Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Terbongkar! Laboratorium Gelap Liquid Vape Narkotika Ditemukan di Bandung

Kamis, 17 September 2026 12:04 WIB

15 Negara Berebut Medali, Ini Jadwal Lengkap Sepak Bola Asian Games 2026

Kamis, 17 September 2026 11:28 WIB

Bikin Bobotoh Cemas! Julio Cesar Akhirnya Ungkap Kondisi Usai Benturan Keras Lawan FC Seoul

Kamis, 17 September 2026 11:09 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Terbongkar! Laboratorium Gelap Liquid Vape Narkotika Ditemukan di Bandung
  • 15 Negara Berebut Medali, Ini Jadwal Lengkap Sepak Bola Asian Games 2026
  • Bikin Bobotoh Cemas! Julio Cesar Akhirnya Ungkap Kondisi Usai Benturan Keras Lawan FC Seoul
  • Heboh FC Seoul Turunkan ‘Anak SMA’ Lawan Persib di ACL 2, Begini Penjelasan Kim Ki Dong
  • Cek Jadwal Pencairan BLT Dana Desa September 2026: KPM Bisa Kantongi Rp900 Ribu Sekaligus?
  • 317 Lapak Dibongkar Tanpa Ampun, Ratusan PKL Cirebon Terkatung-katung Kehilangan Tempat Cari Makan
  • Bukti Nyata Persib Raja Asia Tenggara? Rekor 30 Tahun Pecah, Maung Bandung Sang Pencetak Sejarah!
  • Menelusuri Jejak Spiritual dan Sejarah di Majalengka: 9 Destinasi Wisata Religi yang Penuh Misteri
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 17 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Mengenang PHH Mustofa: Ulama Nyentrik dan Pujangga Besar Asal Tatar Pasundan

By SusanaSabtu, 26 April 2025 18:30 WIB2 Mins Read
Foto PHH Mustapa (wikipedia).
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Jalan PHH Mustofa di Kota Bandung, yang sebelumnya dikenal dengan nama Jalan Suci, dinamai untuk menghormati Penghulu Haji Hasan Mustapa, seorang ulama, sastrawan dan tokoh tasawuf terkemuka pada masa kolonial.

Nama “PHH Mustofa” merupakan singkatan dari Penghulu Haji Hasan Mustapa. Beliau lahir pada Juni 1852 di Cikajang, Garut.

PHH Mustofa dikenal sebagai ulama besar, penghulu utama, dan salah satu pujangga Sunda paling berpengaruh di Tatar Pasundan.

Hasan Mustapa pernah menjabat sebagai Hoofd Penghulu (Kepala Penghulu) Bandung dan menjadi salah satu sosok yang paling dikenang dalam sejarah keagamaan dan kebudayaan Sunda.

Baca Juga:  Sajikan Pemandangan Kota Bandung, 4 Tempat Nongkrong Ini Wajib Dikunjungi

Hasan Mustapa dikenal sebagai ulama yang “mahiwal” atau nyeleneh, karena sikap dan pandangannya yang kerap tidak lazim menurut kebanyakan orang.

Ajip Rosidi dalam bukunya Haji Hasan Mustapa jeung Karya-karyana menggambarkan keunikan sikap Hasan Mustapa yang membuatnya berbeda dari ulama-ulama lain di masanya.

Baca Juga:  Hindari Macet, Ini Rute Terbaik Menuju Bandung saat Musim Liburan

Selain berkiprah di bidang keagamaan, Hasan Mustapa juga dikenal sebagai sastrawan ulung. Ia menulis berbagai risalah keagamaan dan karya sastra yang memperkaya budaya Sunda.

Karya-karyanya antara lain Martabat Tujuh, Bale Bandung, dan Quranul Adhimi, yang banyak membahas soal keimanan dan filsafat.

Sebagai seorang pujangga, Hasan Mustapa juga menghasilkan karya-karya dalam bentuk puisi dangding Sunda, seperti Puyuh Ngungkung dina Kurung (Kinanti) dan Hariring nu Hudang Gering (Asmarandana). Melalui karya-karya tersebut, ia menjadi pusat perhatian para budayawan, peneliti, dan seniman.

Baca Juga:  Kasus Bertambah, Satu Orang Positif Cacar Monyet di Rujuk Ke RS Hasan Sadikin

Hasan Mustapa wafat pada tahun 1930 di Bandung dan dimakamkan di kompleks makam para Bupati Bandung di Jalan Karang Anyar.

Penamaan Jalan PHH Mustofa menjadi bentuk penghormatan atas dedikasi dan kontribusinya yang besar dalam membangun fondasi keagamaan, sastra, dan budaya di tanah Sunda.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Kota Bandung ulama
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Cek Jadwal Pencairan BLT Dana Desa September 2026: KPM Bisa Kantongi Rp900 Ribu Sekaligus?

Menelusuri Jejak Spiritual dan Sejarah di Majalengka: 9 Destinasi Wisata Religi yang Penuh Misteri

Menjelajah Kelezatan Karawang: 10 Wisata Kuliner Legendaris yang Menggoyang Lidah

Rekomendasi Kuliner Legendaris Garut: 4 Tempat Makan Ikonik yang Wajib Dicoba

Devoyage Bogor, salah satu wisata di Bogor yang Instagramble banget.

10 Tempat Wisata Bogor Terbaru dan Paling Hits, Cocok untuk Liburan Keluarga

10 Rekomendasi Tempat Wisata Terbaik di Tasikmalaya, Cocok untuk Liburan Singkat Bersama Keluarga

Terpopuler
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Link Live Streaming ACL 2: FC Seoul vs Persib Bandung, Nonton Gratis di Sini!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.