bukamata.id – Suasana sore di Kopi Jue Cibeunying terasa akrab dan ramai pada Sabtu (18/10/2025). Di tengah riuh obrolan anak muda Bandung, dua mojang ini tampak santai duduk di trotoar paling ikonik Jl. Cibeunying Sisil dan Kerin. Keduanya adalah representasi khas Mojang Bandung: ramah, modis, dan tentu saja, penuh cerita.
“Aku orang Bandung asli, sekarang kerja di Nona Manis, itu kafe dan resto,” ujar Sisil, sembari tersenyum.
Di sebelahnya, Kerin menimpali, “Kalau aku kuliah di luar Bandung, tapi sekarang lagi liburan di sini. Ya sekalian melepas rindu sama keluarga.”
Mereka berdua mengaku, Bandung memang selalu punya magnet tersendiri. Bukan cuma buat wisatawan, tapi juga bagi warganya sendiri.
Bandung, Tempat yang Gak Pernah Kehabisan Cerita
Bicara soal tempat nongkrong, Sisil tak ragu merekomendasikan kawasan Cibeunying.
“Ini tuh tongkrongan pinggir jalan, tapi oke banget. Banyak anak-anak Gen Z nongkrong di sini. Selain ngopi, bisa adu outfit juga,” katanya sambil tertawa.
Sementara itu, Kerin juga merekomendasikan beberapa Club di Bandung yang biasa ia kunjungi bersama teman-temannya.
“Kalau diajak main, biasanya aku ke OPIUCI atau Backroom. Tapi jujur, aku anak rumahan sih,” ujarnya jujur.
Keduanya kompak menyebut, kalau Bandung itu kota yang gak pernah berhenti hidup. “Bandung tuh gak bisa diem. Setiap hari selalu ada hal baru, tempat baru, atau tren baru,” tutur Sisil.
Dari Berenang Sampai Jadi “Pelari Kalcer”
Meski sibuk dengan aktivitas masing-masing, Sisil dan Kerin tetap punya cara seru buat menikmati waktu luang.
“Kita suka banget berenang dari kecil. Sekarang, karena lagi fomo lari, kita jadi suka lari bareng juga,” ujar mereka sambil tertawa.
“Panggil aku pelari kalcer,” celetuk Sisil sambil bercanda.
Bicara soal penampilan, keduanya sepakat bahwa inspirasi datang dari mana saja.
“Kalau aku biasanya lihat di Pinterest,” ujar Kerin.
Sisil menambahkan, “Atau gak di TikTok, kan suka ada outfit check, lengkap sama keranjang kuningnya. Kita ikutin tren, tapi tetap mix and match aja dari baju yang ada.”
Jadi Mojang Bandung, Harus Cantik dan Cerdas
Menurut Sisil, jadi Mojang Bandung bukan cuma soal penampilan. “Harus cakep sih, tapi cakep itu relatif. Lebih ke gimana kamu bawa diri, punya wawasan, otaknya jalan,” ujarnya mantap.
Bagi mereka, kecantikan Mojang Bandung ada pada caranya berbicara, bergaul, dan berani tampil percaya diri tanpa harus kehilangan keaslian diri.
“Semua yang Viral, Mulainya dari Bandung!”
Sisil tersenyum ketika ditanya kenapa orang harus main ke Bandung.“Harus banget! Soalnya di Bandung tuh banyak banget spot bagus, dan kalau kalian lihat di TikTok, hampir semua yang viral itu pasti dari sini,” katanya.
“Sampai ada yang komen ‘kota itu lagi’ ya karena Bandung emang pelopor. Di sini apa sih yang gak ada? Bandung tuh gak bisa diem!”
Obrolan sore itu ditutup dengan tawa lepas dan jargon khas mereka.
“Mang Dudung bawa keler, gak ke Bandung gak kalcer!”
Bandung, dengan segala hiruk-pikuknya, memang tak pernah kehilangan daya magis. Dari kopi sore di Cibeunying, outfit ala Pinterest, sampai semangat lari kalcer semua punya benang merah yang sama: gaya hidup yang hidup banget. Karena pada akhirnya, seperti kata Sisil dan Kerin,
“Bandung gak cuma kota, tapi gaya hidup yang terus bergerak.”
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











