Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bawa JNE Melesat di Era Digital, Mohamad Feriadi Dinobatkan Jadi CEO Terbaik ILA 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 10:29 WIB

Jadwal Pertandingan Persib Bandung vs The Cong-Viettel: Momentum Pangeran Biru Jaga Tren Positif Asia

Selasa, 13 Oktober 2026 10:26 WIB

Siapa yang Mulai? Menelusuri Akar Sejarah Dibalik Panasnya Rivalitas Persib vs Persija!

Selasa, 13 Oktober 2026 09:29 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bawa JNE Melesat di Era Digital, Mohamad Feriadi Dinobatkan Jadi CEO Terbaik ILA 2026
  • Jadwal Pertandingan Persib Bandung vs The Cong-Viettel: Momentum Pangeran Biru Jaga Tren Positif Asia
  • Siapa yang Mulai? Menelusuri Akar Sejarah Dibalik Panasnya Rivalitas Persib vs Persija!
  • Kekhawatiran Orang Tua Pemain Persib U-18 Usai Diserang di Rest Area Batang
  • Berusia Puluhan Tahun! Ini 12 Kuliner Legendaris Bekasi yang Paling Dicari Pemburu Cita Rasa
  • Liburan ke Sumedang? Ini 5 Tempat Wisata Instagramable, Ada Kastil Warna-Warni
  • Bingung Cari Makan Malam di Sumedang? Ini 5 Tempat dengan Menu Lezat dan Harga Terjangkau
  • Bansos Oktober–Desember 2026, Cek Nama Penerima Lewat HP dengan Cara Ini
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 13 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Niat Baik Berujung Petaka: Anggota TNI Dikeroyok di Stasiun Depok Baru Usai Tegur Ibu yang Pukul Anak

By Aga GustianaSenin, 27 April 2026 12:13 WIB2 Mins Read
Foto/Ilustrasi Pengeroyokan. (inimassa.id)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Aksi solidaritas seorang prajurit TNI AD berpangkat Peltu berakhir tragis di Stasiun Depok Baru, Jawa Barat. Bermaksud menghentikan tindakan kekerasan seorang ibu terhadap anaknya sendiri, sang prajurit justru menjadi sasaran amuk massa yang dipicu oleh pihak keluarga sang ibu pada Jumat malam (24/4/2026).

Insiden ini memicu keprihatinan publik karena terjadi di tengah keramaian stasiun saat jam sibuk pulang kerja.

Kronologi: Teguran Empati yang Disalahartikan

Kejadian bermula sekitar pukul 19.00 WIB. Saat itu, korban yang sedang berada di area stasiun melihat pemandangan yang menyayat hati: seorang ibu tega melakukan kekerasan fisik terhadap buah hatinya. Didorong rasa kemanusiaan, personel TNI tersebut menghampiri dan memberikan teguran agar aksi kasar itu dihentikan.

Sayangnya, niat tulus tersebut disambut dengan emosi meledak oleh keluarga sang ibu, terutama sang suami, yang tidak terima ditegur di depan umum.

“Korban negur seorang ibu karena memukul anaknya. Karena tidak terima, lalu terjadilah pemukulan (ke korban),” kata Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Made Budi, Senin (27/4/2026).

Kondisi Korban: Luka Memar di Tubuh

Akibat pengeroyokan tersebut, prajurit aktif TNI AD ini mengalami cedera fisik. Luka memar dilaporkan membekas di beberapa bagian tubuh akibat serangan bertubi-tubi dari para pelaku. Pihak kepolisian pun mengonfirmasi status kedinasan korban yang saat itu tengah berada di ruang publik.

“Iya. Korban TNI AD pangkat peltu,” ujar AKP Made Budi singkat saat mengonfirmasi identitas korban.

Dua Pelaku Berhasil Diringkus, Suami Jadi Provokator Utama

Polres Metro Depok bergerak cepat menangani kasus ini. Berbekal analisis mendalam terhadap rekaman CCTV di area Stasiun Depok Baru, polisi berhasil mengidentifikasi keterlibatan tiga orang pelaku yang aktif melakukan kekerasan.

Hingga saat ini, dua orang telah dijebloskan ke sel tahanan. Salah satu yang diringkus adalah suami dari ibu tersebut, yang disebut-sebut sebagai aktor paling agresif dalam pengeroyokan ini.

“Sampai dengan saat ini itu kan dari hasil lidik dan CCTV itu diduga pelaku yang aktif melakukan pemukulan itu tiga orang. Tapi yang kita amankan sudah dua orang. Mudah-mudahan bisa tertangkap pelaku semuanya,” tutur Made Budi.

Terkait peran suami sang ibu, Made menambahkan, > “Iya dong (suami ibu tersebut turut diamankan) dia memang yang paling aktif untuk melukai korban.”

Satu Pelaku Masih Buron

Meski dua orang telah diamankan, kepolisian masih memburu satu orang lagi yang diduga turut serta dalam aksi anarkis tersebut. Polres Metro Depok menegaskan komitmennya untuk menuntaskan kasus ini hingga seluruh pelaku mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bawa JNE Melesat di Era Digital, Mohamad Feriadi Dinobatkan Jadi CEO Terbaik ILA 2026

Kekhawatiran Orang Tua Pemain Persib U-18 Usai Diserang di Rest Area Batang

Bansos

Bansos Oktober–Desember 2026, Cek Nama Penerima Lewat HP dengan Cara Ini

Diduga Sempat Diberi Telur Mentah, Bayi Alena Meninggal pada Usia 28 Hari

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

PKH hingga PIP 2026, Segini Nominal Bantuan dan Cara Cek Status Penerima secara Online

Nasib PMI Asal Cililin di Dubai Bikin Keluarga Cemas, Komunikasi Terputus usai Minta Pertolongan

Terpopuler
  • Dari Kampus ke Gedung DPR RI, KPMJ Ilmu Komunikasi UIN Bandung Pelajari Dunia Keprotokolan dan Kehumasan
  • bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.
    BLT Kesra 2026 Kapan Cair? Cek Update Bantuan Sosial Akhir Tahun dan Cara Cek NIK Kemensos
  • Terbongkar! Pengakuan Jujur Anggun C Sasmi Soal Paspor Prancis yang Selama Ini Disembunyikan
  • Ilustrasi video syur
    Viral Video Syur Perempuan Berseragam Poltekkes Bandung, Begini Kata Kemenkes
  • Incar Poin Penuh di Kandang Port FC, Persib Bandung Siap Tampil Habis-habisan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.