Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Viral! Pengeroyokan di Cileunyi Gunakan Ambulans Desa, 2 Pelaku Ditangkap

Senin, 4 Mei 2026 16:03 WIB

Link Live Streaming Persib vs PSIM Hari Ini, Kick-off 15.30 WIB

Senin, 4 Mei 2026 15:16 WIB

Jangan Klik Sembarangan! Link Viral Batang Bisa Jadi Jebakan Berbahaya

Senin, 4 Mei 2026 14:31 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Viral! Pengeroyokan di Cileunyi Gunakan Ambulans Desa, 2 Pelaku Ditangkap
  • Link Live Streaming Persib vs PSIM Hari Ini, Kick-off 15.30 WIB
  • Jangan Klik Sembarangan! Link Viral Batang Bisa Jadi Jebakan Berbahaya
  • Bojan Hodak Bantah Isu Rasisme Marc Klok, Desak Bhayangkara FC Beri Klarifikasi
  • Bukan Sekadar Ramalan? Bedah Sosok Tirta Siregar dan Sosok yang ‘Membisikkan’ Pesan Misterius
  • Fenomena Link Video Tasya Bandar Batang Viral, Pakar Ingatkan Bahaya ‘Clickbait’ dan Pencurian Data
  • Update Harga BBM Senin 4 Mei 2026: Pertamina Dex Melonjak, Cek Daftar Lengkapnya!
  • Bursa Transfer Panas! Persib Incar 7 Bintang Dunia, 2 Pemain Sudah Deal?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 4 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Misteri Goa Belanda di Tahura Djuanda: Jejak Sejarah, Aura Mistis hingga Pantangan Unik

By SusanaSenin, 2 Juni 2025 04:00 WIB3 Mins Read
Goa Belanda. Foto: Instagram @smiling.westjava.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Di balik keindahan alam dan sejarah panjang Kota Bandung, terdapat sebuah situs peninggalan kolonial yang menyimpan lebih dari sekadar kisah masa lalu.

Goa Belanda, yang terletak di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Ir. H. Juanda, bukan sekadar terowongan tua, ia adalah saksi bisu peristiwa kelam penjajahan dan kini dikenal sebagai salah satu tempat paling mistis di Jawa Barat.

Terowongan Buatan Penuh Sejarah

Meski dinamai “goa”, tempat ini sejatinya adalah terowongan buatan yang dibangun oleh pemerintah kolonial Belanda pada 1906. Awalnya, fungsi utamanya adalah mendukung operasional Pembangkit Listrik Tenaga Air dari Sungai Cikapundung.

Namun, menjelang Perang Dunia II, terowongan ini berubah peran menjadi fasilitas militer penting, mulai dari markas komunikasi hingga ruang interogasi dan penjara bawah tanah.

Pada tahun 1941, ketika tensi politik dan perlawanan lokal semakin meningkat, Goa Belanda digunakan sebagai pusat komando rahasia untuk mempertahankan kekuasaan kolonial. Struktur gua yang tersembunyi membuatnya ideal sebagai tempat pengoperasian radio komunikasi, berbeda dari Gunung Malabar yang lebih terbuka terhadap serangan.

Baca Juga:  Armada dan Project Pop Meriahkan Puncak Biznet Festival Bandung 2024

Menelusuri Lorong-Lorong Gelap Goa

Dari luar, Goa Belanda tampak seperti mulut lorong batu yang gelap dan sunyi. Namun di dalamnya, pengunjung akan menemukan 15 lorong yang menyambung ke berbagai ruang: mulai dari ruang komando, ruang pengintaian tersembunyi, hingga deretan sel yang dulunya digunakan untuk menahan rakyat lokal dan tawanan perang.

Di sisi kanan lorong utama, ada gang sempit yang mengarah ke tangga menuju ruang pengawasan. Sementara di sebelah kiri, lorong lainnya mengarah ke deretan sel sempit yang penuh sejarah kelam. Sekitar 600 meter dari lokasi ini juga terdapat Goa Jepang, yang dibangun oleh pasukan penjajah berikutnya dan memiliki 18 ruang sel serta fungsi militer serupa.

Aura Mistis & Cerita Horor Goa Belanda

Tak hanya sarat sejarah, Goa Belanda juga menyimpan nuansa mistis yang kuat. Banyak cerita menyeramkan beredar di kalangan masyarakat dan pengunjung, dari suara tangisan misterius, bayangan tak kasat mata, hingga pengalaman kesurupan.

Baca Juga:  Pj Wali Kota Bandung Ajak Generasi Muda Kenali dan Mainkan Gim Lokal

Kabar yang beredar menyebutkan bahwa jasad para pekerja paksa yang tewas saat pembangunan goa ini dibuang ke Sungai Cikapundung, menjadikan tempat ini penuh energi negatif.

Salah satu legenda yang masih dipercaya hingga kini adalah keberadaan sosok Prabu Siliwangi, raja legendaris Tanah Sunda, yang diyakini sebagai salah satu penjaga gaib wilayah sekitar goa. Tak heran jika banyak pengunjung yang mengaku merasakan hawa dingin dan perasaan tidak nyaman saat berada di dalam lorong.

Pantangan Mistis: Jangan Ucapkan Kata Ini!

Pengunjung disarankan untuk tidak sembarangan bicara saat berada di dalam Goa Belanda. Ada satu pantangan yang cukup terkenal: jangan menyebut kata “lada”. Kata ini diyakini berkaitan dengan sosok Ki Lada Wisesa, tokoh spiritual yang dihormati masyarakat sekitar. Pelanggaran terhadap pantangan ini dikabarkan bisa memicu gangguan dari “penghuni tak kasat mata” atau bahkan menyebabkan kesurupan.

Baca Juga:  Roti Bakar 243, Sajian Legendaris yang Lumer dan Bertabur Topping di Kota Bandung

Kondisi Terkini Goa Belanda

Berbeda dengan Goa Jepang yang dibiarkan dalam kondisi aslinya, Goa Belanda telah melalui beberapa tahap perbaikan dan pengamanan, meski tetap mempertahankan nuansa aslinya.

Bagian dalam gua sepanjang kurang lebih 500 meter ini gelap dan lembap, sehingga pengunjung disarankan membawa senter dan mengenakan pakaian yang nyaman.

Tersedia juga jasa pemandu wisata dengan tarif terjangkau sekitar Rp30.000 untuk membantu menelusuri lorong-lorong dan menjelaskan sejarah serta cerita di baliknya.

Goa Belanda berlokasi di dalam kawasan Taman Hutan Raya Djuanda, sekitar 7 kilometer dari pusat Kota Bandung. Lokasinya mudah diakses menggunakan transportasi umum, seperti angkot hijau-putih jurusan Ciroyom–Ciburial dan angkot jingga rute Dago–Caringin.

Setelah sampai di gerbang utama Tahura, pengunjung perlu berjalan kaki sekitar 800 meter untuk mencapai Goa Belanda. Jangan khawatir, jalur menuju lokasi cukup nyaman, dikelilingi pepohonan rindang dan terdapat beberapa warung serta tempat istirahat di sepanjang jalan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Goa Belanda Kota Bandung mistis pantangan sejarah
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Jangan Klik Sembarangan! Link Viral Batang Bisa Jadi Jebakan Berbahaya

Fenomena Link Video Tasya Bandar Batang Viral, Pakar Ingatkan Bahaya ‘Clickbait’ dan Pencurian Data

Ilustrasi isi BBM

Update Harga BBM Senin 4 Mei 2026: Pertamina Dex Melonjak, Cek Daftar Lengkapnya!

Begini cara dapat saldo DANA gratis, awas hati-hati kena tipu.

Gaspol Senin! Cara Amankan Saldo DANA Gratis Hari Ini: Tips Cepat Menang “Perang” Link Dana Kaget

Fakta Mengejutkan! Video Bandar Membara Ternyata Bocor dari Konten Pribadi

Makin Berkilau! Rincian Lengkap Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini, Senin 4 Mei 2026

Terpopuler
  • Link Video Viral Vell Blunder Durasi Panjang, Waspada Modus Phising!
  • Link Video Bandar Batang Viral! Waspada Phising
  • Link Video Bandar Batang Membara Viral, Pemeran Sengaja Jual-Beli Konten?
  • Viral ‘Video Bandar Membara’ di Media Sosial, Warganet Cari Link Asli No Sensor
  • Link Video Viral Batang Membara: Diiming-iming Cuan Rp250 Juta Lewat Telegram
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.