Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Dedi Kusnandar Beri Peringatan ke Persija! Persib Siap Tempur di Bali

Senin, 3 Agustus 2026 03:00 WIB

Kasus Bigmo Buka Polemik Baru, Kemkomdigi Desak YouTube Perketat Moderasi Konten Digital

Senin, 3 Agustus 2026 01:00 WIB

Misi Balas Dendam dan Rebut Puncak Grup! Indonesia vs Vietnam Jadi Laga Paling Ditunggu Piala AFF 2026

Minggu, 2 Agustus 2026 21:06 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Dedi Kusnandar Beri Peringatan ke Persija! Persib Siap Tempur di Bali
  • Kasus Bigmo Buka Polemik Baru, Kemkomdigi Desak YouTube Perketat Moderasi Konten Digital
  • Misi Balas Dendam dan Rebut Puncak Grup! Indonesia vs Vietnam Jadi Laga Paling Ditunggu Piala AFF 2026
  • Bikin Emosi! Nekat Ejek Pria Muslim Lagi Salat di Inggris, Siapa Sebenarnya Posie Parker?
  • Persib Kehilangan Dua Pemain Penting Jelang Semifinal Piala Presiden 2026
  • Kabar Baik! Tagihan Listrik Agustus 2026 Tidak Bertambah, Cek Tarif PLN Terbaru Semua Golongan
  • Saldo Rp600 Ribu BPNT Mulai Muncul di KKS? Simak Fakta Pencairan Tahap 3 2026
  • Jadwal Semifinal Piala Presiden 2026 Resmi Dirilis, Duel Persib vs Persija Digelar di Bali
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 3 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Mengenang PHH Mustofa: Ulama Nyentrik dan Pujangga Besar Asal Tatar Pasundan

By SusanaSabtu, 26 April 2025 18:30 WIB2 Mins Read
Foto PHH Mustapa (wikipedia).
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Jalan PHH Mustofa di Kota Bandung, yang sebelumnya dikenal dengan nama Jalan Suci, dinamai untuk menghormati Penghulu Haji Hasan Mustapa, seorang ulama, sastrawan dan tokoh tasawuf terkemuka pada masa kolonial.

Nama “PHH Mustofa” merupakan singkatan dari Penghulu Haji Hasan Mustapa. Beliau lahir pada Juni 1852 di Cikajang, Garut.

PHH Mustofa dikenal sebagai ulama besar, penghulu utama, dan salah satu pujangga Sunda paling berpengaruh di Tatar Pasundan.

Hasan Mustapa pernah menjabat sebagai Hoofd Penghulu (Kepala Penghulu) Bandung dan menjadi salah satu sosok yang paling dikenang dalam sejarah keagamaan dan kebudayaan Sunda.

Hasan Mustapa dikenal sebagai ulama yang “mahiwal” atau nyeleneh, karena sikap dan pandangannya yang kerap tidak lazim menurut kebanyakan orang.

Ajip Rosidi dalam bukunya Haji Hasan Mustapa jeung Karya-karyana menggambarkan keunikan sikap Hasan Mustapa yang membuatnya berbeda dari ulama-ulama lain di masanya.

Selain berkiprah di bidang keagamaan, Hasan Mustapa juga dikenal sebagai sastrawan ulung. Ia menulis berbagai risalah keagamaan dan karya sastra yang memperkaya budaya Sunda.

Karya-karyanya antara lain Martabat Tujuh, Bale Bandung, dan Quranul Adhimi, yang banyak membahas soal keimanan dan filsafat.

Sebagai seorang pujangga, Hasan Mustapa juga menghasilkan karya-karya dalam bentuk puisi dangding Sunda, seperti Puyuh Ngungkung dina Kurung (Kinanti) dan Hariring nu Hudang Gering (Asmarandana). Melalui karya-karya tersebut, ia menjadi pusat perhatian para budayawan, peneliti, dan seniman.

Hasan Mustapa wafat pada tahun 1930 di Bandung dan dimakamkan di kompleks makam para Bupati Bandung di Jalan Karang Anyar.

Penamaan Jalan PHH Mustofa menjadi bentuk penghormatan atas dedikasi dan kontribusinya yang besar dalam membangun fondasi keagamaan, sastra, dan budaya di tanah Sunda.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

jalan Kota Bandung PHH Mustofa ulama
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

ilustrasi, warga tengah mengisi token listrik PLN.

Kabar Baik! Tagihan Listrik Agustus 2026 Tidak Bertambah, Cek Tarif PLN Terbaru Semua Golongan

Kisah Rahmania Shafiatu Zahra: Mojang Bandung yang Percantik Gerobak UMKM Lewat Konten Sosial

Liburan ke Bandung? Jangan Pulang Sebelum Beli 4 Oleh-Oleh Hits Ini

Harga Emas Antam Hari Ini 2 Agustus 2026 Stabil, Cek Daftar Lengkap dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Berburu Reward Eksklusif: Update Kode Redeem FF 2 Agustus 2026

Begini cara dapat saldo DANA gratis, awas hati-hati kena tipu.

Klaim Saldo DANA Gratis 2 Agustus 2026: Cara Aman dan Link Resmi Hari Ini

Terpopuler
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
  • Kisah Pilu Om Maxim: Jadi Ayah Sekaligus Ibu Balita 1 Tahun, Intip Momen CCTV yang Bikin Mewek!
  • Salip Elektabilitas Prabowo, Pintu RI 1 Terbuka Lebar untuk Dedi Mulyadi
  • 10 Pohon Ditebang di Cihapit, Farhan Murka dan Ancam Pidanakan Pelaku
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.