Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Saldo Rp600 Ribu BPNT Mulai Muncul di KKS? Simak Fakta Pencairan Tahap 3 2026

Minggu, 2 Agustus 2026 17:39 WIB

Jadwal Semifinal Piala Presiden 2026 Resmi Dirilis, Duel Persib vs Persija Digelar di Bali

Minggu, 2 Agustus 2026 16:43 WIB

Kisah Rahmania Shafiatu Zahra: Mojang Bandung yang Percantik Gerobak UMKM Lewat Konten Sosial

Minggu, 2 Agustus 2026 15:03 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Saldo Rp600 Ribu BPNT Mulai Muncul di KKS? Simak Fakta Pencairan Tahap 3 2026
  • Jadwal Semifinal Piala Presiden 2026 Resmi Dirilis, Duel Persib vs Persija Digelar di Bali
  • Kisah Rahmania Shafiatu Zahra: Mojang Bandung yang Percantik Gerobak UMKM Lewat Konten Sosial
  • Nasib Gianni Infantino Dipertaruhkan, Kontroversi Bisnis FIFA Guncang Sepak Bola Dunia
  • 3 Kali Menang Tanpa Kebobolan, Persib Kirim Sinyal Bahaya Jelang Semifinal Piala Presiden 2026
  • Aparat Gabungan Sisir Tempat Hiburan Malam Bandung, Sejumlah Pengunjung Dites Urine
  • Liburan ke Bandung? Jangan Pulang Sebelum Beli 4 Oleh-Oleh Hits Ini
  • Fakta Baru Nabila Gardena Putri di Tengah Isu Kasus Timah, Kuasa Hukum Buka Suara
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 2 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Olahraga

Ranking Malaysia Terancam Terjun Bebas Akibat Skandal 7 Pemain Naturalisasi

By Aga GustianaMinggu, 26 Oktober 2025 07:08 WIB3 Mins Read
Skuad Timnas Malaysia saat berlaga di Piala Asia 2023 Qatar.
Skuad Timnas Malaysia. (Foto: Dok AFC)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Timnas Malaysia kini menghadapi ancaman serius terhadap posisi ranking FIFA mereka menyusul sanksi berat yang dijatuhkan Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) kepada Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM). Keputusan ini terkait pemalsuan data tujuh pemain naturalisasi yang memperkuat Harimau Malaya di Kualifikasi Piala Asia 2027.

FIFA merilis hasil investigasi lengkap pada Senin (6/10/2025), sepuluh hari setelah tenggat banding bagi FAM sejak putusan awal pada 26 September. Dalam dokumen resmi, tercatat 69 poin bukti yang menunjukkan FAM terbukti melakukan manipulasi dokumen.

Tujuh pemain yang terlibat dalam skandal ini adalah Gabriel Felipe Arrocha, Facundo Tomas Garces, Rodrigo Julian Holgado, Imanol Javier Machuca, Joao Vitor Brandao Figueiredo, Jon Irazabal Iraurgi, dan Hector Alejandro Hevel Serrano. Dokumen mereka sebelumnya sempat disetujui FIFA, sehingga mereka sah tampil membela Malaysia.

Baca Juga: FAM Kirim Akta Kelahiran ke FIFA dalam Banding Kasus 7 Pemain Naturalisasi

Namun belakangan, laporan anonim menyebutkan FAM merekayasa dokumen agar ketujuh pemain itu bisa dimainkan. Sebagai hukuman, FAM didenda 350 ribu Swiss Franc atau sekitar Rp7,2 miliar, sedangkan masing-masing pemain dikenai denda 2.000 Swiss Franc (Rp41,5 juta) dan larangan bermain selama 12 bulan. FAM telah menempuh langkah banding setelah meninjau dokumen resmi.

“Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) ingin menginformasikan bahwa FAM masih menunggu dokumen lengkap putusan dari Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA),” kata Sekjen FAM, Datuk Noor Azman HJ Rahman. “Proses banding hanya dapat dimulai setelah dokumen lengkap putusan diterima secara resmi.”

Skandal ini pertama kali mencuat setelah laga Malaysia vs Vietnam pada 10 Juni 2025 di Kualifikasi Piala Asia 2027, yang berakhir dengan kemenangan 4-0 untuk Malaysia. Ketujuh pemain naturalisasi itu tampil gemilang, namun kemudian identitas mereka diragukan.

Jika FIFA atau AFC memutuskan diskualifikasi, Malaysia berisiko kehilangan poin dari pertandingan melawan Nepal dan Vietnam serta uji coba lain yang melibatkan pemain bermasalah. FIFA menyatakan, “Setiap potensi pelanggaran terkait pertandingan Malaysia vs Vietnam akan berada di bawah kewenangan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), yang berhak menilai dan menentukan konsekuensi dari setiap temuan.”

Baca Juga: TMJ Ungkap Kronologi Proyek Naturalisasi Malaysia: Awalnya Ada 27 Pemain yang Diajukan Agen

Sepanjang 2025, Malaysia telah memainkan enam pertandingan yang diperkuat setidaknya satu pemain naturalisasi bermasalah: dua laga Kualifikasi Piala Asia melawan Nepal dan Vietnam, serta empat uji coba melawan Palestina, Singapura, dan dua kali Cape Verde. Hasilnya, Malaysia meraih empat kemenangan, satu imbang, dan satu kalah dengan total 33,19 poin.

Kini, posisi Malaysia di ranking FIFA berada di peringkat 123, terpaut 9,71 poin dari Indonesia di posisi 119. Jika seluruh pertandingan yang melibatkan pemain naturalisasi dibatalkan, prediksi The Star menyebut ranking Malaysia bisa terjun ke posisi 130-an, menghancurkan capaian tim sepanjang tahun ini.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

FAM FIFA Harimau Malaya Piala Asia 2027 Ranking FIFA Skandal Naturalisasi Timnas Malaysia
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Jadwal Semifinal Piala Presiden 2026 Resmi Dirilis, Duel Persib vs Persija Digelar di Bali

Nasib Gianni Infantino Dipertaruhkan, Kontroversi Bisnis FIFA Guncang Sepak Bola Dunia

Viral Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026? Ini Kata Exco PSSI

Resmi! Persib vs Persija Tersaji di Semifinal Piala Presiden 2026, STY Kirim Pesan Ini

Resmi! Persib vs Persija Panaskan Semifinal Piala Presiden 2026, Ini Jadwal Lengkapnya

Daftar Lengkap 35 Cabang Olahraga yang Diikuti Kontingen Indonesia di Asian Games 2026

Terpopuler
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.