Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Link Live CCTV Tol Lebaran 2026: Cara Praktis Pantau Macet Jalur Mudik Secara Real-Time via HP

Selasa, 17 Maret 2026 09:13 WIB

Usai Cetak Gol, Adam Alis Minta Maaf, Ada Apa?

Selasa, 17 Maret 2026 09:00 WIB

Inspirasi Ucapan Selamat Idul Fitri 2026 yang Tidak Pasaran, Cocok untuk Status WA dan IG!

Selasa, 17 Maret 2026 06:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Link Live CCTV Tol Lebaran 2026: Cara Praktis Pantau Macet Jalur Mudik Secara Real-Time via HP
  • Usai Cetak Gol, Adam Alis Minta Maaf, Ada Apa?
  • Inspirasi Ucapan Selamat Idul Fitri 2026 yang Tidak Pasaran, Cocok untuk Status WA dan IG!
  • Netizen Penasaran: Apakah Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Asli?
  • Heboh! Video ‘Ukhti Mukena Pink’ Viral di TikTok, Netizen Penasaran Versi Tanpa Sensor
  • Puasa Hari ke-27, Cek Waktu Imsak di Bandung 17 Maret 2026
  • Link Video Ukhti Mukena Pink Jadi Buruan di X dan TikTok, Ternyata Ini Fakta di Balik Kotak Putih yang Viral!
  • Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Viral di TikTok, Netizen Buru Link Part 2 di Kebun Sawit dan Dapur
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 17 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Menilik Kuda Hitam di Pilgub Jabar, Cagub Wajib Punya 4 Indikator Ini

By SusanaJumat, 8 Maret 2024 10:11 WIB2 Mins Read
Gedung Sate. (Dok Pemprov Jabar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pengamat Politik, Ujang Komarudin memprediksi sosok yang akan menjadi ‘kuda hitam’ dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat 2024.

Seperti diketahui, saat ini sejumlah nama besar siap untuk merebut kursi nomor 1 di Jabar tersebut. Selain Ridwan Kamil dan Dedi Mulyadi, tokoh-tokoh lain pun diprediksi akan ikut meramaikan kontestasi Pilgub Jabar 2024.

Mereka adalah mantan Kapolda Jabar, Mochamad Iriawan atau Iwan Bule; mantan Wakil Gubernur Jabar, Dede Yusuf, Ketua DPD PDIP Jabar Ono Surono; Wali Kota Bogor, Bima Arya; Ketua DPW PAN Jabar, Desy Ratnasari; dan Ketua DPW PKS Jabar, Haru Suandharu.

Ujang Komarudin menilai, kondisi saat ini masih belum final. Nama-nama baru yang muncul tersebut masih belum terlihat keunggulannya seperti apa.

Baca Juga:  PT Jaswita Jabar Akui Hibisc Fantasy Langgar Aturan dan Layak Dibongkar

“Di antara calon kandidat di Pilgub Jabar semuanya masih belum jelas, mana yang unggulan, mana yang kuat, mana yang kuda hitam, karena nama-nama itu bisa maju juga bisa tidak, bisa menjadi calon juga bisa tersingkir,” ujar Ujang, saat dihubungi Jumat (8/3/2024).

Menurutnya, saat ini semuanya masih memunculkan nama masing-masing. Oleh karena itu, harus dilihat dari empat indikator bila maju di Pilgub Jabar.

Baca Juga:  Sinergi Pemprov Jabar dan TNI AD Percepat Pembangunan dan Ketahanan Pangan

Indikator pertama, kata Ujang, yaitu calon gubernur Jabar harus memiliki kapasitas dan kemampuan.

“Pertama soal kemampuan, ini penting, jadi calon Gubernur Jabar harus punya kemampuan, harus punya kapasitas,” ujarnya.

Indikator kedua, Ujang mengungkapkan para cagub di Jabar ini harus memperhitungkan popularitasnya setinggi apa.

“Lalu yang ketiga, punya elektabilitas, potensi kemenangannya seberapa besar, itu juga harus diukur, harus dilihat secara objektif. Yang keempat kekuatan finansial,” bebernya.

Ujang menegaskan, paling tidak para tokoh-tokoh tersebut harus memiliki keempat indikator tersebut.

Baca Juga:  Nomor Urut Pilgub Jabar 2024: Acep-Gita 1, Jeje-Ronal 2, Syaikhu-Habibie 3, Dedi-Erwan 4

“Paling tidak 4 indikator ini harus bisa diperhatikan oleh calon-calon gubernur maupun wakil gubernur, baik mereka yang unggulan, yang biasa-biasa, maupun yang kudu hitam,” tegasnya.

Jika dilihat saat ini, Ujang beranggapan nama-nama bintang yang muncul tersebut belum memperlihatkan keempat indikator tersebut.

“Dari nama-nama tersebut belum kelihatan, indikator kapasitasnya, rekam jejaknya, kemampuannya, lalu popularitas, sekarang kan belum ada survei juga, lalu kekuatan finansial, karena bagaimanapun calon gubernur membutuhkan isitas yang tidak sedikit,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi kuda hitam Pilgub Jabar ridwan kamil Ujang Komarudin
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Puasa Hari ke-27, Cek Waktu Imsak di Bandung 17 Maret 2026

Bukan Masalah Uang! Alasan Tegas Sahrial Tolak Hadiah di Bandara Kualanamu

Detik-detik Kios Pasar Soreang Ambruk, Pedagang Sebut Sudah Retak Sebelumnya

Jangan Salah Waktu! Ini Jadwal Adzan Magrib Bandung 16 Maret 2026

Update Kasus Fitnah via WhatsApp: Polisi Periksa Oknum Pengurus Gereja di Bandung

kekerasan

Pura-pura Obati Nenek, Oknum Guru Ngaji di Garut Malah Cabuli Cucu Saat Warga Tarawih

Terpopuler
  • Viral Video Kebun Sawit Ibu Tiri vs Anak Tiri, Apa Isinya? Hati-hati Jebakan Batman!
  • Video Aksi Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Viral, Link Diburu Netizen
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Hati-hati! Link Video Viral Mukena Pink ‘No Sensor’ Bisa Sebarkan Malware
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Waspada Klaim Full Durasi Video Ukhti Mukena Pink ‘No Sensor’, Ini Faktanya
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Netizen Penasaran! Video Mukena Pink ‘No Sensor’ Viral, Banyak yang Buru Link Aslinya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.