Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Harga Emas Hari Ini 20 Mei 2026: Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Naik, Cek Rinciannya!

Rabu, 20 Mei 2026 08:04 WIB

Kejutan Bursa Transfer: Bintang Liga Singapura Beri Sinyal Gabung Persib Bandung, Bakal Jadi Pemain Termahal?

Rabu, 20 Mei 2026 06:00 WIB

Heboh! Video Viral Guru Bahasa Inggris Diduga Hoaks dan Penuh Kejanggalan

Rabu, 20 Mei 2026 05:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Harga Emas Hari Ini 20 Mei 2026: Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Naik, Cek Rinciannya!
  • Kejutan Bursa Transfer: Bintang Liga Singapura Beri Sinyal Gabung Persib Bandung, Bakal Jadi Pemain Termahal?
  • Heboh! Video Viral Guru Bahasa Inggris Diduga Hoaks dan Penuh Kejanggalan
  • Persib di Ambang Sejarah! GBLA Siap Jadi Saksi Juara Super League 2026
  • Viral! Video ‘Guru Bahasa Inggris vs Murid’ Bikin Heboh, Netizen Temukan Fakta Mengejutkan
  • Ramai Dicari Link Video Guru Bahasa Inggris vs Murid Full 6 Menit, Netizen Diingatkan Modus Phising!
  • Heboh Link Skandal TKW Taiwan 3 vs 1, Pakar Ingatkan Bahaya Terselubung Bagi Netizen
  • Rupiah dan Minyak Dunia Tertekan, Bahlil Beri Sinyal Hijau: Anggaran Subsidi BBM Tetap Aman
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 20 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

MQ Iswara Apresiasi Langkah Tegas Dedi Mulyadi dalam Penataan Tata Ruang Jawa Barat

By Aga GustianaKamis, 9 Oktober 2025 17:25 WIB3 Mins Read
Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat MQ Iswara. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, MQ Iswara, memberikan apresiasi terhadap langkah tegas Gubernur Dedi Mulyadi dalam menata ulang tata ruang dan lingkungan hidup di Jawa Barat. Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan langkah strategis untuk menekan risiko bencana ekologis yang meningkat akibat pembangunan tak terkendali di kawasan hijau.

“Kita tidak bisa mengembalikan kondisi lingkungan seperti dulu. Tapi yang bisa kita lakukan sekarang adalah meminimalisir penurunan kualitas lingkungan,” ujar Iswara saat PressTalk di Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis (9/10/2025).

Iswara menilai kebijakan penataan ruang Pemprov Jabar sejalan dengan UU Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang dan UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, yang menegaskan bahwa setiap pembangunan wajib memperhatikan daya dukung dan daya tampung lingkungan.

Sebagai langkah awal, Iswara mengusulkan moratorium penerbitan izin baru di Kawasan Bandung Utara (KBU), yang dianggap berkontribusi terhadap meningkatnya risiko bencana di Bandung Raya.

Baca Juga:  Penghentian Tambang Parung Panjang Diprotes, Dedi Mulyadi Tegaskan Hal Ini

“Kedua, audit lingkungan harus dilakukan. Nah itu akan terdeteksi, apakah izin-izin yang kita berikan pelaksanaannya sudah sesuai, apakah kawasan terbuka hijaunya makin berkurang. Kan itu bisa jadi ukuran, apakah setelah dievaluasi ini kita izinkan kembali atau kita revisi dulu Perda KBU,” jelasnya.

Iswara juga menekankan pentingnya evaluasi berkala Perda KBU, minimal setiap lima tahun, untuk menyesuaikan dengan perubahan kondisi ekologi dan sosial. Selain itu, ia menyoroti kebutuhan Perda khusus bagi kawasan strategis lain seperti Bogor–Puncak–Cianjur (Bopunjur) dan Bekasi–Karawang–Purwakarta (Bekarpur), yang menghadapi tekanan pembangunan serupa.

“Memang harus ada regulasi yang mengatur. Dulu sudah ada Perpres No. 6 Tahun 2020, tapi itu lebih kepada kepentingan Pusat,” kata Iswara.

Baca Juga:  Indikator Dedi Mulyadi Merasa Layak Jadi Pemimpin Jawa Barat

Iswara mencontohkan fenomena banjir di Cianjur yang sebelumnya jarang terjadi, sebagai sinyal perlunya pengendalian tata ruang berbasis kawasan.

“Nah, saran saya memang harus ada regulasi khusus mengatur. Saya akan berbicara dengan teman-teman di Bapemperda di DPRD provinsi,” ujarnya.

Meskipun proses penyusunan Perda dianggap tidak mudah, Iswara berharap rencana tersebut dapat masuk Program Legislasi Daerah (Prolegda) 2026.

“(Karena) Bopunjur sudah kritis, kalau kita lihat dulu di Cianjur kan tidak pernah banjir, juga di Bogor, tapi sekarang terjadi dan dampaknya juga ke Jakarta kebanjiran,” tambahnya.

Selain isu tata ruang, Iswara juga menyoroti aktivitas tambang Galian C di Kabupaten Garut yang dinilai tidak sesuai peruntukan ruang. Ia menilai lokasi tambang yang berada di jalur wisata merusak estetika dan citra Garut sebagai destinasi unggulan.

Baca Juga:  Koalisi Pilpres Diprediksi Lanjut ke Pilkada, Ridwan Kamil dan Dedi Mulyadi Bisa Bersatu

“Memang jadi kurang indah kelihatannya. Baru masuk Garut, sudah disuguhkan dengan pemandangan gunung yang sedang ditambang. Untuk hal ini, masyarakat di sana dapat mengajukan ke DPRD (Garut), untuk ditinjau kembali,” kata Iswara.

Padahal, kegiatan tambang seharusnya tunduk pada PP Nomor 96 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara, yang mewajibkan izin lingkungan dan kesesuaian dengan RTRW daerah. Bila tidak sesuai, kegiatan tersebut bisa dikategorikan sebagai pelanggaran tata ruang.

Iswara menegaskan bahwa ketegasan Gubernur Dedi Mulyadi dalam menjaga tata ruang dan lingkungan hidup harus menjadi gerakan bersama seluruh elemen — legislatif, eksekutif, dan masyarakat.

“Ini yang harus segera kita benahi bersama,” tutupnya

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi DPRD Jawa Barat MQ Iswara tata ruang
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Foto Menteri ESDM Bahlil Lahadalia diwawancara wartawan.

Rupiah dan Minyak Dunia Tertekan, Bahlil Beri Sinyal Hijau: Anggaran Subsidi BBM Tetap Aman

ilustrasi bansos

Kabar Gembira! Pencairan Bansos 2026 Dipercepat, Cek Jadwal Terbarunya

Kisah Kartika: Kuliah Kelar, Toga Terpasang, Tapi Kondisi Ayahnya Saat Ditelepon Bikin Semua Orang Terdiam

Penangkapan Jurnalis WNI Asal Bandung di Misi Kemanusiaan Gaza Tuai Kecaman

Bisnis Kios Kripto Hancur Lebur, Raksasa ATM Bitcoin Global Resmi Nyatakan Bangkrut!

Geger Video Lorong RSUD Palabuhanratu: Niatnya Bikin Vlog Malah Diikuti Bocah Misterius

Terpopuler
  • Dicari Link Full 6 Menit, Video Guru Bahasa Inggris Ini Justru Bikin Publik Curiga
  • Video 6 Menit Guru Bahasa Inggris Viral di TikTok dan X, Ternyata Banyak Kejanggalan
  • Link Video Viral Tukang Cilok, Konten Prank Bikin Penasaran!
  • Link Video Viral Skandal Guru Bahasa Inggris vs Murid, Benarkah Ada Kelanjutannya?
  • Video Viral Guru Bahasa Inggris dan Murid Kembali Heboh, Link ‘Full 6 Menit’ Jadi Sorotan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.