puluhan tahun dapat memicu risiko bencana.

Baca Juga:  Presedium Arema FC dan Viking Sepakati Aturan Aremania Dilarang Datang ke SJH

“Tanaman teh di sana usianya sekitar 30 tahun, akarnya kuat menahan air. Kalau dibongkar, Pangalengan terancam banjir,” tegasnya.

Aldi juga memastikan bahwa aparat berhati-hati agar warga kecil yang hanya bekerja sebagai buruh tidak dijadikan kambing hitam.

“Kami mengutamakan mengejar aktornya. Kepada para dalang, hentikan. Kami sedang mengejar Anda,” ucapnya.

Ia menambahkan bahwa Polresta Bandung mendapat dukungan penuh dari Pemkab Bandung dan Polda Jabar untuk mengungkap kasus ini hingga tuntas, termasuk rencana rehabilitasi lahan yang sudah dirusak.

Sebelumnya, upaya mengubah kawasan perkebunan teh menjadi lahan pertanian kembali terjadi di Pangalengan. Hal ini memicu protes dari Serikat Pekerja Perkebunan Teh Korwil Cinyiruan dan Kertasari, yang menggelar aksi di Pabrik Teh Malabar. Mereka menuntut PTPN mengambil langkah tegas untuk menghentikan penyerobotan lahan serta melindungi para pemetik teh.

Baca Juga:  Sindikat Ganja Terendus! Kurir dengan Paket Jumbo Ditangkap di Bandung

Aksi tersebut sempat viral di media sosial pada Selasa lalu dan turut mendapat sorotan dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Dalam unggahannya pada Kamis (27/11), Dedi meminta Kapolda Jawa Barat segera menyelesaikan dugaan perampasan lahan dan mendorong Pemkab Bandung untuk turun tangan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

kebun teh pangalengan Malabar penebangan liar pengrusakan lahan Polresta Bandung PTPN
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

ilustrasi bansos

Kabar Gembira! Pencairan Bansos 2026 Dipercepat, Cek Jadwal Terbarunya

Kisah Kartika: Kuliah Kelar, Toga Terpasang, Tapi Kondisi Ayahnya Saat Ditelepon Bikin Semua Orang Terdiam

Penangkapan Jurnalis WNI Asal Bandung di Misi Kemanusiaan Gaza Tuai Kecaman

Bisnis Kios Kripto Hancur Lebur, Raksasa ATM Bitcoin Global Resmi Nyatakan Bangkrut!

Geger Video Lorong RSUD Palabuhanratu: Niatnya Bikin Vlog Malah Diikuti Bocah Misterius

Terjerat utang

Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp7.669 Triliun, ke Mana Saja Aliran Dananya?

Terpopuler
  • Link Asli Video Viral? Guru Vs Murid Durasi 6 Menit Bikin Penasaran Publik
  • Dicari Link Full 6 Menit, Video Guru Bahasa Inggris Ini Justru Bikin Publik Curiga
  • Video 6 Menit Guru Bahasa Inggris Viral di TikTok dan X, Ternyata Banyak Kejanggalan
  • Link Video Viral Tukang Cilok, Konten Prank Bikin Penasaran!
  • Link Video Viral Skandal Guru Bahasa Inggris vs Murid, Benarkah Ada Kelanjutannya?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.