Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Link Video Tasya Gym Bandar Batang 15 Menit Diburu, Ternyata Banyak yang Palsu

Kamis, 30 April 2026 20:20 WIB

Bhayangkara Unggul 2-1, Persib Kejar Lewat Gol Injury Time

Kamis, 30 April 2026 20:01 WIB

Resmi! John Stones Tinggalkan Manchester City, Akhiri 10 Tahun Era Keemasan

Kamis, 30 April 2026 19:58 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Link Video Tasya Gym Bandar Batang 15 Menit Diburu, Ternyata Banyak yang Palsu
  • Bhayangkara Unggul 2-1, Persib Kejar Lewat Gol Injury Time
  • Resmi! John Stones Tinggalkan Manchester City, Akhiri 10 Tahun Era Keemasan
  • Upadate Kasus Dugaan Penculikan Bayi di RSHS Bandung, Perawat Diduga Langgar SOP
  • Aksi Koboi di Cianjur: Tembak Pemilik Toko Pakai Airsoft Gun Usai Ketahuan Nyelinap
  • Gagal Akting?! Ahmad Dhani Bongkar Borok Masa Lalu Usai Maia Estianty Cueki Mulan Jameela?
  • Selisih Poin Tipis, Muhammad Farhan Yakin Mental Juara Persib Bakal Jadi Penentu di Akhir Musim
  • Tonton di Sini! Link Live Streaming Persib vs Bhayangkara FC Malam Ini: Cara Nonton Siaran Langsung
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 30 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Natal di Palestina Dipenuhi Duka dan Cemas, Umat Kristen Tak Luput dari Serangan Israel

By Putra JuangJumat, 27 Desember 2024 05:00 WIB2 Mins Read
Perayaan Natal, warga Palestina di Betlehem membentangkan spanduk yang berisi tulisan bahwa mereka ingin hidup, bukan mati. (Foto: WAFA)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Perayaan Natal di Betlehem, Tepi Barat, Palestina yang kini dalam wilayah pendudukan Israel dipenuhi rasa duka, cemas, dan solidaritas terhadap penderitaan masyarakat Palestina di Gaza.

Menurut Pendeta Gereja Lutheran Injili, Betlehem Munther Isaac, serangan Israel juga menargetkan umat Kristen.

“Situasi orang-orang Kristen tidak berbeda dengan orang-orang Palestina lainnya,” ucap Isaac kepada Anadolu Agency dikutip Aljazeera, Jumat (27/12/2024).

“Mereka semua menghadapi ancaman perpindahan di bawah genosida,” lanjutnya.

Perayaan Natal di Betlehem sejak dua tahun berturut-turut pasca serangan pada 7 Oktober 2023 jauh dari kemeriahan. Perayaan Natal dilakukan dengan sangat terbatas di kota yang diyakini sebagai tempat kelahiran Kristus tersebut.

Sebaliknya, doa dan seruan agar perang Israel di Gaza diakhiri telah menggantikan perayaan yang biasa penuh dengan kemeriahan.

Baca Juga:  Lagi, Pemerintah Kirim Bantuan Kemanusiaan Rp30 Miliar untuk Palestina dan Sudan

Pendeta Komunitas Ortodoks Yunani di Betlehem, Issa Talijeh menyebut, perang Israel yang sedang berlangsung menyebabkan suasana kota suci di tengah Natal menjadi sepi dan suram.

“Pesan kami kepada dunia, terlepas dari penderitaan, kesulitan, dan perang, adalah bahwa Kristus Palestina memanjatkan doa selama Natal agar perdamaian, cinta, dan belas kasihan menang. Dari Betlehem, pesan cinta dan perdamaian menyebar ke seluruh dunia,” kata Thaljieh kepada Anadolu.

Senada, Wali Kota Betlehem, Anton Salman mengatakan bahwa perayaaan Natal dilakukan tanpa pertunjukan meriah dan membatasi perayaan pada doa, ritual keagamaan, serta permohonan untuk mengakhiri penderitaan dan ketidakadilan terhadap rakyat Palestina.

Baca Juga:  Ramai Simbol Semangka, Berikut Lima Manfaatnya Bagi Kesehatan

“Sulit bagi kami untuk merayakan di tengah tragedi ini. Betlehem tidak terpisah dari Gaza, dan kami ingin mengekspresikan persatuan semua warga Palestina. Natal ini, bagi kami, adalah doa bagi jiwa para martir dan harapan agar ketidakadilan ini berakhir,” ujarnya sebagaimana ditulis WAFA.

Dengan sederhananya perayaan Natal, ia berharap dunia akan lebih keras menyuarakan dukungan untuk perdamaian Palestina.

“Kami berharap dapat membangkitkan hati nurani dunia untuk bekerja demi mengakhiri penderitaan rakyat Palestina, mengakhiri pendudukan, dan mencapai perdamaian yang adil dan menyeluruh,” katanya.

Hingga saat ini, serangan Israel terhadap Palestina terus berlangsung di Gaza, Tepi Barat, dan Yerusalem. Israel terus melanggar aturan perang seperti menyerang rumah sakit, kamp pengungsian, dan masyarakat sipil.

Baca Juga:  Tegas! MUI Keluarkan Fatwa Haram Membeli Produk Pendukung Agresi Israel

Tentara Israel juga melakukan perusakan taman di Kota Nahalin, sebelah barat Betlehem dengan dalih fasilitas tersebut dibangun tanpa izin. Pemilik taman tidak diberi kesempatan untuk memindahkannya.

Tentara Israel juga menggunakan gas air mata dan bom untuk warga yang mencoba mendekat ke lokasi pembongkaran.

Palestinian Central Bureau of Statistics (PCBS) mencatat, jumlah korban meninggal dunia di Gaza dan Tepi Barat mencapai 46.441 orang serta terus bertambah. Sementara sekira 11.000 orang dikabarkan hilang dan 60.386 bangunan hancur total.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Israel Natal Palestina Umat Kristen
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Upadate Kasus Dugaan Penculikan Bayi di RSHS Bandung, Perawat Diduga Langgar SOP

Aksi Koboi di Cianjur: Tembak Pemilik Toko Pakai Airsoft Gun Usai Ketahuan Nyelinap

Underpass Pasteur Masih Tahap Wacana, Pemprov Jabar Soroti Risiko Banjir dan Lahan

Fakta Baru Video Viral Batang: Pemeran Wanita Diduga Tak Tahu Aksinya Direkam Diam-diam dan Diduplikas

Resmi! Gaji Pensiunan PNS Mei 2026 Cair Tepat Waktu, Cek Detailnya

Dulu Anak Rantau, Sekarang Rajai MTQ Internasional: Kisah Imranul Karim, Qari Kaltim yang Guncang Dunia

Terpopuler
  • Link Video Bandar Batang Viral! Waspada Phising
  • Link Asli Video Bandar Membara Full Durasi, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Viral ‘Video Bandar Membara’ di Media Sosial, Warganet Cari Link Asli No Sensor
  • Link Video Viral Vell Blunder Durasi Panjang, Waspada Modus Phising!
  • Gebrakan Mewah di Bursa Transfer: Persib Bandung Incar Bintang-bintang Eks Eropa
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.