Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Surga Kuliner Bogor: Dari Bapatong hingga Pizza Meteran, Ini 18 Rekomendasi Wajib!

Selasa, 26 Mei 2026 22:41 WIB

Tak Perlu Jauh! Ini 9 Rekomendasi Tempat Wisata Hits di Purwakarta yang Bisa Dijangkau dari Stasiun

Selasa, 26 Mei 2026 22:26 WIB

Pengusaha Tasikmalaya Bawa Rp1,3 Miliar Cash, Nekat Tawar Ikan Koi Irfan Hakim dan Bos Hartono tapi Ditolak!

Selasa, 26 Mei 2026 22:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Surga Kuliner Bogor: Dari Bapatong hingga Pizza Meteran, Ini 18 Rekomendasi Wajib!
  • Tak Perlu Jauh! Ini 9 Rekomendasi Tempat Wisata Hits di Purwakarta yang Bisa Dijangkau dari Stasiun
  • Pengusaha Tasikmalaya Bawa Rp1,3 Miliar Cash, Nekat Tawar Ikan Koi Irfan Hakim dan Bos Hartono tapi Ditolak!
  • Rumor Transfer Mariano Peralta: Rebutan Persija dan Persib, Hingga Gestur Bojan Hodak yang Jadi Sorotan
  • Bandung Kembali Dilanda Banjir, 772 KK Terdampak di Dayeuhkolot
  • TikTok Memanas! Video ‘TKW Taiwan 3 vs 1’ Viral, Banyak Link Diduga Jebakan Digital
  • Kontrak Habis Akhir Mei, Empat Pemain Asing Persib Bersiap Angkat Kaki?
  • Rupiah Masih Tertekan di Level Rp17.790, Cek Kurs Dolar di Bank Hari Ini
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 26 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Mu’awiyah bin Abi Sufyan dan Awal Mula Gagasan Monarki dalam Sejarah Islam

By Aga GustianaSabtu, 26 April 2025 18:41 WIB2 Mins Read
Masjid Agung Umayyah di Damaskus. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gagasan monarki dalam sejarah kekhalifahan Islam berakar pada masa Mu’awiyah bin Abi Sufyan, pendiri Dinasti Umayyah. Setelah menerima baiat dari kaum Muslimin, termasuk kubu Hasan bin Ali, Mu’awiyah menghadapi kegelisahan besar: tidak ada mekanisme baku untuk menentukan penerus kepemimpinan.

Menurut Nurhasan dalam Mu’awiyah: Penggagas Pertama Sistem Monarki dalam Islam (2011), keresahan itu mendorong Mu’awiyah untuk memperkenalkan konsep putra mahkota. Ia ingin memastikan transisi kekuasaan berjalan mulus tanpa memicu konflik baru di tubuh umat Islam.

Terkait siapa yang pertama kali menggagas ide tersebut, terdapat dua pendapat. Sebagian sumber menyebut Mughirah bin Shu’bah, seorang sahabat senior, sebagai pihak yang menyarankan Mu’awiyah mengangkat putranya, Yazid, sebagai penerus. Sejarawan M. Khudari mencatat, Mughirah bahkan sempat menggalang dukungan politik dari masyarakat Kufah untuk mewujudkan rencana itu.

Namun, ada pula pendapat berbeda. Sejumlah sejarawan seperti Ali Muhammad ash-Shallabi, Bernard Lewis, dan Karen Armstrong mengkritisi riwayat yang menyebut peran Mughirah. Mereka menilai ide pembaiatan Yazid justru berasal dari Mu’awiyah sendiri, mengingat Mughirah sudah wafat sebelum proses itu bergulir sekitar tahun 53 H.

Baca Juga:  Peringatan Hari Raya Nyepi 11 Maret, Begini Sejarah dan Rangkaian Tradisinya

Mencegah Perpecahan Umat

Mu’awiyah, seorang pemimpin cerdas dan visioner, memahami betul kondisi rapuh umat Islam pasca terbunuhnya Utsman bin Affan. Peristiwa itu, ditambah perang-perang saudara seperti Perang Unta dan Perang Shiffin, memperlemah solidaritas yang dulu kokoh di masa Khulafaur Rasyidin.

Baca Juga:  10 Kota Terkecil yang Penuh Pesona, dari Abad Pertengahan Hingga Ibu Kota Sepi

Melihat ancaman perpecahan, Mu’awiyah menilai perlu ada model kepemimpinan yang mampu menjamin stabilitas politik jangka panjang. Ia pun mulai mengubah bentuk kekhalifahan menjadi model monarki, dengan mewariskan kekuasaan kepada keturunannya.

Menurut Karen Armstrong, gagasan monarki semula terasa asing bagi bangsa Arab. Budaya suku-suku di Jazirah Arab yang nomaden dan egaliter membuat mereka terbiasa memilih pemimpin berdasarkan kapasitas, bukan garis keturunan. Namun, serangkaian perang saudara membuktikan bahwa sistem seperti itu rawan konflik, sehingga kebutuhan akan pewarisan kekuasaan menjadi lebih bisa diterima.

Baca Juga:  Jelajahi Sejarah dan Pengetahuan di 3 Museum Menarik Kota Bandung

Fenomena Baru dalam Sejarah Kekhalifahan

Penunjukan Yazid sebagai khalifah dilakukan saat Mu’awiyah masih hidup, sebuah langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah kekhalifahan Islam. Sebelumnya, pemimpin baru baru dipilih setelah wafatnya khalifah sebelumnya, sebagaimana terjadi antara Abu Bakar dan Umar bin Khattab.

Meskipun ide pewarisan kekuasaan terasa asing bagi masyarakat Hijaz, konsep ini lebih diterima di wilayah Syam dan Irak. Kedua kawasan tersebut sebelumnya memang telah akrab dengan model pemerintahan dinasti, jauh sebelum datangnya Islam.

Transformasi inilah yang kemudian menjadi pondasi awal terbentuknya sistem monarki dalam dunia Islam, yang berlanjut pada dinasti-dinasti besar setelahnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

abi sufyan Islam monarki muawiyah sejarah
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Surga Kuliner Bogor: Dari Bapatong hingga Pizza Meteran, Ini 18 Rekomendasi Wajib!

Tak Perlu Jauh! Ini 9 Rekomendasi Tempat Wisata Hits di Purwakarta yang Bisa Dijangkau dari Stasiun

TikTok Memanas! Video ‘TKW Taiwan 3 vs 1’ Viral, Banyak Link Diduga Jebakan Digital

Fenomena Viral TikTok ‘TKW Taiwan 3 Vs 1’, Netizen Berburu Link hingga Terancam Phishing

Kumpulan Ucapan Idul Adha 2026: Pilihan Kata Bermakna untuk Status Media Sosial

Heboh Link Video 11 Menit Viral Diduga Libatkan PMI di Taiwan, Warga Diingatkan Bahaya Kejahatan Siber

Terpopuler
  • Diduga Hina Bos Persib Umuh Muchtar, Pemilik Akun Facebook Ini Diburu Netizen!
  • Tebing Keraton
    Menjelajahi Pesona “Swiss van Java”: 5 Destinasi Unggulan di Bandung Barat yang Wajib Dikunjungi
  • Link ‘Guru Bahasa Inggris Viral’ Ramai Dicari, Pakar Ingatkan Bahaya Phishing dan Malware
  • Fenomena Video Guru Bahasa Inggris Viral 2026: Warganet Diburu Rasa Penasaran, Link Berbahaya Mengintai
  • Dulu Dipuja, Dokter Cantik Ini Kini Kurus Kering Digerogoti Penyakit Misterius? Ini Fakta Mengejutkannya!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.