Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Wisata Kuliner Sukabumi: 5 Kuliner Legendaris dan Hits yang Wajib Dicoba, Gak Cuma Mochi!

Sabtu, 13 Juni 2026 06:00 WIB

Bansos PKH dan BPNT Juni 2026 Cair Tahap 2, Ini Jadwal dan Cara Cek Penerima Resmi Kemensos

Sabtu, 13 Juni 2026 05:00 WIB

Persib Gigit Jari? Palermo dan Filippo Inzaghi Disebut Selangkah Lagi Dapatkan Tommaso Cassandro

Sabtu, 13 Juni 2026 04:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Wisata Kuliner Sukabumi: 5 Kuliner Legendaris dan Hits yang Wajib Dicoba, Gak Cuma Mochi!
  • Bansos PKH dan BPNT Juni 2026 Cair Tahap 2, Ini Jadwal dan Cara Cek Penerima Resmi Kemensos
  • Persib Gigit Jari? Palermo dan Filippo Inzaghi Disebut Selangkah Lagi Dapatkan Tommaso Cassandro
  • Viral di Mana-Mana, Link Video Cut Salwa Bikin Netizen Penasaran, Ini Faktanya
  • Panen Pemain OVR Tinggi! Ini Daftar Kode Redeem FC Mobile Terbaru Sabtu 13 Juni 2026
  • Banjir Skin dan Diamond Gratis! Ini Daftar Kode Redeem FF Terbaru Sabtu 13 Juni 2026 yang Masih Aktif
  • Catat Tanggalnya! Legenda Sepak Bola Dunia Luís Figo Dipastikan Bakal Sambangi Jakarta Juli 2026
  • Internet Anak Makin Ketat: Apple Rilis Fitur ‘Ask to Browse’ di iOS 27, Wajib Izin Ortu Sebelum Buka Situs!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 13 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Nasib Jemaah Haji Jabar 2026: Tetap Berangkat Meski Timur Tengah Memanas

By Aga GustianaRabu, 8 April 2026 10:08 WIB3 Mins Read
Jemaah haji dalam pesawat Garuda Indonesia. (Foto: Kemenag)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Rencana perjalanan jemaah haji asal Jawa Barat tahun 2026 kini berada di bawah bayang-bayang ketegangan geopolitik Timur Tengah. Meski keberangkatan dipastikan tetap berjalan, otoritas terkait masih menimbang rute penerbangan paling aman guna menghindari zona konflik yang sedang memanas.

Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (HIMPUH) Jawa Barat mengungkapkan bahwa hingga saat ini pemerintah masih menggodok dua skema jalur udara utama. Ketidakpastian rute ini merupakan dampak langsung dari eskalasi keamanan di kawasan tersebut.

Adu Efisiensi Jalur Yaman vs Keamanan Afrika

Ketua Koordinator Wilayah HIMPUH Jabar, Dodi Sudrajat, menjelaskan bahwa pilihan rute memiliki konsekuensi yang berbeda, baik dari sisi durasi maupun biaya:

  • Lintasan Yaman: Ini adalah jalur paling ideal karena posisinya yang lurus dari Asia Tenggara menuju Arab Saudi. “Jalur ini sebenarnya paling hemat. Saat ini penerbangan umrah pun masih banyak yang lewat sana dan lancar, namun faktor kewaspadaan tetap nomor satu karena dinamika konflik,” jelas Dodi (7/4/2026).
  • Jalur Afrika Timur: Opsi memutar melalui wilayah Afrika dianggap lebih aman dari potensi gangguan konflik. Namun, kompensasinya adalah penambahan durasi terbang sekitar 1 hingga 2 jam, yang berujung pada pembengkakan biaya operasional.

Dodi menegaskan bahwa pembatalan bukanlah pilihan bijak. Selain berdampak pada antrean kuota, pengembalian dana (refund) dari pihak Arab Saudi kemungkinan besar tidak akan utuh, sehingga jemaah akan dirugikan secara finansial.

Tiga Skenario Mitigasi dari Kemenhaj Jabar

Di sisi lain, Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Jawa Barat telah menyusun protokol darurat jika situasi di Timur Tengah kian memburuk. Kepala Kanwil Kemenhaj Jabar, Boy Hari Novian, memaparkan tiga langkah mitigasi:

  1. Prioritas Keselamatan: Jika Saudi tetap membuka pintu haji, Indonesia akan tetap mengirim jemaah namun mewajibkan maskapai mencari jalur penerbangan yang benar-benar steril dari zona perang.
  2. Penundaan Keberangkatan: Apabila risiko keamanan dinilai terlalu tinggi bagi keselamatan warga negara, pemerintah membuka opsi menunda keberangkatan secara nasional meski operasional haji di Saudi masih berjalan.
  3. Penghentian Total: Langkah ekstrem ini diambil hanya jika Arab Saudi secara resmi memutuskan untuk menutup total operasional haji tahun 2026 bagi seluruh negara.

Persiapan Teknis Capai 99 Persen

Meski dibayangi isu keamanan rute, Boy menegaskan bahwa kesiapan teknis di lapangan justru sudah sangat matang. Masyarakat diminta tidak panik karena koordinasi layanan di dalam negeri maupun di Tanah Suci sudah hampir selesai.

“Layanan tetap kami maksimalkan. Persiapan di tanah air dan Arab Saudi saat ini sudah 99 persen rampung. Secara operasional, kami sudah siap tempur,” pungkas Boy (31/3/2026).

Kini, ribuan calon jemaah haji Jawa Barat tinggal menunggu keputusan final mengenai titik koordinat rute udara yang akan digunakan. Prioritas pemerintah tetap satu: memastikan rukun Islam kelima terlaksana tanpa mengabaikan aspek keselamatan nyawa jemaah.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Haji Jabar 2026 HIMPUH Jabar Info Haji Terbaru Kemenhaj Jawa Barat Rute Penerbangan Haji
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bansos PKH dan BPNT Juni 2026 Cair Tahap 2, Ini Jadwal dan Cara Cek Penerima Resmi Kemensos

Semrawut SPMB 2026 & Aturan ‘Ekstrem’ Dedi Mulyadi: Ada Apa dengan Pendidikan Jawa Barat?

Susul Dadan Cs, Komisaris Emmo Jadi Tersangka Baru Kasus MBG Usai 26 Nama Dibocorkan

Amblesan Jalan Dago Atas Bikin Perjalanan Melambat, Pengguna Jalan Minta Perbaikan Dipercepat

Harga Pertamax Melonjak Mulai 10 Juni 2026, Ternyata Ini Penyebab Utamanya

Resmi! Dadang Supriatna Kembali Pimpin PKB Kabupaten Bandung Hingga 2031

Terpopuler
  • Dari Buku ‘Broken Strings’ Sampai Urusan Istri: Mengapa Eza Gionino dan Robby Tremonti Mendadak Panas?
  • Viral! Link Video Full Durasi Cut Salwa Ramai Diburu Netizen, Apa Isinya?
  • Link Telegram Video Cut Salwa Full Durasi Ramai Dicari, Benarkah Ada?
  • Video Full Cut Salwa di Telegram Viral, Link Dicari Warganet! Ini Faktanya
  • Video Cut Salwa Viral, Banyak Netizen Berburu Link Durasi Panjang!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.