Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Menyatukan Ruang atau Memenuhi Hasrat? Catatan Kritis atas Rencana Integrasi Gedung Sate-Gasibu

Senin, 27 April 2026 15:05 WIB

Daftar Tokoh yang Tiba di Istana Jelang Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto 27 April 2026

Senin, 27 April 2026 14:57 WIB

Bukan Pembalap Biasa! Kisah Kiandra Ramadhipa yang Mengguncang Eropa dan Siap Tembus MotoGP

Senin, 27 April 2026 14:35 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Menyatukan Ruang atau Memenuhi Hasrat? Catatan Kritis atas Rencana Integrasi Gedung Sate-Gasibu
  • Daftar Tokoh yang Tiba di Istana Jelang Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto 27 April 2026
  • Bukan Pembalap Biasa! Kisah Kiandra Ramadhipa yang Mengguncang Eropa dan Siap Tembus MotoGP
  • Persib Terancam? Bonus Rp5 Miliar Picu Kontroversi Besar Liga 1
  • Gas Pol! Kode Redeem FF Terbaru 27 April 2026: Ada Skin Winchester hingga XM8 Blizzard Blaze Gratis
  • Honor Ribuan Tenaga Honorer Sekolah di Jabar Tertahan, Dedi Mulyadi Tunggu Kejelasan Pusat
  • FULL DURASI VIRAL?! Hati-hati, Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Bisa Habiskan Rekening Kamu
  • Pajak Kendaraan Listrik Dihapus? Dedi Mulyadi: Hanya Ditunda Sampai Ekonomi Normal
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 27 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Netanyahu Tuding Hizbullah Ingin Gagalkan Stabilitas Israel-Lebanon, Operasi Militer Terus Berlanjut

By Aga GustianaSabtu, 25 April 2026 13:15 WIB2 Mins Read
Benjamin Netanyahu
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Ketegangan di perbatasan Lebanon kembali memanas setelah Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, melontarkan kritik tajam terhadap Hizbullah. Pemimpin Israel tersebut mengeklaim bahwa kelompok militan tersebut sengaja melakukan provokasi guna menghancurkan upaya diplomatik yang tengah dirintis.

Meski gencatan senjata telah diperpanjang, situasi di lapangan menunjukkan dinamika yang berbeda. Netanyahu menegaskan bahwa proses menuju perdamaian permanen sedang diupayakan, namun tantangan besar datang dari pihak lawan.

“Kami telah memulai proses untuk mencapai perdamaian bersejarah antara Israel dan Lebanon, dan jelas bagi kami bahwa Hizbullah mencoba untuk menyabotase ini,” ujar Netanyahu dalam keterangan resminya pasca-perpanjangan gencatan senjata, dikutip dari AFP, Jumat (24/4/2026).

Baca Juga:  Solidaritas Seni untuk Palestina, Bandung Tolak Rencana Trump Kuasai Gaza

Serangan Udara di Deir Aames: Respons Atas Ancaman Roket

Klaim sabotase tersebut dibarengi dengan tindakan nyata di lapangan. Pasukan Pertahanan Israel (IDF) baru-baru ini melancarkan serangan udara yang menargetkan fasilitas militer di desa Deir Aames, Lebanon Selatan. Serangan ini disebut sebagai aksi balasan setelah adanya proyektil yang mengarah ke wilayah Shtula, Israel.

Netanyahu memberikan rincian terkait target operasi militer tersebut melalui pernyataan resminya:

“Beberapa saat yang lalu, IDF menyerang struktur militer di daerah Deir Aames, dari mana roket diluncurkan ke arah kota Shtula di Israel kemarin,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa lokasi tersebut merupakan pusat aktivitas strategis yang membahayakan kedaulatan negaranya.

Baca Juga:  Tel Aviv Digempur Hampir 100 Rudal, Iran Balas Serangan Israel di Tengah Malam

“Struktur yang menjadi sasaran digunakan oleh organisasi teroris Hizbullah untuk memajukan kegiatan teroris terhadap tentara IDF dan Negara Israel,” lanjut Netanyahu.

Peringatan Evakuasi dan Garis Kuning

Sebelum ledakan terjadi di Deir Aames, pihak militer Israel telah mengeluarkan instruksi tegas kepada warga sipil setempat. Juru bicara militer, Avichay Adraee, mengimbau penduduk untuk menjauh dari radius bahaya melalui platform media sosial X.

“Karena aktivitas teroris Hizbullah, IDF sedang melakukan operasi terarah di daerah tersebut,” tulis Adraee.

Wilayah Deir Aames sendiri terletak di sebelah utara “Garis Kuning”, sebuah zona yang tetap menjadi fokus operasi IDF meskipun kesepakatan penghentian permusuhan secara umum sudah diumumkan.

Baca Juga:  Hamas Tak Gentar dengan Ancaman Netanyahu

Koordinasi dengan AS Terkait Iran

Di sisi lain, Netanyahu juga menyinggung soal peta kekuatan regional, khususnya peran Iran di balik konflik ini. Ia mengungkapkan adanya komunikasi intensif dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, untuk mempersempit ruang gerak Teheran.

“Dia memberikan tekanan yang sangat kuat pada Iran, baik secara ekonomi maupun militer. Kami bekerja sama sepenuhnya,” pungkas Netanyahu.

Langkah ini menunjukkan bahwa Israel tidak hanya fokus pada pertempuran di perbatasan, tetapi juga pada penggalangan dukungan internasional guna memutus rantai pasokan dan pengaruh Iran di Timur Tengah.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Donald Trump gencatan senjata Hizbullah Israel Lebanon Netanyahu Timur Tengah
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Daftar Tokoh yang Tiba di Istana Jelang Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto 27 April 2026

Bukan Pembalap Biasa! Kisah Kiandra Ramadhipa yang Mengguncang Eropa dan Siap Tembus MotoGP

Honor Ribuan Tenaga Honorer Sekolah di Jabar Tertahan, Dedi Mulyadi Tunggu Kejelasan Pusat

Pajak Kendaraan Listrik Dihapus? Dedi Mulyadi: Hanya Ditunda Sampai Ekonomi Normal

Viral Lagi! Travel Bhisa Diduga Ugal-ugalan di Tol Cipali, Netizen: Minta Maaf Terus Sampai Kiamat?

PLOT TWIST LAGI! Dela Ungkap Fakta Baru, Tepis Klarifikasi Pihak Showroom, Netizen Kebingungan!

Terpopuler
  • Viral ‘Vell Blunder di TikTok’: Link Video 8 Menit Heboh Dicari
  • Kena Ulti! Video Jogetnya Dihujat, Bocah SD Ini ‘Bungkam’ Netizen Pakai 400 Piala
  • Heboh Link Video “Bandar Membara Viral” : Waspada Jeratan UU ITE Menanti!
  • Kode Redeem FF 24 April 2026: Dapatkan Skin SG2 Terompet dan Diamond Gratis!
  • Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Ternyata Hoaks! Link Full Berbahaya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.