Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Wisata Kuliner di Kota Intan: 10 Rekomendasi Tempat Makan Legendaris di Garut

Kamis, 8 Oktober 2026 06:00 WIB
Wisata Alam Batu Lempar Garut.

6 Destinasi Wisata Alam Hits di Garut, Cocok Buat Healing Bareng Bestie!

Kamis, 8 Oktober 2026 02:00 WIB
penyaluran bansos PKH dan BPNT 2025 di kantor pos

Wajib Tahu! Penerima Lama Bansos PKH dan BPNT Terancam Dicoret Jika Lewatkan Hal Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 01:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Wisata Kuliner di Kota Intan: 10 Rekomendasi Tempat Makan Legendaris di Garut
  • 6 Destinasi Wisata Alam Hits di Garut, Cocok Buat Healing Bareng Bestie!
  • Wajib Tahu! Penerima Lama Bansos PKH dan BPNT Terancam Dicoret Jika Lewatkan Hal Ini
  • Anggaran Belum Siap, Pilkades Serentak 2026 di Cianjur Terpaksa Diundur
  • Justin Hubner Jadi Musuh Bersama Publik Thailand Usai Ulah Provokatif di Final Piala ASEAN 2026
  • Farhan Ungkap Temuan Lanjutan Dinkes soal Dugaan Keracunan di Restoran Korea Bandung
  • Dikatain Pelit dan Banyak Mau! Senator Bali Bongkar Alasan Pekerja Lokal Lebih Sayang Bule
  • Tanpa Keringat di Fase Awal, Persib dan Borneo FC Amankan Tiket Nyaman Perempat Final Piala Indonesia
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 8 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Sambut Ramadhan, 11 Lokasi di Jawa Barat Disiapkan Jadi Titik Rukyatul Hilal

By Putra JuangKamis, 5 Februari 2026 14:50 WIB2 Mins Read
Ilustrasi rukyatul hilal. (Foto: NU Online/Suwitno)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Menjelang penentuan awal Ramadhan 2026, Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Jawa Barat memastikan kesiapan personel dalam pemantauan hilal serentak pada 17 Februari 2026 mendatang.

Sebanyak 135 petugas gabungan dari Badan Hisab Rukyat (BHR) dan organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam akan diterjunkan ke 11 titik strategis di wilayah Jabar.

Kepala Bidang Urusan Agama Islam (Urais) Kanwil Kemenag Jabar, Dr H Ohan Burhan mengatakan, Jabar telah menyiapkan lokasi pemantauan di Kota Bandung, Kabupaten Pangandaran, serta sejumlah daerah lainnya yang dinilai strategis untuk pengamatan.

“Untuk pelaksanaannya serentak tanggal 17 seluruh Indonesia. Jawa Barat di sebelas titik, di Kota Bandung di Unisba, Kabupaten Pangandaran, dan lainnya,” ucap Ohan, Kamis (5/2/2026).

Baca Juga:  Harga BBM Turun, Berikut Tarif Terbaru Pertalite hingga Pertamax di Jawa Barat

Ohan menjelaskan, pelaksanaan pemantauan hilal tahun ini tetap mengacu pada ketentuan yang ditetapkan pemerintah pusat, yakni kriteria ketinggian hilal minimal tiga derajat.

Meski demikian, secara astronomis, peluang terlihatnya hilal di wilayah Jabar dinilai cukup kecil. Ia menambahkan, faktor cuaca turut menjadi penentu keberhasilan rukyatul hilal tahun ini, terutama terkait jarak pandang pengamatan.

Baca Juga:  Komeng Semakin di Depan! Unggul 8,27 Persen Suara di Pemilihan DPD Jawa Barat

“Kalau lihat derajat, nampaknya di Jawa Barat tidak akan terlihat seperti tahun-tahun sebelumnya. Tapi mudah-mudahan ada keajaiban,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, setiap kabupaten dan kota akan menerjunkan lima orang petugas yang melibatkan unsur BHR dan organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam. Total petugas yang dikerahkan mencapai 135 orang.

Menjelang pelaksanaan, kata Ohan, Kemenag Jawa Barat telah menggelar bimbingan teknis bagi pengurus BHR tingkat kabupaten dan kota.

Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari dan difokuskan pada kesiapan teknis serta koordinasi lintas lembaga.

Baca Juga:  30 Link Template Poster Ramadhan 2026 Gratis: Desain Aesthetic, Modern, dan Siap Edit di Canva

“Dua hari ini kami lakukan bimtek untuk para pengurus BHR di tingkat kabupaten kota dalam rangka persiapan tanggal 17 itu,” sebutnya.

Selain menggunakan teropong modern, kata Ohan, pemantauan hilal juga akan memanfaatkan metode tradisional yang selama ini digunakan oleh sejumlah pondok pesantren.

“Selain teropong ada alat tradisional yang biasa dilakukan oleh pondok pesantren berupa tongkat dan lain sebagainya yang sudah disiapkan,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

jawa barat Ramadhan Ramadhan 2026
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Anggaran Belum Siap, Pilkades Serentak 2026 di Cianjur Terpaksa Diundur

Farhan Ungkap Temuan Lanjutan Dinkes soal Dugaan Keracunan di Restoran Korea Bandung

Dikatain Pelit dan Banyak Mau! Senator Bali Bongkar Alasan Pekerja Lokal Lebih Sayang Bule

Dapat Status WNI hingga Modal Usaha, Babak Baru Kehidupan Ibu Baedah di Majalengka Dimulai

Pastikan Regulasi Siap, Pemkot Bandung Dukung Penuh Percepatan Program Bedah Rumah

Dinkes Bandung Temukan Masalah Higiene, 24 Kasus Dugaan Keracunan Makanan di Restoran Korea Dilaporkan

Terpopuler
  • Jadwal dan Link Live Streaming Indonesia vs Thailand: Momentum Garuda Rebut Trofi di Rumah Sendiri
  • bank bjb syariah Perkuat Sinergi dengan Pemkab Cirebon, ASN Dapat Layanan Haji hingga Emas
  • Skandal HGB Kota Baru Parahyangan: KPK Amankan Berkas dan Ungkap Aliran Suap Miliaran
  • Blunder Dedi Mulyadi, Polemik Data Center AI Ancam Kepercayaan Investor
  • Megaproyek Pusat Data AI di Jatiluhur Purwakarta Ditahan BRIN, Ada Apa?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.