Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Persib Bungkam FC Seoul 1-0, Maung Bandung Langsung Kuasai Puncak Grup E ACL Two

Rabu, 16 September 2026 21:00 WIB

Warga Bandung Jangan Asal Beli! 25 Merek Beras Fortifikasi Diduga Tak Sesuai Label

Rabu, 16 September 2026 20:42 WIB

Kebakaran Ciumbuleuit Bongkar Dugaan Penimbunan Sampah Ilegal, 19 Warga Terdampak

Rabu, 16 September 2026 20:35 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persib Bungkam FC Seoul 1-0, Maung Bandung Langsung Kuasai Puncak Grup E ACL Two
  • Warga Bandung Jangan Asal Beli! 25 Merek Beras Fortifikasi Diduga Tak Sesuai Label
  • Kebakaran Ciumbuleuit Bongkar Dugaan Penimbunan Sampah Ilegal, 19 Warga Terdampak
  • 10 Tempat Wisata Bogor Terbaru dan Paling Hits, Cocok untuk Liburan Keluarga
  • Persib Curi Poin Penuh di ACL 2, Marc Klok Sanjung Mental Juang Bobotoh di Negeri Ginseng
  • Viral! Gegara Puntung Rokok, WNI Ini Masuk Penjara di Malaysia
  • DIKULITI DI FORUM DUNIA?! Nama Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Mendadak Jadi Sorotan PBB!
  • Taktik Jitu Igor Tolic Bawa Persib Bandung Jinakkan Raksasa Korsel Lewat Skor Tipis 0-1
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 16 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Miris! 19 TKI Diduga Dijebak Jadi PSK di Dubai, Jaringan Sesama WNI Terlibat

By Aga GustianaMinggu, 20 April 2025 09:00 WIB2 Mins Read
Ilustrasi Pelecehan Seksual. (Foto: net)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemenlu RI) mengonfirmasi adanya 19 kasus eksploitasi terhadap perempuan Warga Negara Indonesia (WNI) di Dubai, Uni Emirat Arab.

Para korban diduga dijebak oleh sesama warga Indonesia dan dipaksa bekerja sebagai pekerja seks komersial (PSK) di negara tersebut.

Menurut Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Kemenlu, Judha Nugraha, laporan kasus diterima Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Dubai dalam periode Januari hingga Februari 2025.

Baca Juga: 25 Ribu Warga Jawa Barat Suarakan Solidaritas dan Doa untuk Palestina

“KJRI Dubai telah menerima dan menindaklanjuti 19 kasus PMI yang dieksploitasi sebagai PSK,” ujar Judha dalam keterangan resminya pada Selasa (15/4/2025).

Baca Juga:  24 WNI Asal Jabar Pulang dari Iran, Farhan Siap Ambil Tindakan

Dari jumlah tersebut, tujuh korban telah berhasil dipulangkan ke Indonesia. Sementara 12 lainnya masih berada di Dubai dan menjalani proses hukum setempat. Saat ini, mereka berada dalam perlindungan shelter milik KJRI Dubai.

Kasus ini menjadi sorotan publik setelah video pengakuan salah satu korban, Eni Roheti, beredar luas di media sosial.

Dalam video tersebut, Eni mengungkapkan bahwa dirinya dan sejumlah perempuan Indonesia lainnya dijebak dengan iming-iming pekerjaan bergaji tinggi, namun justru dijual ke mucikari dan dipaksa melayani pelanggan asing, termasuk warga negara Bengali.

Baca Juga:  Mees Hilgers dan Eliano Reijnders Resmi Jadi WNI

“Saya mohon kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto dan pemerintah Indonesia agar membantu TKW-TKW yang dijual di Dubai oleh sesama orang Indonesia,” ucap Eni dalam video yang viral tersebut.

Kemenlu mengungkapkan bahwa modus perdagangan orang yang digunakan adalah dengan menawarkan pekerjaan sebagai Pekerja Laksana Rumah Tangga (PLRT) dengan gaji besar. Setelah korban melarikan diri dari majikan resmi, mereka justru diserahkan ke jaringan mucikari dan dipekerjakan di lokasi prostitusi.

Baca Juga:  Kata Kevin Diks Usai Resmi Jadi WNI, Siap Bela Timnas Indonesia

Baca Juga: Aksi Solidaritas dan Doa untuk Palestina: Netty Prasetiyani Kutuk Keras Kekejaman Israel 

Menanggapi kasus ini, KJRI Dubai bekerja sama dengan Criminal Investigation Division Kepolisian Dubai untuk menyelamatkan para korban dan menindak pelaku jaringan perdagangan manusia.

Selain itu, KJRI juga mengaktifkan layanan hotline dan menyediakan shelter darurat guna memberikan perlindungan dan pendampingan hukum bagi para korban.

Kemenlu RI kembali mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap tawaran kerja di luar negeri yang tidak jelas legalitasnya, serta mengajak masyarakat melaporkan indikasi perdagangan manusia ke pihak berwenang.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

WNI
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Warga Bandung Jangan Asal Beli! 25 Merek Beras Fortifikasi Diduga Tak Sesuai Label

Kebakaran Ciumbuleuit Bongkar Dugaan Penimbunan Sampah Ilegal, 19 Warga Terdampak

Viral! Gegara Puntung Rokok, WNI Ini Masuk Penjara di Malaysia

DIKULITI DI FORUM DUNIA?! Nama Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Mendadak Jadi Sorotan PBB!

Api Kepung 5 Titik Lahan di Sindanggalih Sumedang, Warga Mulai Waspada

Pencabulan

Skandal Pelecehan Siswi PKL di Sukabumi: Polisi Tetapkan Sekdis Dishub Sebagai Tersangka

Terpopuler
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Uang Mertua Rp17 Miliar Raib, Shabrina Adfi Buka Suara Soal Kejahatan Perbankan di BTN
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.