bukamata.id – Naskah Khutbah Jumat kali ini (16/5/2025) akan membahas makna mendalam dari Rukun Haji yang dijalankan umat Islam di seluruh dunia. Bulan Dzulqa’dah menjadi momentum tepat untuk merenungkan pentingnya ibadah haji sebagai rukun Islam yang kelima dan pilar utama penguat keimanan.
Pentingnya Rukun Haji dalam Islam
Rukun Haji adalah salah satu dari lima rukun Islam yang memiliki nilai spiritual tinggi. Melaksanakan haji bukan sekadar ritual, tetapi juga manifestasi ketundukan dan penghambaan diri kepada Allah SWT.
Menurut Prof. Dr. Muhammad Ihsan, M.Ag., pakar Studi Islam dan Pengajar di UIN Jakarta, “Haji bukan hanya perjalanan fisik, tetapi perjalanan rohani yang mengajarkan kesabaran, ketulusan, dan persatuan umat.”
Bulan Dzulqa’dah: Waktu Utama Persiapan Haji
Bulan Dzulqa’dah merupakan bulan ke-11 dalam kalender Hijriyah yang menandai waktu persiapan bagi jamaah haji. Dalam bulan ini, umat Islam mulai menata niat dan persiapan fisik maupun spiritual sebelum berangkat ke Tanah Suci.
Dalam buku “Sejarah dan Fiqh Haji” oleh Dr. Siti Aminah, M.Si., dijelaskan bahwa bulan Dzulqa’dah merupakan waktu terbaik untuk introspeksi diri agar pelaksanaan haji dapat berjalan lancar dan penuh keberkahan.
Rukun Haji dan Maknanya
Secara syariat, ada beberapa rukun haji yang wajib dipenuhi agar ibadah sah dan diterima Allah. Rukun tersebut meliputi ihram, wukuf di Arafah, thawaf, sa’i, dan tahallul.
“Setiap rukun haji mengandung makna tersendiri yang menggambarkan perjalanan hidup manusia dalam mencari ridha Ilahi,” ungkap Dr. Ahmad Zulkifli, M.A., dosen Tafsir Al-Qur’an Universitas Islam Negeri Yogyakarta.
Implementasi Rukun Haji dalam Kehidupan Sehari-hari
Ibadah haji mengajarkan umat untuk meneladani nilai-nilai seperti kesabaran, keikhlasan, dan pengorbanan. Nilai-nilai ini sangat penting untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari agar menjadi insan yang lebih baik.
Kajian ilmiah dalam Jurnal Ilmu Agama dan Budaya Islam (2023) menegaskan bahwa pelaksanaan rukun haji secara benar dapat meningkatkan kualitas moral dan spiritual seseorang.
Kesimpulan
Naskah Khutbah Jumat kali ini mengingatkan kita akan makna mendalam Rukun Haji yang dilaksanakan di bulan Dzulqa’dah. Melalui ibadah ini, umat Islam dapat memperkuat iman dan memperbaiki hubungan dengan Sang Pencipta.
Referensi
- Ihsan, M. (2022). Makna Spiritualitas Ibadah Haji. UIN Jakarta Press.
- Aminah, S. (2020). Sejarah dan Fiqh Haji. Pustaka Islam.
- Zulkifli, A. (2023). Tafsir Makna Rukun Haji. Jurnal Tafsir Al-Qur’an, UIN Yogyakarta.
- Kementerian Agama Republik Indonesia. (2024). Panduan Resmi Pelaksanaan Ibadah Haji.
- Jurnal Ilmu Agama dan Budaya Islam. (2023). Pengaruh Pelaksanaan Haji terhadap Moral Umat.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










