bukamata.id – Zakat fitrah bukan sekadar kewajiban tahunan bagi umat Islam, melainkan simbol pembersihan diri setelah sebulan penuh berpuasa. Kewajiban ini melekat pada setiap individu Muslim yang menjumpai bulan Ramadan dan Syawal, tanpa memandang usia—mulai dari lansia hingga bayi yang baru saja lahir.
Namun, di balik penyerahan beras atau uang zakat, ada satu rukun yang menjadi penentu sah atau tidaknya ibadah ini: Niat. Tanpa niat yang benar, zakat fitrah hanya akan menjadi praktik bagi-bagi sembako biasa tanpa nilai ibadah di sisi Allah SWT.
Kenapa Niat Sangat Krusial dalam Zakat Fitrah?
Berbeda dengan transaksi jual beli yang membutuhkan akad atau “ijab-qabul”, zakat fitrah adalah pemberian searah yang bersifat ibadah mahdhah.
Ustadz Mahbib Khoiron menjelaskan bahwa niat jauh lebih penting daripada sekadar ucapan serah terima. Sebab, zakat adalah kewajiban murni dari pemberi kepada yang berhak, tanpa syarat imbalan manfaat apa pun. Meskipun tempat niat sesungguhnya adalah di dalam hati, melafalkannya (talafudz) sangat dianjurkan untuk membantu memantapkan tekad dan membuang keraguan.
Kumpulan Lafal Niat Zakat Fitrah Sesuai Peruntukannya
Berikut adalah rangkuman lafal niat zakat fitrah yang bisa Anda baca dan mantapkan dalam hati sesuai dengan siapa yang dizakati:
1. Niat untuk Diri Sendiri
ﻧَﻮَﻳْﺖُ أَﻥْ أُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﻧَﻔْسيْ ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ Nawaitu an ukhrija zakatal fithri ‘an nafsi fardhan lillahi ta’ala. Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku sendiri, fardu karena Allah Ta‘âlâ.”
2. Niat untuk Istri
ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِﻋَﻦْ ﺯَﻭْﺟَﺘِﻲْ ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ Nawaitu an ukhrija zakatal fithri ‘an zaujati fardhan lillahi ta’ala. Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk istriku, fardu karena Allah Ta‘âlâ.”
3. Niat untuk Anak (Laki-laki atau Perempuan)
- Anak Laki-laki: Nawaitu an ukhrija zakatal fithri ‘an waladi (sebut nama).
- Anak Perempuan: Nawaitu an ukhrija zakatal fithri ‘an binti (sebut nama).
4. Niat untuk Diri Sendiri dan Keluarga (Sekaligus)
ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَنِّيْ ﻭَﻋَﻦْ ﺟَﻤِﻴْﻊِ ﻣَﺎ ﻳَﻠْﺰَﻣُنِيْ ﻧَﻔَﻘَﺎﺗُﻬُﻢْ ﺷَﺮْﻋًﺎ ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ Nawaitu an ukhrija zakatal fithri ‘an jami’i maa yalzimuni nafaqatuhum syar’an fardhan lillahi ta’ala. Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku dan seluruh orang yang nafkahnya menjadi tanggunganku, fardu karena Allah Ta‘âlâ.”
5. Niat Jika Mewakili Orang Lain
ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ (..…) ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ Nawaitu an ukhrija zakatal fithri ‘an (sebutkan nama) fardhan lillahi ta’ala.
Adab bagi Penerima Zakat
Bagi mereka yang menerima zakat, sangat dianjurkan untuk mendoakan si pemberi agar hartanya menjadi berkah dan pembersih dosa. Berikut doanya:
ﺁﺟَﺮَﻙ ﺍﻟﻠﻪُ ﻓِﻴْﻤَﺎ ﺍَﻋْﻄَﻴْﺖَ، ﻭَﺑَﺎﺭَﻙَ ﻓِﻴْﻤَﺎ ﺍَﺑْﻘَﻴْﺖَ ﻭَﺟَﻌَﻠَﻪُ ﻟَﻚَ ﻃَﻬُﻮْﺭًﺍ Ajarakallahu fima a’thaita wa baraka fima abqaita waja’alahu laka thahura. Artinya: “Semoga Allah memberikan pahala atas apa yang engkau berikan, dan semoga Allah memberikan berkah atas harta yang kau simpan dan menjadikannya sebagai pembersih bagimu.”
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











