Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Suara Kanaya Whu di HUT ke-81 RI Kini Tinggal Kenangan, Dedi Mulyadi Sampaikan Kabar Duka

Minggu, 13 September 2026 12:27 WIB

Bikin Warga Waswas! Halte BRT Cicadas di Tengah Jalan, Ini Alasannya

Minggu, 13 September 2026 12:03 WIB

Indonesia Jadi Tuan Rumah, Skuad Garuda Siap Tempur! Ini Jadwal FIFA ASEAN Cup 2026

Minggu, 13 September 2026 11:34 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Suara Kanaya Whu di HUT ke-81 RI Kini Tinggal Kenangan, Dedi Mulyadi Sampaikan Kabar Duka
  • Bikin Warga Waswas! Halte BRT Cicadas di Tengah Jalan, Ini Alasannya
  • Indonesia Jadi Tuan Rumah, Skuad Garuda Siap Tempur! Ini Jadwal FIFA ASEAN Cup 2026
  • Sulit Diterima! Luka Menalo Buka Suara Usai Persib Dipermalukan Persija
  • Harga Emas Hari Ini Naik Rp5.000, Cek Antam, UBS, Galeri 24 dan Buyback Lengkap
  • Ruben Onsu Dikejar Badai Bertubi-tubi, Jadi Tersangka Kini Betrand Peto Dilaporkan Polisi
  • Sikat Deretan Kode Redeem FF 13 September 2026, Amankan Hadiah Eksklusif Hari Ini!
  • Cara Berburu Saldo DANA Gratis 13 September 2026, Amankan Cuan Tambahan Hari Ini!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 13 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Myanmar Gerebek Sarang Scam Internasional di Perbatasan Thailand, 350 WNA Ditangkap

By Aga GustianaKamis, 20 November 2025 12:17 WIB3 Mins Read
Viral video percobaan kabur puluhan WNI dari kompleks online scam di Kamboja.
Ilustrasi. Viral video percobaan kabur puluhan WNI dari kompleks online scam di Kamboja. (Foto: Instagram)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah militer Myanmar kembali melakukan langkah keras dengan menggerebek jaringan penipuan digital (scam) yang beroperasi di kawasan perbatasan dekat Thailand. Dalam operasi besar yang digelar awal pekan ini, hampir 350 orang ditahan dari sebuah kompleks yang diduga menjadi pusat aktivitas penipuan berbasis internet.

Tindakan ini merupakan bagian dari operasi terbuka yang diklaim junta untuk membongkar praktik ilegal yang tumbuh subur di berbagai kawasan gelap yang selama ini sulit dijangkau.

Junta Salahkan Kelompok Bersenjata

Dalam pernyataan resmi pada Rabu, pihak militer menuding kelompok oposisi bersenjata sebagai pihak yang membiarkan jaringan penipuan itu beroperasi. Mereka disebut memberikan perlindungan kepada operator scam selama beberapa tahun terakhir.

Namun, junta menyatakan kini dapat melakukan penindakan setelah kembali menguasai wilayah tersebut.

Baca Juga:  Cut Salwa Viral di TikTok, Warganet Cari Link Video Telegram

Penggerebekan di Shwe Kokko

Melansir laporan Al Jazeera, operasi dilakukan pada Selasa pagi di Shwe Kokko, sebuah kawasan yang dikenal sebagai pusat perjudian dan penipuan online.

Hasil penggerebekan:

  • 346 warga asing ditahan untuk pemeriksaan lebih lanjut
  • Hampir 10.000 ponsel disita karena diduga digunakan untuk kegiatan perjudian digital

Militer juga menyebut nama perusahaan Yatai, yang terkait dengan She Zhijiang—pengusaha berdarah China-Kamboja yang dianggap sebagai tokoh penting dalam jaringan kejahatan online. She ditangkap di Thailand pada 2022 dan beberapa waktu lalu telah diekstradisi ke China untuk menghadapi tuntutan.

Baik She maupun perusahaan yang diasosiasikan dengannya sudah masuk daftar sanksi Amerika Serikat dan Inggris.

Baca Juga:  Viral 'Ibu Tiri vs Anak Tiri' Part 2 Versi Dapur, Fakta atau Rekayasa? Waspada Link Berbahaya

Wilayah Perbatasan Jadi Sarang Scam

Sejak pandemi Covid-19, daerah perbatasan Myanmar, Thailand, Laos, dan Kamboja berubah menjadi pusat aktivitas penipuan digital berskala besar. Menurut PBB, jaringan ini menghasilkan miliar dolar dan mempekerjakan ratusan ribu orang, termasuk korban perdagangan manusia yang dipaksa bekerja di dalam kompleks-kompleks tersebut.

Tekanan China Diduga Jadi Faktor

Meski lama dianggap menutup mata terhadap praktik kejahatan itu, para analis menilai sikap junta berubah lantaran tekanan kuat dari China—pendukung utama militer Myanmar. Beijing mendorong Myanmar untuk membersihkan jaringan scam yang banyak merugikan warganya.

Beberapa operasi tambahan sejak bulan lalu disebut para pengamat sebagai upaya junta meredakan tekanan internasional tanpa mengganggu aliran keuntungan bagi kelompok-kelompok bersenjata pro-pemerintah.

Baca Juga:  Jangan Asal Klik! Link Video Viral 'Rok Hijau' Diduga Jebakan Pencuri Data

Situasi Semakin Kompleks Setelah Kudeta 2021

Sejak kudeta yang memicu perang saudara, wilayah perbatasan yang minim pengawasan menjadi tempat ideal bagi berkembangnya jaringan penipuan digital. Ribuan orang, baik sukarela maupun korban perdagangan manusia, diduga bekerja dalam sistem tersebut.

Pada Oktober lalu, lebih dari 2.000 orang ditangkap dalam penggerebekan di KK Park, pusat penipuan besar di dekat perbatasan Thailand.

Sementara itu pada September, Departemen Keuangan Amerika Serikat menjatuhkan sanksi terhadap lebih dari 20 individu dan perusahaan di Myanmar dan Kamboja karena terlibat dalam operasi scam digital.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Amerika Serikat Penipuan Online Thailand
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Suara Kanaya Whu di HUT ke-81 RI Kini Tinggal Kenangan, Dedi Mulyadi Sampaikan Kabar Duka

Bikin Warga Waswas! Halte BRT Cicadas di Tengah Jalan, Ini Alasannya

Geger Skandal Perselingkuhan Suami Artis, Pelapor Tantang Pihak M Buktikan Video Palsu

Krisis Darurat Kantong Darah di Cianjur, Pasien Talasemia Terpaksa Andalkan Keluarga

penyaluran bansos PKH dan BPNT 2025 di kantor pos

Kemensos Gunakan Data Baru, 4,3 Juta Keluarga Resmi Masuk Daftar Penerima Bansos

Kaya Raya dan Ditakuti Pejabat! Sisi Lain Mentan Amran: Jago Tebak Tebu, Suka Bantu Anak Yatim Piatu

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Heboh Video Viral Kasir Indomaret, Lylia Beri Klarifikasi dan Bongkar Hal Ini
  • Viral Rekaman Air Pesisir Surut Dekat Anak Krakatau, Begini Kata BMKG
  • Gemuruh GBLA Bikin Merinding, Balsa Sekulic Terpukau oleh Militansi Bobotoh Persib
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.